Seberapa Efektifkah Pembelajaran Daring?

Virus Corona atau COVID-19 telah mempengaruhi berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pemerintah telah menerapkan berbagai cara untuk mencegah penyebaran virus Corona di setiap tempat. Sekolah juga perlu menerapkan pembelajaran daring.

Pembelajaran daring perlu dilakukan jika wilayahnya berada di zona yang berisiko. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sekolah bisa memberlakukan pembelajaran tatap muka jika sekolah berada di zona hijau atau kuning, namun perlu dibatasi kapasitasnya. Jika orang tua belum setuju dengan pembelajaran tatap muka, orang tua boleh tidak mengambil keputusan tersebut.

Sisi Positif Pembelajaran Daring

Jika siswa melakukan pembelajaran daring, berikut adalah manfaat yang mereka peroleh:

  • Penghematan

Jika Anda seorang siswa atau mahasiswa dan saat ini belajar secara online, Anda akan menghemat waktu untuk mempersiapkan diri untuk belajar.

Jika Anda belajar di sekolah, Anda mungkin perlu mempersiapkan diri di waktu yang lebih awal karena pergi ke sekolah membutuhkan waktu. Waktu tempuh dari tempat Anda ke sekolah juga bisa bervariasi, karena Anda mungkin akan menghadapi hal yang tak terduga seperti kemacetan.

Jika Anda belajar secara online, Anda hanya perlu siapkan gawai Anda dan pastikan koneksi internet berjalan dengan baik. Belajar secara online tidak hanya menghemat waktu, namun juga bisa menghemat uang untuk transportasi.

  • Fleksibilitas

Manfaat lain dari pembelajaran daring adalah fleksibilitas. Anda bisa belajar di mana saja dan jika Anda tidak sempat untuk mengikuti kelas, Anda bisa melihat rekaman sesi tersebut. Selain itu, jika guru atau dosen tidak meminta siswa untuk menggunakan facecam, Anda tidak perlu berdandan seperti ketika Anda masuk sekolah.

Metode pembelajaran secara online mungkin cocok bagi Anda yang sudah kerja, namun tidak dapat mengatur waktu untuk datang ke sekolah atau kampus.

  • Mengurangi penyebaran virus Corona

Manfaat yang paling penting dari pembelajaran daring adalah mencegah penularan virus Corona. Sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka perlu membatasi jumlah siswa supaya mereka bisa menerapkan social distancing.

Sisi Negatif Pembelajaran Daring

Jika siswa mengikuti pembelajaran daring, berikut adalah kelemahan dari metode tersebut:

  • Gawai

Tidak semua siswa mampu memiliki gawai, karena pandemi juga berdampak pada segi finansial (bagi sebagian orang). Oleh karena itu, siswa mungkin perlu belajar dengan teman atau guru di suatu lokasi yang ditentukan untuk menjalani kebutuhan yang berkaitan dengan sekolah.

  • Internet

Sebagian wilayah mungkin tidak memiliki akses internet sehingga sebagian siswa perlu mencari tempat yang lebih baik supaya bisa fokus untuk belajar. Tidak hanya itu, sebagian wilayah mungkin juga tidak memiliki koneksi internet yang baik dibandingkan dengan wilayah lain.

  • Kurangnya interaksi di kelas

Meskipun siswa diberikan fleksibilitas, sebagian siswa mungkin kurang memperhatikan pelajarannya dengan melakukan hal lain seperti bermain game. Sebagian siswa mungkin juga merasa kecewa karena tidak bisa berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya.

Cara Untuk Mengoptimalkan Pembelajaran Daring

Untuk memberikan pembelajaran daring secara optimal, berikut adalah cara-cara yang bisa diterapkan siswa atau guru:

  • Materi untuk belajar

Jika siswa ingin mempersiapkan diri untuk tugas atau ujian, siswa bisa belajar dari materi-materi yang esensial atau yang disarankan oleh guru. Cara tersebut bisa mempermudah siswa untuk belajar.

  • Latihan dan tugas

Guru bisa memberikan siswa latihan supaya terus aktif di kelas. Guru juga bisa memberikan siswa tugas untuk membantu mereka semakin paham tentang subjek tersebut.

  • Batas waktu

Guru bisa menentukan batas waktu untuk pengumpulan tugas untuk membantu siswa mengatur waktu dengan baik.

Kesimpulan

Pada dasarnya, pembelajaran daring memberikan kemudahan bagi guru dan siswa. Di sisi lain, pembelajaran daring juga memiliki kelemahan. Oleh karena itu, bisa menerapkan cara-cara yang disebutkan di atas untuk memastikan siswa belajar dengan baik.

Hyperhidrosis, Penyebab Kaki Berkeringat Berlebih Secara Tiba-tiba

Hiperhidrosis (hyperhidrosis) adalah kelainan yang menyebabkan seseorang berkeringat secara berlebih. 

Normalnya, seseorang akan mengeluarkan keringat setelah melakukan aktivitas berat atau saat cuaca panas. Namun, hiperhidrosis membuat penderitanya berkeringat tak terlepas dari kegiatan atau cuacanya. 

Terdapat dua jenis hiperhidrosis, salah satunya disebut hiperhidrosis fokal yang membuat tangan dan kaki berkeringat secara berlebihan. 

Mengenal hiperhidrosis lebih dekat

Hiperhidrosis bisa muncul sejak lahir atau berkembang di kemudian hari. Namun pada kebanyakan kasus, keringat berlebih cenderung dimulai saat masa remaja. 

Seseorang dengan kaki berkeringat menderita hiperhidrosis jenis vokal. Hal ini karena kelenjar keringat di area tersebut relatif tinggi. Selain kaki, hiperhidrosis fokal bisa terjadi di tangan, ketiak, dan selangkangan.

Sedangkan keringat berlebihan yang mempengaruhi seluruh tubuh disebut dengan hiperhidrosis umum. 

Kasus hiperhidrosis termasuk langka di seluruh dunia. Menurut Asosiasi Hiperhidrosis Internasional, sekitar 2,8 persen orang Amerika atau sekitar 7,8 juta orang terkena hiperhidrosis. 

Penyebab hiperhidrosis 

Hiperhidrosis bisa terjadi tanpa penyebab yang jelas (hiperhidrosis idiopatik primer) atau disebabkan oleh kondisi medis. 

Penelitian menemukan kondisi mental dan emosional terkait dengan hiperhidrosis idiopatik primer. Namun faktanya stres, kecemasan, dan gugup yang diperlihatkan pasien hiperhidrosis disebabkan oleh keringat yang berlebihan. 

Penelitian lain juga menemukan hiperhidrosis terkait dengan riwayat genetika. Mayoritas pasien dengan hiperhidrosis primer memiliki saudara kandung atau orang tua dengan kondisi tersebut. 

Bentuk hiperhidrosis umum sekunder cenderung lebih serius secara medis. Penyebabnya antara lain:

  • Cedera saraf tulang belakang
  • Penyalahgunaan alkohol dan zat 
  • Diabetes
  • Encok
  • Penyakit jantung
  • Hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif)
  • Kegemukan
  • Penyakit Parkinson
  • Kegagalan pernapasan
  • Infeksi virus dan bakteri
  • Kanker, seperti leukemia dan limfoma
  • Kehamilan
  • Menopause
  • Konsumsi obat tertentu, seperti antidepresan, antikolinesterase (untuk penyakit Alzheimer), pilokarpin (untuk glaukoma), propranolol (untuk tekanan darah tinggi)

Gejala hiperhidrosis

Kaki berkeringat terlalu banyak hingga membasahi kaus kaki bahkan sepatu termasuk salah satu tanda hiperhidrosis primer maupun sekunder. Keringat berlebih ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan terjadi setidaknya seminggu sekali. 

Hiperhidrosis akan berdampak pada kehidupan sosial atau aktivitas sehari-hari. Orang dengan hiperhidrosis cenderung mengalami hal-hal seperti kecemasan sosial, kurang percaya diri, menarik diri secara sosial, bahkan depresi. 

Dari segi kesehatan fisik, mereka rentan terkena masalah kulit seperti infeksi jamur atau bakteri. 

Mengatasi kaki berkeringat

Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan kaki berkeringat akibat hiperhidrosis fokal primer. Namun cara berikut membantu Anda mengontrol gejalanya:

  1. Antiperspiran

Penggunaan deodoran antiperspiran dapat mengurangi keringat berlebih pada kaki. Antiperspiran mengandung zat yang berfungsi menyumbat kelenjar keringat, salah satunya aluminium klorida.

  1. Iontophoresis

Perawatan menggunakan suatu alat yang menghantarkan listrik tingkat rendah melalui air untuk menonaktifkan sementara kelenjar keringat.

  1. Suntikan botoks

Suntikan botoks dapat menghentikan saraf yang memicu kelenjar keringat untuk sementara waktu. Suntikan botoks umumnya digunakan untuk mengobati keringat ketiak yang berlebihan.

  1. Pakaian yang nyaman

Gunakan pakaian dan kaus kaki berbahan katun yang menyerap keringat dan  memiliki sirkulasi udara yang baik.

  1. Sepatu yang tepat

Hindari sepatu berbahan sintetis karena dapat memperburuk gejala. Disarankan untuk menggunakan sepatu berbahan alami, seperti kain atau kulit. 

  1. Pembedahan

Mengangkat beberapa kelenjar keringat melalui pembedahan efektif mengurangi keringat berlebih akibat hiperhidrosis fokal primer. Cara lainnya adalah memotong saraf yang memicu keringat berlebih.

Keringat berlebih akibat hiperhidrosis sekunder juga bisa diobati tergantung pada kondisi penyebabnya. Misalnya, hiperhidrosis yang disebabkan oleh hipertiroidisme dapat diatasi dengan pengobatan atau pembedahan.

Catatan

Kaki berkeringat memang tidak berbahaya, namun kondisi tersebut sangat mempengaruhi psikologis penderitanya. 

Jika cara alami mengatasi kaki berkeringat tidak efektif, Anda bisa menghubungi dokter untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Deodoran untuk Pria, Begini Cara Memilih dan Memakainya

Tidak ada orang yang suka dengan bau badan tak sedap, apalagi yang muncul dari area ketiak. Hal ini membuat deodoran sering dijadikan produk andalan banyak orang. 

Ada deodoran yang dijual khusus untuk wanita, ada juga yang dijual khusus untuk pria. Jenis yang dijual pun bermacam-macam, namun semuanya sama-sama memiliki satu fungsi, yaitu mengatasi bau badan di ketiak. 

Pertimbangan sebelum memilih deodoran untuk pria

Ketika akan memilih deodoran, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut ini hal-hal tersebut: 

  • Kandungan dalam produk deodoran

Produk deodoran terbuat dari campuran bahan kimia yang berbeda-beda. Setiap produk menggunakan bahan yang beragam. Bisa saja, beberapa kandungan kimia dalam produk tidak memiliki efek yang baik untuk kesehatan Anda secara pribadi.

Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan apa saja kandungan yang terdapat dalam produk deodoran. Caranya dengan membaca daftar komposisi di kemasan produk. 

Secara khusus, hal ini perlu diperhatikan apabila Anda memiliki alergi terhadap zat kimia tertentu.

  • Sesuaikan dengan gaya hidup

Coba pertimbangkan, seperti apa gaya hidup Anda? Apakah Anda seseorang yang selalu terburu-buru karena memiliki aktivitas yang padat? Atau apakah Anda orang yang sering bepergian? 

Setiap jenis deodoran dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup yang berbeda. Misalnya, jika Anda sering bepergian, Anda bisa menggunakan deodoran bentuk tisu basah yang mudah dibawa kemana-mana.

Contoh lainnya, jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk bersiap-siap, maka deodoran jenis aerosol adalah pilihan yang tepat, karena pemakaiannya hanya perlu disemprotkan saja. 

  • Harga deodoran

Tentunya, harga dari deodoran juga patut untuk Anda jadikan pertimbangan. Ada deodoran yang dijual dengan harga terjangkau, namun ada juga yang memiliki harga cukup mahal. Kualitasnya beragam juga, tergantung harga produk tersebut. 

Ingatlah bahwa Anda akan memakai deodoran untuk jangka panjang. Karena itu, pikirkan apakah harga dari deodoran yang Anda inginkan sesuai dengan kantong Anda sampai beberapa waktu ke depan.

Harga deodoran yang terlalu mahal akan membuat Anda kesulitan untuk membelinya lagi di kemudian hari. Jadi, jangan lupa untuk mempertimbangkan hal ini. 

Cara tepat memakai deodoran untuk pria

Setiap orang memiliki bentuk dan kondisi tubuh yang berbeda-beda. Hal ini mungkin mempengaruhi cara pemakaian deodoran untuk pria yang berbeda-beda juga. 

Namun, ada beberapa tips sederhana yang bisa Anda ikuti untuk pemakaian deodoran yang tepat secara umum. Berikut ini tips tersebut:

  • Pastikan untuk membersihkan tubuh Anda terlebih dahulu. Gunakan air dan sabun mandi untuk membersihkan area ketiak dengan maksimal
  • Oleskan atau aplikasi deodoran dua sampai empat kali ke ketiak Anda. Jangan pakai terlalu banyak ataupun terlalu sedikit
  • Tunggu selama beberapa menit sebelum memakai baju. Ini penting untuk memastikan deodoran sudah kering dan tidak membekas di pakaian nantinya
  • Tutup kembali kemasan deodoran dan simpan di suhu ruangan, jauh dari jangkauan sinar matahari. Pastikan agar deodoran tidak terkena basah supaya lebih awet dan efektif untuk jangka panjang

Lakukan langkah-langkah di atas agar bisa mengenakan deodoran dengan cara yang tepat. Sesuaikan cara aplikasi deodoran dengan jenis deodoran yang Anda pilih.

Beberapa jenis deodoran mungkin bisa kering dengan cepat, sementara beberapa jenis lainnya memerlukan waktu yang sedikit lebih lama. Karena itu, penting bagi Anda untuk memilih jenis deodoran yang sesuai dengan gaya hidup Anda.

Mengenal Cara Kerja Rapid Test Covid-19

Rapid Test Covid-19 merupakan pemeriksaan awal atau skrining yang dilakukan untuk mendeteksi kadar antibodi imunoglobulin di dalam tubuh seseorang. Sampel yang digunakan biasanya yakni berasal dari darah seseorang. 

rapid test covid-19 untuk mengetahui resiko infeksi virus corona

Tes cepat ini memiliki tujuan untuk melakukan deteksi dini pada seseorang yang memiliki risiko tinggi terpapar virus corona, sehingga penyebaran virus corona bisa dicegah dengan baik dan tepat.

Seseorang yang memiliki hasil positif setelah melakukan Rapid Test Covid-19, maka harus melakukan pemeriksaan PCR untuk mendapatkan hasil yang akurat. 

Apa itu Rapid Test Covid-19?

Rapid Test Covid-19 adalah pemeriksaan awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk bisa melawan virus. Untuk pemeriksaan Rapid Test Covid-19 ini, terdapat dua jenis antibodi yang diperiksa, yakni IgG dan juga IgM.

  • Immunoglobulin G (IgG)

IgG termasuk dalam jenis antibodi yang paling sering ditemukan di dalam darah. Antibodi IgG ini biasanya akan menyimpan memori soal bakteri dan virus yang pernah masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa memberikan perlindungan jika ada bakteri dan virus yang masuk.

  • Imunoglobulin M (IgM)

IgM adalah antibodi yang terbentuk setelah tubuh terpapar oleh virus dan juga bakteri untuk pertama kalinya. 

Jika kamu terinfeksi virus corona, maka ditandai dengan kadar IgM yang meningkat. Kemudian, kadar IgM akan menurun seiring meningkatnya kadar IgG yang sudah bisa mengenali virus corona sehingga bisa memberikan perlindungan jangka panjang. 

Namun, seperti yang kita ketahui jika pembentukan antibodi bisa memakan waktu hingga beberapa minggu. Hal inilah yang membuat tingkat akurasi dari rapid test cukup rendah, yakni hanya 18% saja. 

Bahkan WHO juga tidak menyarankan penggunaan rapid test untuk diagnosa virus corona. Pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) tetap disarankan untuk memastikan seseorang terkena Covid-19 atau tidak. 

Bagaimana prosedur Rapid Test Covid-19 dilakukan?

Untuk menjalani pemeriksaan rapid test, sampel diambil dari darah pasien. Berikut ini beberapa gambaran prosedur untuk pemeriksaan Rapid Test Covid-19/.

  1. Pasien diambil darahnya pada bagian ujung jari dan diteteskan pada alat rapid test yang sudah disediakan. 
  2. Kemudian diteteskan juga cairan untuk menandai antibodi pada alat rapid test yang sama.
  3. Hasil rapid test akan keluar dalam waktu 10-15 menit.

Jika hasilnya reaktif, hal ini menandakan jika kamu pernah terinfeksi oleh virus corona. Namun, tak perlu panik dulu karena hasil yang reaktif bisa jadi menandakan bahwa kamu sedang dalam kondisi yang tidak fit dan tubuh sedang terinfeksi virus lain selain corona. 

Untuk memastikannya, biasanya dokter juga akan memberikan rujukan untuk melakukan swab PCR. Hal ini dilakukan untuk mengkonfirmasi apakah kamu terinfeksi virus corona atau virus lainnya. 

Pada seseorang yang positif Covid-19, biasanya hasil rapid test juga malah menunjukkan non reaktif. Sebagai contoh, jika kamu terinfeksi virus dan langsung melakukan rapid test, bisa jadi hasil yang keluar adalah negatif karena antibodi untuk melawan virus belum terbentuk. Untuk itu perlu dilakukan tes ulang untuk rapid test 7-10 hari setelah pemeriksaan awal. 

Siapa saja yang harus melakukan Rapid Test Covid-19?

Rapid test ini direkomendasikan untuk beberapa orang, seperti: 

  • Orang Tanpa Gejala (OTG) yang pernah melakukan kontak langsung dengan penderita Covid-19 atau seseorang yang memiliki risiko tertular virus corona karena pekerjaannya, contoh pedagang atau petugas kesehatan.
  • Orang dalam pemantauan (ODP), yakni seseorang yang baru saja melakukan perjalanan ke zona merah atau mengalami beberapa gejala seperti batuk, sesak napas.
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Seseorang yang memiliki profesi bertemu dengan banyak orang, seperti sopir, polisi, kasir, pengendara ojek online, hingga pedagang.

Itu dia beberapa informasi umum mengenai Rapid Test Covid-19 yang wajib diketahui. Jangan jadikan hasil rapid test sebagai penentu kamu bebas dari virus corona, ya. Tetap lakukan pemeriksaan PCR untuk hasil yang lebih akurat.

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memilih Peralatan Makan Bayi

Bayi yang sudah memasuki usia 6 bulan biasanya akan mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Tak jarang banyak ibu yang pusing memilih peralatan makan bayi yang aman digunakan.

Ada banyak bentuk, ukuran, hingga warna yang dapat menjadi peralatan makan bayi Anda ketika mulai MPASI ini. Tidak hanya seputar piring atau mangkuk saja, tapi juga wadah yang digunakan untuk menyimpan makanan bayi.

Ada baiknya memilih peralatan makan yang bisa sekaligus mengakomodir kebutuhan bayi sekaligus dapat melatih kemampuan motoriknya saat makan. 

Rekomendasi Memilih Tempat Makan Bayi yang Aman

Tidak ada salahnya memilih tempat makan untuk bayi yang mereka sukai. MIsalnya dengan karakter kartun, warna-warni, dan hal-hal menarik minat bayi lainnya. 

Selain itu, pertimbangkan pula beberapa hal berikut ini:

  1. Pilihlah yang terbuat dari bahan yang aman

Tempat makan bayi biasanya terbuat dari berbagai material, seperti plastik, kaca, hingga stainless steel. 

Bahan plastik memiliki keunggulan seperti tidak rusak saat dibanting, harganya terjangkau, dan punya warna yang beragam. Peralatan makan yang terbuat dari plastik juga lebih mudah dibawa ke mana-mana dan lebih praktis.

Namun, pastikan bahwa peralatan makan tersebut memiliki label BPA free atau non-BPA (Bisphenol-A). BPA ini merupakan zat kimia yang digunakan dalam pembuatan plastik. Biasanya dapat berpindah ke makanan serta bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan anak.

Peralatan makan yang terbuat dari stainless steel dan kaca biasanya lebih aman karena bahannya ramah lingkungan. Keunggulan lainnya juga lebih mudah dibersihkan dari lemak maupun sisa makanan. 

Akan tetapi, bahan kaca tersebut tidak bisa digunakan langsung oleh bayi karena mudah pecah. Harga peralatan yang berbahan kaca atau baja anti karat juga lebih mahal.

  1. Pastikan tutup wadah tidak bocor

Peralatan makan berupa container yang berpenutup harus dipastikan tidak bocor dan tutupnya rapat. Hal ini untuk mencegah agar makanan tidak berantakan dan juga memastikan makanan tidak terkontaminasi bakteri dan kuman.

Bayi yang berusia 6-9 bulan biasanya diberikan MPASI dengan tekstur yang lumat dan semi kental. Sehingga wadah berpenutup tentu saja diperlukan untuk menyimpan makanan bayi. 

Container rapat juga perlu untuk menyimpan jenis makanan atau minuman yang bertekstur cair, seperti kaldu, sup, atau jus buah.

  1. Sesuaikan tempat makan dengan porsi makan si kecil

Makanan bayi harus ditakar porsinya untuk memastikan nutrisi anak tercukupi. Setiap anak butuh nutrisi yang berbeda disesuaikan dengan usianya. Porsi makan ini penting untuk ditentukan agar tidak membuang makanan.

Makanan yang sudah sudah disuapkan pada bayi dan terkena air liurnya, harus sesegera mungkin dibuang. Tidak boleh diberikan lagi pada bayi setelah didiamkan beberapa saat karena dikhawatirkan mengandung bakteri.

Bayi yang berusia 6-9 bulan membutuhkan 2-3 sendok makan hingga 125 ml per porsi makan. Berbeda dengan bayi yang berusia 9-12 bulan, membutuhkan 125 ml per porsi makan. Sedangkan bayi 12-24 bulan membutuhkan 190-250 ml per porsi makannya.

  1. Memastikan kelengkapan pendukungnya

Biasanya tempat makan si kecil dijual bersamaan dengan alat kelengkapan lain, seperti sendok dan juga garpu. Alat pelengkap peralatan makanan bayi ini juga harus disesuaikan dengan keamanan tempat makan.

Pastikan sendok dan garpu yang tumpul dan lembut sehingga tidak membahayakan bayi. Bahkan bila memungkinkan, penggunaan garpu sebaiknya ditunda hingga si Kecil berumur 18 bulan.

Bisa juga mempertimbangkan membeli peralatan makan bayi yang dilengkapi karet hisap di bagian bawahnya. Sehingga tidak mudah jatuh jika ditempatkan di kursi makan. Yang paling penting adalah memilih peralatan makan yang aman bagi si kecil.

Memilih Rekomendasi Cleansing Oil sebagai Pembersih Wajah


rekomendasi cleansing oil

Ada banyak sekali produk perawatan kulit yang bisa digunakan untuk membersihkan wajah. Salah satu yang paling umum digunakan adalah cleansing oil. Karena ada banyak sekali brand yang menghadirkan produk ini, mungkin Anda kesulitan untuk menentukan rekomendasi cleansing oil.

Ketika akan memilih cleansing oil, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya adalah mempertimbangkan jenis kulit serta bahan dasar yang digunakan sebagai pembuatan cleansing oil tersebut.

Cara memilih rekomendasi cleansing oil

Pertama-tama, coba kenali dulu jenis kulit Anda. Apakah kulit Anda normal, kering, berminyak, atau justru sensitif. Setiap jenis kulit perlu dirawat dengan bahan-bahan yang berbeda.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki kulit yang sensitif dan rentan berjerawat, rekomendasi cleansing oil yang bisa digunakan adalah yang bersifat non-komedogenik. Artinya, jenis cleansing oil ini tidak akan menyebabkan penyumbatan di pori-pori, sehingga jerawat tidak akan menjadi semakin parah.

Dalam produk cleansing oil, Anda mungkin sering melihat adanya bahan-bahan alami yang ditekankan sebagai bahan utama pembuatan. Umumnya, bahan alami yang dijadikan sebagai bahan dasar cleansing oil antara lain:

  • Minyak zaitun
  • Minyak almond 
  • Minyak biji anggur
  • Minyak bunga matahari
  • Minyak jojoba
  • Minyak argan
  • Minyak alpukat

Minyak-minyak di atas adalah bahan minyak yang sering digunakan. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya produk cleansing oil yang menggunakan bahan dasar lain selain yang sudah disebutkan. 

Bagaimana cara kerja cleansing oil?

Sekilas, cleansing oil mungkin terlihat serupa dengan produk pembersih kulit lainnya, seperti sabun muka ataupun micellar water. Akan tetapi, perlu diketahui, ada perbedaan dari fungsi cleansing oil yang tidak ditemukan di produk pembersih lainnya.

Bahan minyak nabati alami yang dijadikan sebagai bahan dasar cleansing oil bisa bekerja sebagai pelindung kulit. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian. Selain itu, komponen dalam kandungan minyak yang bisa memberikan manfaat bagi kulit terdiri atas:

  • Trigliserida
  • Antioksidan
  • Senyawa fenolik
  • Asam lemak bebas
  • Fosfolipid

Dari komponen-komponen tersebut, cleansing oil akan berkontribusi bagi kesehatan kulit dengan cara:

  • Bekerja sebagai proses anti-kanker
  • Berperan sebagai antimikroba
  • Berperan sebagai antiinflamasi
  • Mendukung proses aktivitas antioksidan untuk menangkal radikal bebas
  • Memberikan perlindungan tambahan pada kulit
  • Menyembuhkan luka

Cara kerja yang telah disebutkan di atas adalah cara kerja cleansing oil secara umum. Setiap cleansing oil mungkin bisa memiliki cara kerja yang berbeda-beda, tergantung bahan dasar yang digunakan.

Sebaiknya, pilihlah rekomendasi cleansing oil sesuai dengan kondisi kulit Anda. Hal ini penting untuk menghindari kemunculan efek samping yang tidak diinginkan.

Rekomendasi pemakaian cleansing oil untuk membersihkan wajah

Untuk membersihkan wajah dengan maksimal, gunakanlah rekomendasi cleansing oil sesuai kondisi kulit. Setelah itu, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Menuangkan 1-2 sendok teh cleansing oil di telapak tangan
  • Oleskan seluruh minyak secara merata ke kulit wajah Anda
  • Pijat lembut kulit yang sudah dioleskan oleh minyak menggunakan ujung jari
  • Biarkan minyak di wajah selama 1-2 menit untuk mengangkat kotoran dan bekas riasan wajah dengan maksimal
  • Gunakan kain yang sudah dibasahi dengan air hangat untuk membersihkan wajah dari minyak
  • Jika ingin minyak tetap menempel di kulit, bilas wajah dengan air hangat

Jika Anda melakukan cara-cara di atas, Anda bisa mendapatkan hasil maksimal dari pemakaian cleansing oil. Carilah rekomendasi cleansing oil yang sesuai untuk kebutuhan Anda. 

Tanda Harus Konsultasi saat Muka Merah dan Panas

Muka Merah dan Panas, Seperti Apa Gejala dan Pengobatannya?

Kondisi muka merah dan panas yang disebabkan jerawat harus segera mungkin mendapatkan tindakan medis dari dokter terkait. Terlebih jika jerawat di wajah tingkatannya sudah masuk dalam kategori parah. Hal ini perlu mendapatkan atensi lebih karena apabila tidak diambil langkah medis secara cepat, jerawat bisa semakin lama untuk diatasi dan tentunya membuat anda menjadi tidak percaya diri dalam melakukan berbagai aktivitas.

Tidak hanya jerawat, apabila muka merah dan panas sudah berlangsung selama beberapa minggu, anda juga disarankan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter. Dalam tahap ini, biasanya dokter akan menanyakan lebih dulu penyebabnya. Selanjutnya, jika dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk melakukan mendiagnosis, maka tindakan medis akan diambil. 

Namun demikian, apabila di antara pembaca mengalami kondisi muka merah dan panas tanpa disertai alasan yang jelas, hal itu sudah bisa menjadi dasar agar segera menghubungi dokter spesialis terkait. Langkah ini disarankan agar anda bisa benar-benar mengetahui penyebabnya. Di sisi lain, sekaligus sebagai upaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebab, bukan tidak mungkin muka merah dan panas disebabkan karena anda mengidap penyakit atau sindrom tertentu.

Lebih lanjut, anda perlu berkonsultasi dengan dokter apabila muka anda terbilang sering mengalami merah dan panas. Anjuran itu dikemukakan karena bisa saja itu terjadi karena anda mempunyai alergi tertentu dan pada saat yang bersamaan, anda tidak menyadarinya.

Perlu mendapatkan atensi khusus apabila muka merah dan panas disertai dengan gejala diare. Jika sudah dalam kondisi ini, menghubungi dokter merupakan langkah yang tidak bisa ditawar lagi. Selain itu, jika anda sudah sangat jengkel dan merasa terganggu dengan muka yang memerah, maka tidak ada salahnya juga untuk melayangkan permohonan konsultasi dengan dokter spesialis terkait.

Tidak ragu melakukan konsultasi dengan dokter disarankan karena muka merah dan panas ini bisa juga disebabkan hal-hal di luar terlalu sering terpapar sinar matahari. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kondisi wajah memerah dan terasa panas bisa juga disebabkan karena penyakit, seperti kanker tiroid, demam scarlet, hipertiroidisme, pielonefritis, sakit kepala cluster, demam kuning dan hiperrefleksia otonom.

Di samping itu, muka merah dan panas bisa juga disebabkan karena seseorang mengidap sindrom cushing, sindrom aktivasi sel mast, sindrom karsinoid dan agoraphobia. Penyebab lainnya adalah gangguan pada sistem endokrin, menopause pada perempuan, cuaca dingin dan infeksi pada kulit.

Dari berbagai penyakit atau sindrom yang dijabarkan di atas, kita pun mengetahui bahwasannya terdapat penyebab lain yang mengakibatkan muka memerah dan terasa panas. Oleh karena itu, saran agar konsultasi ke dokter tidak bisa diabaikan begitu saja, terlebih bila kondisi kemerahan dan panas pada area wajah sudah berlangsung lebih dari sepekan.

Lebih lanjut, yang perlu diperhatikan pula, membawa diri atau seseorang ke rumah sakit merupakan tindakan yang tidak bisa ditawar lagi kalau muka merah dan panas yang dialami itu diiringi dengan gejala lainnya. Adapun gejala yang dimaksud adalah mulut bengkak, pusing, atau gatal-gatal. Jika mengalami gejala tambahan itu, segeralah bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Demikianlah yang bisa disampaikan terkait kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami muka merah dan panas. Dalam banyak kasus, kondisi ini memang lebih sering terjadi karena sering terpapar sinar matahari atau jerawat. Namun apabila anda merasakan ada yang janggal, langsung menghubungi dokter merupakan pilihan yang bijak. 

Ini 3 Resep Camilan Diet yang Lezat dan Mudah Dibuat!

Diet kini tak perlu menyiksa dengan selalu menahan lapar. Anda bisa menikmati camilan diet di antara waktu makan untuk mengurangi rasa lapar berlebihan. 

Tak perlu khawatir diet gagal, sebab camilan diet ini dapat memenuhi kebutuhan semua nutrisi, protein, dan serat. Pilihlah bahan makanan yang paling rendah kalori agar tidak terpengaruh pada jadwal diet Anda. 

Semua nutrisi ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat perut kenyang.

Bahkan, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho. Dengan memakan camilan diet sehat ini, Anda akan terhindar dari rasa lapar dan diet jadi lebih menyenangkan.

Berikut ini ide camilan diet yang lezat dan rendah kalori yang bisa Anda buat sendiri di rumah. 

1. Apple cake

Sudah sejak lama buah apel dimasukan ke dalam daftar menu untuk diet. t. Sebuah apel berukuran sedang hanya memiliki 95 kalori, tetapi memiliki banyak kandungan air dan serat.

Artinya, dengan mengonsumsi apel, maka dapat memperlambat pencernaan makanan dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama dengan sedikit kalori.

Anda bisa membuat apple cake sebagai camilan diet untuk menurunkan berat badan sekaligus. Hidangan penutup populer ini dibuat melalui proses pemotongan buah manis tersebut untuk menambahkan cita rasa pada sebuah dasar kue datar.

Bahan membuat apple cake: 

  • ½ buah Apel
  • 50 gr tepung terigu
  • 3 buah putih telur 
  • ½ sdt baking powder
  • 1 sachet sweetener (saran merk Diabetasol) 
  • Bubuk kayu manis (optional)

Cara membuat:

  • Potong apel menjadi bentuk kotak-kotak kecil
  • Kocok putih telur sampai putih kaku
  • Masukkan (tepung terigu, sweetener, baking powder) ke adonan telur sedikit demi sedikit
  • Tambahkan potongan apel ke adonan
  • Tuang ke wadah yang dilapisi kertas roti atau olesan mentega dan tepung
  • Kukus/oven selama 25-30 menit
  • Keluarkan dari loyang dan beri topping bubuk kayu manis.

2. Banana Oatmeal Muffin

Pisang baik untuk diet karena kandungan gula alami yang baik untuk tubuh. Kandungan nutrisi lain seperti kalium, serat, vitamin C dan B serta antioksidan yang memiliki sifat anti-inflamasi dalam pisang menjadikannya buah yang cocok dimasukkan dalam menu diet.

Nah, jika Anda ingin membuat camilan diet berbahan dasar pisang, Banana Oatmeal Muffin ini bisa jadi pilihan.  

Bahan membuat Banana Oatmeal Muffin: 

  • 80 gr pisang
  • 3 sdm Oatmeal instan 
  • 2  buah putih telur
  • 1 sdt minyak goreng
  • 1 sdt baking soda
  • 1 sachet sweetener (saran merk Diabetasol) 

Cara membuat:

  • Haluskan pisang menggunakan garpu
  • Kocok putih telur dan sweetener sampai gula larut dan sedikit berbusa
  • Masukkan oatmeal dan baking soda secara bertahap
  • Campurkan pisang lalu terakhir masukkan minyak dan aduk sampai rata lalu tuang ke dalam cup
  • Kukus/oven selama 25-30 menit.
  • Banana Oatmeal Muffin siap dihidangkan sebagai camilan diet sehat Anda. 

3. Sawi Kukus Isian Ayam

Jika Anda ingin menikmati sayuran, maka Anda bisa membuat camilan diet berbahan sawi. Sawi putih memiliki banyak zat anti oksidan dan anti inflamasi yang mampu melindungi tubuh kita untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu, sayuran ini juga mengandung banyak kalsium, magnesium, kalium, vitamin K, vitamin A, dan vitamin C yang bagus untuk menjadi nutrisi bagi tubuh.

Anda bisa menghidangkan sawi putih dengan dada ayam untuk mendapatkan camilan diet yang lezat dan menyehatkan. 

Bahan membuat sawi kukus isian ayam: 

  • Sawi putih secukupnya
  • 300 gr dada ayam
  • 1 buah wortel
  • 1 buah daun bawang
  • Lada, garam, kaldu ayam no msg

Cara membuat:

  • Siram sawi putih dengan air panas, lalu sisihkan 
  • Haluskan ayam, wortel, daun bawang
  • Pindahkan ke wadah, tambah garam, lada dan kaldu ayam
  •  Ambil 1 lembar sawi, tambahkan di atasnya adonan ayam. Lipat seperti amplop
  • Kukus hingga matang.

Apa Itu Retrograde Ejaculation?


Retrograde Ejaculation

Retrograde Ejaculation

Retrograde ejaculation merupakan kondisi dimana air mani tidak keluar melalui penis saat orgasme, namun masuk ke kandungan kemih. Meskipun mencapai klimaks seksual, jumlah air mani yang keluar sedikit atau tidak sama sekali ketika ejakulasi berlangsung.

Retrograde ejaculation juga disebut sebagai orgasme kering. Retrograde ejaculation tidak menimbulkan kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Kondisi tersebut bisa saja terjadi tanpa disadari. Pada umumnya, pria dewasa dapat menghasilkan antara 1,5 hingga 7,6 mL air mani, atau setara dengan setengah hingga satu sendok teh.

Walaupun tidak berbahaya bagi tubuh, retrograde ejaculation dapat menimbulkan masalah kesuburan pada pria. Pria yang mengalami retrograde ejaculation akan sulit untuk membuat pasangannya hamil. Jika seseorang mengalami retrograde ejaculation, mereka dapat mengikuti terapi kesuburan.

Gejala

Seseorang yang mengalami retrograde ejaculation akan menunjukkan gejala berikut:

  • Tidak mengeluarkan air mani atau mengeluarkan air mani dalam jumlah yang sedikit ketika mencapai orgasme.
  • Air kemih yang tampak lebih keruh setelah orgasme.
  • Kurangnya kesuburan (infertilitas).

Penyebab

Berikut adalah beberapa penyebab seseorang mengalami retrograde ejaculation:

  • Otot

Pria memiliki otot pada muara kandung kemih dimana bagian tersebut dapat berkontraksi dan mencegah air mani ke kandung kemih. Otot tersebut juga dapat mencegah air kemih supaya tidak mengompol.

Retrograde ejaculation bisa menyebabkan otot tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat air mani naik ke kandung kemih ketika seseorang melakukan ejakulasi. Masalah tersebut juga menyebabkan jumlah air mani keluar dalam jumlah yang sedikit atau tidak sama sekali.

  • Kerusakan saraf

Kerusakan saraf juga berpotensi memicu retrograde ejaculation. Kerusakan saraf dipengaruhi oleh penyakit tertentu seperti diabetes dan penyakit Parkinson.

  • Pembedahan

Pembedahan prostat dan kandung kemih merupakan prosedur medis yang lebih sering menyebabkan retrograde ejaculation. Selain itu, pembedahan kanker testis, kanker kolon, kanker rektum, dan operasi tulang belakang bagian bawah juga bisa menyebabkan kondisi yang sama.

  • Obat-obatan

Obat-obatan dapat menimbulkan berbagai efek samping pada tubuh, termasuk retrograde ejaculation. Contoh obat-obatan yang dapat menyebabkan retrograde ejaculation adalah obat pembesaran prostat, obat penurun tekanan darah tinggi, dan obat untuk mencegah depresi.

Jika Anda Mengalami Retrograde Ejaculation

Jika Anda mengalami retrograde ejaculation, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat retrograde ejaculation.
  • Daftar obat yang Anda gunakan (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan tertentu?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis yang meliputi:

  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi di area alat kelamin pasien baik atau tidak.

  • Tes urine

Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah Anda mengalami retrograde ejaculation atau tidak. Tes urine dilakukan dengan mengosongkan kandung kemih.

Pengobatan

Dokter dapat memberikan pasien penderita retrograde ejaculation obat-obatan yang diresepkan dokter seperti imipramine, midodrine, efedrin, brompheniramine, dan fenilefrin. Pengobatan gangguan saraf juga dapat diberikan jika retrograde ejaculation disebabkan oleh kondisi lain seperti diabetes.

Terapi kesuburan dapat dilakukan jika pasien mengalami masalah pada kesuburan di area alat kelamin.

Kesimpulan

Retrograde ejaculation merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena dapat mengurangi kesuburan pria dan tidak dapat membuat pasangannya hamil. Untuk mengatasi retrograde ejaculation, Anda dapat mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang retrograde ejaculation.

Azarine

azarine

Sebagian orang berpikir bahwa menjaga penampilan dapat meningkatkan rasa percaya diri. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan manusia untuk menjaga penampilan, salah satunya dengan menggunakan produk-produk kesehatan. Anda dapat membeli produk tersebut di berbagai toko, termasuk Azarine. Azarine merupakan toko yang berlokasi di Sidoarjo.

Tips Sebelum Membeli Produk Kesehatan

Jika Anda ingin membeli produk kesehatan, Anda sebaiknya pahami beberapa tips di bawah:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda pahami adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga produk murah, Anda dapat membelinya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika harga produk mahal, Anda sebaiknya pertimbangkan keputusan Anda untuk keperluan lain, atau Anda bisa mencari merek yang menawarkan harga yang lebih murah dan memberikan manfaat yang sama pada tubuh.

  • Kualitas

Kualitas produk dapat menentukan jumlah permintaan di pasaran. Jika Anda lebih mementingkan kualitas, namun merasa bingung untuk memilih merek yang mana, Anda sebaiknya cari merek yang menawarkan lebih banyak manfaat dibandingkan dengan merek lain. Kelemahan produk juga perlu diperhatikan.

  • Pembelian

Anda sebaiknya beli di tempat yang aman. Jika Anda ingin membelinya di toko, Anda sebaiknya beli di tempat yang resmi seperti toko yang berlokasi di mall. Jika Anda ingin membelinya secara online, Anda sebaiknya beli di situs terpercaya.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diketahui adalah izin edar produk. Sebelum didistribusikan secara luas, produk-produk perlu diuji terlebih dahulu apakah aman untuk digunakan atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Anda juga bisa bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal dan pernah membeli produk kesehatan. Jika Anda sudah mengetahui pendapat mereka dan mayoritas memberikan tanggapan positif, Anda dapat membeli produknya.

  • Aturan pakai

Sebelum Anda menggunakan produk kesehatan, Anda sebaiknya baca aturan pakai yang tertera pada kemasan. Setiap produk kesehatan memiliki aturan pakai yang berbeda. Anda perlu mengikuti aturan pakai produk kesehatan supaya dapat memberikan efek yang baik pada tubuh.

  • Kandungan produk

Contohnya, jika Anda ingin merawat kulit, Anda sebaiknya gunakan produk yang memiliki kandungan yang direkomendasikan pakar kesehatan seperti retinoid (yang umumnya digunakan untuk mencegah keriput). Anda juga sebaiknya hindari kandungan yang dapat memberikan efek buruk pada kulit seperti sulfat (kandungan yang menyebabkan iritasi pada kulit).

Contoh Produk Azarine

Berikut adalah contoh-contoh produk yang ditawarkan Azarine:

  • Azarine Aloe Vera Hair Spa (450 gram)

Produk tersebut digunakan untuk memperkuat rambut agar tidak rontok. Produk tersebut dijual dengan harga Rp 72.500,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihatnya melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/azarine-aloevera-hair-spa-450-gr?isFromMerchant=true&mId=91.

  • Azarine Aloe Vera Hair Serum (20 mL)

Produk tersebut digunakan untuk mencegah rambut kering dan rontok. Produk tersebut dijual dengan harga Rp 60.000,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihatnya melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/azarine-aloe-vera-hair-serum-20ml?isFromMerchant=true&mId=91.

  • Azarine Hydrasmooth Exclusive Matte Lip Cream Juliet

Produk tersebut digunakan untuk melembabkan bibir. Produk tersebut dijual dengan harga Rp 75.000,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihatnya melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/azarine-04-juliet-hydrasmooth-exclusive-matte-lip-cream-x-vanny-50-gr?isFromMerchant=true&mId=91.

  • Azarine C White Night Moisturizer (25 gram)

Produk tersebut digunakan untuk mengatasi bintik hitam (flek) pada kulit. Produk tersebut dijual dengan harga Rp 65.000,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihatnya melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/azarine-c-white-night-moisturizer-25-gr?isFromMerchant=true&mId=91.

Kesimpulan

Produk kesehatan dapat dibeli di berbagai toko, termasuk Azarine. Sebelum Anda membeli produk kesehatan, Anda sebaiknya pahami tips yang disebutkan di atas supaya Anda bisa belanja dengan aman.