Cara-cara Memilih Sepeda bagi Anak dan Manfaat Bermainnya

Cara-cara Memilih Sepeda bagi Anak dan Manfaat Bermainnya

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme dan membangun otot adalah dengan bersepeda, khususnya dalam tumbuh kembang sang anak. Namun, tak hanya itu manfaat bermain sepeda bagi anak, salah satunya menyehatkan tubuh. Banyaknya jenis sepeda yang muncul seiring perkembangan teknologi membuat orang tua harus memilih jenis sepeda yang benar untuk anak.

Kegembiraan anak juga bisa didapat ketika mereka bermain sepeda, baik itu di pagi hari maupun di sore hari. Manfaat positif lain dari bersepeda selain menyehatkan tubuh juga mampu melatih keseimbangan dan konsentrasi anak hingga menstimulasi kemampuan motorik mereka, inilah pentingnya memilih jenis sepeda yang benar dan tepat.

Manfaat Bersepeda

Sebelum mengetahui bagaimana cara memilih sepeda yang tepat untuk anak, ada baiknya untuk memahami terlebih dahulu apa saja manfaat yang diberikan aktivitas bersepeda untuk anak-anak, terutama dalam masa kembang tumbuhnya. Berikut ini beberapa manfaat bermain sepeda bagi anak secara umum.

  1. Melatih Rasa Percaya Diri

Mengayuh sepeda bukan hal yang mudah dilakukan oleh anak-anak, terlebih jika sama sekali belum pernah melakukannya. Hal inilah yang membuat anak mampu melatih rasa percaya diri mereka, proses belajar yang dilakukan akan menumbuhkan keberanian dan semakin lama dilatih rasa percaya diri itu akan tetap terus bertambah.

  1. Melatih Konsentrasi

Terdapat tiga anggota tubuh yang bekerja bersamaan ketika anak mengayuh sepeda, di antaranya mata, tangan dan kaki. Konsentrasi tinggi tentu diperlukan guna menyelaraskan kinerja tiga anggota tubuh ini, guna menghindari kemungkinan menabrak atau bahkan terjatuh saat bermain sepeda.

  1. Mempelajari Arah

Ketika anak sudah mampu mengayuh sepeda, secara otomatis mereka akan dipaksa menempuh jarak tertentu untuk sekadar menjelajah area lingkungan sekitar. Tentunya ini membuat anak harus menggunakan konsentrasi mereka untuk memperhatikan arah dan mengingatnya agar tidak menyasar.

  1. Bertanggung Jawab

Bersepeda juga dapat melatih rasa tanggung jawab anak, di mana mereka akan mencoba untuk merawat dan menjaga sepedanya. Seperti meletakkan sepeda pada tempatnya setelah bermain, mencuci jika kotor dan memperbaiki jika ada kerusakan tentunya dengan bantuan orang tua mereka melakukan hal ini.

Tips Memilih Sepeda Anak

  1. Ketahui Standar Ukuran

Ukuran sepeda anak biasanya merujuk pada ukuran velg atau rangka dari rodanya, tentu berbeda dengan sepeda orang dewasa yang umumnya diukur dari rangka sepeda. Ukuran velg sepeda anak umumnya menggunakan satuan inci, 12”, 14”, 16”, 18”, 20” dan 24”.

  1. Ukuran Inseam Anak

Inseam merupakan panjang pangkal paha sampai dengan pergelangan kaki, para orang tua tidak boleh menyepelekan hal ini. Anak membutuhkan sepeda yang pas untuk digunakan, untuk mengukur inseam bisa menggunakan alat bantu buku dan meteran.

  1. Pilih yang Ringan

Secara umum banyak sepeda yang dijual di pasaran terlalu kuat untuk ditopang tubuh anak-anak, bahkan sepeda memiliki bobot 50 persen dari berat anak-anak. Manfaat bermain sepeda bagi anak akan sulit didapatkan secara maksimal jika berat sepeda yang dipakai tidak sesuai dengan tubuh anak dan bahkan berpotensi menimbulkan cedera pada anak.

  1. Pelindung Rantai

Pilih produk yang memiliki pelindung rantai dan bergaransi, terutama bagi anak-anak yang masih berusia di bawah 10 tahun. Adanya pelindung rantai akan membuat anak tetap aman ketika belajar mengendarai sepeda, terutama mencegah kakinya tergesek ketika mengayuh. Sementara itu produk yang bergaransi akan lebih memberi kenyamanan dan rasa aman yang lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *