Ada Benjolan di Daun Telinga? Mungkin Ini Penyebabnya

Pernahkah Anda merasakan adanya benjolan di daun telinga? Kalau iya, benjolan itu bisa jadi adalah kista atau earlobe cyst. Sekilas, benjolan ini terkesan seperti jerawat, tapi berwarna kemerahan dan tidak memiliki mata seperti jerawat.

benjolan

Pada dasarnya, memiliki benjolan atau kista di sekitar daun telinga adalah kondisi yang sangat umum. Biasanya, Anda tidak perlu menjalani perawatan khusus untuk mengobati benjolan ini.

Akan tetapi, jika benjolan tak pernah hilang dan menimbulkan rasa nyeri, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Bagaimana benjolan di daun telinga bisa tumbuh? 

Kista adalah sekantong jaringan yang berisi cairan, udara, atau zat lain. Kista bisa terbentuk pada lapisan kulit paling dalam ketika sel-sel kulit tidak berkembang biak dengan sempurna, melainkan mengelupas.

Kista pada daun telinga dikenal juga dengan kista epidermoid. Kondisi ini juga bisa terjadi pada kulit kepala, ketika folikel rambut atau kelenjar minyak mengalami kerusakan. 

Tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan seseorang mengalami pertumbuhan kista. Sebagian besar pasien yang menderita kondisi ini memiliki riwayat orang tua dengan kondisi serupa.

Jadi, bisa dikatakan kista terjadi karena faktor genetik. Meski begitu, banyak juga pasien kista yang mengalami pertumbuhan kista dengan sendirinya tanpa ada alasan tertentu. 

Umumnya, pria memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami kista. Selain itu, faktor resiko kista yang memicu benjolan di daun telinga adalah: 

  • Sudah melewati usia pubertas
  • Memiliki kondisi genetik tertentu, salah satunya sindrom Gardner
  • Pernah mengalami cedera pada kulit 
  • Memiliki riwayat berjerawat yang parah

Apa yang harus dilakukan saat ada benjolan di daun telinga?

Kista atau benjolan di daun telinga sebenarnya tidak berbahaya. Seiring berjalannya waktu, benjolan ini dapat hilang dengan sendirinya.

Benjolan bisa semakin membesar, tapi tetap bisa menghilang tanpa memerlukan perawatan khusus. Terkadang, untuk proses diagnosa, dokter mungkin akan mengambil sampel dari kista di daun telinga Anda untuk diuji di laboratorium.

Dalam beberapa kasus, kista yang membesar akan menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Bila hal ini terjadi, maka Anda perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan perubahan warna pada benjolan. Bila warnanya mulai berubah, bisa jadi terjadi infeksi pada kista tersebut. 

Bila dokter menyimpulkan bahwa Anda perlu menjalani pengobatan, Anda akan menerima perawatan dengan prosedur pengangkatan kista. Langkah ini dilakukan dengan proses pembiusan terlebih dahulu, lalu diikuti dengan membuat sayatan di sekitar daun telinga untuk mengangkat kista.

Terkadang, sebelum kista membesar, dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi. Untuk meredakan pembengkakan dan inflamasi, Anda juga mungkin akan menerima suntikan steroid. 

Bolehkah memecahkan kista daun telinga di rumah? 

Kista di daun telinga memang terlihat seperti jerawat. Tapi, benjolan kista sebaiknya tidak dipecahkan sendiri di rumah.

Biasanya, kista tidak memiliki mata seperti jerawat. Lokasi mata akan berada sangat jauh di bawah lapisan kulit yang paling dalam. Berusaha untuk memecahkannya seperti jerawat hanya akan membuat Anda merasa nyeri dan membuat benjolan semakin bengkak serta memerah.

Karena itu, jangan pernah mencoba untuk memecahkan benjolan di daun telinga sendiri di rumah. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Anda hanya perlu bersabar sampai kista benar-benar menghilang. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *