Apa Itu Kurap dan Adakah Obat Kurap Alami?

Kurap, juga dikenal dengan istilah “ringworm” atau dalam dunia medis disebut sebagai “dermatophytosis”, merupakan sebuah infeksi jamur pada kulit. Kurap dapat menyerap hewan dan manusia. Infeksi jamur ini bermula sebagai bercak merah pada daerah yang terinfeksi, untuk kemudian menyebar di bagian tubuh lain. Kurap dapat tumbuh di kulit kepala, kaki, selangkangan, dan bahkan kuku. Artikel ini akan membahas hal-hal seputar kurap, termasuk gejala, penyebab, dan potensi perawatan obat kurap alami.

Gejala dan penyebab

Gejala kurap bervariasi tergantung pada daerah mana Anda terinfeksi. Saat infeksi kulit terjadi, gejala yang umum dijumpai adalah bercak kemerahan, bersisik, dan gatal; bercak yang menyebabkan lepuhan kulit; bercak berwarna lebih merah terutama pada bagian luar cincin; dan bercak dengan tepi menonjol. Apabila Anda menderita kurap pada kuku, kuku akan berubah warna dan menjadi lebih tebal atau mulai retak. Di sisi lain, apabila kurap terjadi di kulit kepala, rambut di sekitar kurap akan rontok dan bidang kebotakan akan terjadi. Pengobatan untuk mengatasi gejala tersebut bermacam-macam, mulai dari obat-obatan OTC, perubahan gaya hidup, hingga obat kurap alami seperti minyak kelapa dan kunyit.

Ada tiga jenis jamur yang dapat menyebabkan kurap, yaitu Trichophyton, Epidermophyton, dan Microsporum. Ada kemungkinan bahwa jamur tersebut dapat hidup dalam waktu yang lama sebagai spora di tanah. Hewan dan manusia dapat tertular kurap setelah melakukan kontak langsung dengan tanah tersebut. Infeksi juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan hewan atau manusia yang menderita kurap.

Diagnosa dan perawatan

Dokter akan mendiagnosa kurap dengan memeriksa kulit dan menggunakan “black light” untuk melihat kulit pada daerah yang terinfeksi. Tergantung jenis jamur, terkadang kurap akan berpendar di bawah paparan black light. Untuk mengkonfirmasi diagnosa, dokter juga dapat melakukan beberapa tes seperti biopsy kulit atau kultur jamur, di mana dokter akan mengambil samepl kulit atau cairan dari lepuhan kurap dan mengirimnya ke laboratorium untuk mendapatkan analisa jamur. Apabila Anda mendapatkan pemeriksaan KOH, dokter akan mengikis sebagian kulit yang terinfeksi dan meneteskan sebuah cairan bernama potassium hydroxide (KOH) di atasnya. KOH dapat membantu memecah sel kulit normal, membuat elemen jamur menjadi lebih mudah dilihat di bawah mikroskop.

Dokter dapat merekomendasikan obat-obatan dan perubahan gaya hidup untuk merawat kurap. Perawatan yang diterima biasanya tergantung pada tingkat keparahan infeksi kurap, misalnya kurap dan athelte’s foot di tubuh dapat dirawat menggunakan obat topikal, seperti krim, salem, gel, dan semprotan antijamur. Di sisi lain, kurap yang ada di kulit kepala atau kukut membutuhkan obat-obatan oral resep seperti terbinafine atau griseofulvin. Obat-obatan OTC atau krim kulit antijamur juga dapat direkomendasikan. Produk-produk tersebut mengandung clotrimazole, terbinafine, miconazole, dan bahan-bahan lainnya.

Selain obat-obatan OTC dan resep di atas, obat kurap alami juga datang dari perubahan gaya hidup. Dokter akan merekomendasikan Anda dalam merawat infeksi jamur di rumah dengan melakukan beberapa cara seperti mencuci seprai dan bantal serta pakaian setiap hari saat infeksi terjadi untuk membantu mensterilkan lingkungan sekitar, mengeringkan tubuh dengan menyeluruh setelah Anda mandi, memakai pakaian yang longgar, dan merawat seluruh daerah yang terinfeksi jamur. Anda juga bisa menggunakan home remedies seperti kunyit. Lumat kunyit dan campur dengan sedikit air untuk kemudian dioleskan ke kulit yang terinfeksi dan biarkan kering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *