Tes Kehamilan dengan Sabun? Perhatikan Hal-hal Ini

Tes Kehamilan dengan Sabun? Perhatikan Hal-hal Ini

Banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk mengetahui sedang hamil atau tidak. Pergi ke dokter dan melakukan pemeriksaan darah maupun laboratorium menjadi cara yang paling efektif dan akurat. Namun jika Anda ingin melakukannya di rumah, selain menggunakan alat test pack, Anda juga dapat melakukan tes kehamilan dengan sabun. 

Tes kehamilan dengan sabun merupakan praktik pengecekan kehamilan yang sudah ada cukup lama. Anda hanya memerlukan sedikit sabun dan urine untuk bisa mengetahui hamil tidaknya Anda. Saat sabun mengeluarkan gelembung ketika Anda menumpahkan urine di atasnya, artinya Anda sedang hamil. Akan tetapi jika gelembung tidak kunjung datang, artinya Anda tidak sedang mengandung. 

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan apabila berniat melakukan tes kehamilan unik ini di rumah. Berikut ini adalah hal-hal yang patut menjadi perhatian Anda ketika melakukan tes kehamilan dengan sabun.

  1. Beri Jeda Waktu 

Anda bisa dikatakan sedang hamil apabila reaksi gelembung muncul dari sabun yang ditumpahi urine di atasnya. Namun, jangan lantas terburu-buru mengatakan tidak hamil ketika tidak ada gelembung sesaat setelah Anda menyiramkan urine di atas sabun tersebut. Beri jeda waktu sesaat setelah Anda menumpahi urine di atas sabun. Umumnya, reaksi gelembung bisa terjadi dari awal penumpahan urine sampai 10 menit setelah urine ditumpahkan. Jadi, tidak ada salahnya menunggu sejenak, bukan?

  1. Gunakan Sabun Batang 

Pastikan selalu bahwa alat tes kehamilan yang Anda gunakan adalah sabun batang. Pasalnya ketika menggunakan sabun cair, gelembung akan lebih mudah terjadi, meski Anda sedang tidak hamil. Ditambah lagi, sabun cair mengandung zat-zat lain yang dapat membuat hasil tes menjadi tidak seakurat sabun batang. 

  1. Prioritaskan Urine Pertama 

Sebenarnya Anda bisa melakukan tes kehamilan dengan sabun menggunakan urine yang dikeluarkan kapan pun itu. Namun untuk hasil yang lebih akurat, Anda sebaiknya memprioritaskan penggunaan urine pertama di pagi hari. Ini karena urine pertama cenderung mengandung human chorionic gonadotropin (hCG) tinggi sehingga pendeteksian kehamilan dapat lebih akurat. 

  1. Urine Lebih Banyak 

Perbandingan yang tepat menjadi salah satu kunci agar tes kehamilan dengan sabun. Usahakan porsi urine lebih banyak daripada sabun yang Anda gunakan. Idealnya, porsi urine untuk tes kehamilan lebih banyak 3 kali lipat dibandingkan porsi sabun. Jika Anda menggunakan sepotong sabun dengan satu sendok teh, jumlah urine yang mesti dipakai minimal 3 sendok teh. 

  1. Pakai Wadah Plastik 

Anda mungkin berpikir apa yang dapat Anda jadikan wadah untuk mencampur sabun dengan urine. Tidak perlu bingung, Anda hanya memerlukan wadah yang terbuat dari plastik. Soal ukuran, itu bebas sesuai keinginan Anda. Hanya yang perlu dipastikan, wadah tersebut dalam kondisi bersih. Wadah plastik menjadi yang terbaik untuk mengecek kehamilan karena cenderung tidak menimbulkan reaksi lain jika dicampurkan dengan bahan kimia. 

  1. Sehari Setelah “Telat”

Anda bisa saja melakukan tes kehamilan menggunakan sabun ketika usia janin masih 1—2 minggu. Namun, tingkat keakuratannya akan sangat berkurang jauh. Pasalnya saat itu, hormone hCG belum meningkat drastis sehingga reaksi akan sangat minim. Pada kondisi normal, kadar hCG dalam urine kurang dari 5 mIU/ml. Namun pada awal kehamilan, kadar hCG bisa meningkat 2—3 kali lipat. Waktu terbaik untuk melakukan tes kehamilan menggunakan sabun ataupun test pack adalah sehari setelah Anda tidak mendapatkan menstruasi sesuai jadwal. 

*** 

Sejauh ini banyak tes kehamilan dengan sabun yang memperoleh hasil cukup akurat. Namun tetap perlu diingat, penelitian mengenai keakuratan tes kehamilan ini masih sangat terbatas. Jika Anda memperoleh hasil positif dari tes ini, cobalah untuk langsung memeriksakan diri ke dokter untuk memastikannya.

Gendongan Bayi

jenis gendongan bayi

Sebagian orang berpikir bahwa memiliki anak merupakan momen yang telah dinantikan. Hal tersebut juga merupakan anugerah dari Tuhan. Walaupun merupakan anugerah, ada berbagai tantangan yang perlu dihadapi orang tua ketika mereka mengasuh anak mereka. Salah satu tantangan yang perlu diperhatikan adalah menyediakan perlengkapan untuk bayi mereka. Ada berbagai perlengkapan yang akan dibutuhkan orang tua, salah satunya termasuk gendongan bayi.

Apa Itu Gendongan Bayi?

Gendongan bayi merupakan barang yang dapat menahan bayi dan orang tua tidak perlu menahannya dengan tangan. Gendongan bayi juga dapat memudahkan orang tua untuk melakukan aktivitas lain yang melibatkan tangan seperti memegang handphone.

Jenis-Jenis Gendongan Bayi

Ada berbagai jenis gendong bayi yang dapat Anda beli, namun setiap pilihan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu, Anda juga sebaiknya jangan membeli barang tersebut dengan sembarangan. Oleh karena itu, jika Anda ingin membeli gendongan bayi, berikut adalah jenis-jenis gendongan bayi yang dapat Anda beli:

  1. Gendongan bayi wrap

Gendongan bayi wrap merupakan jenis gendongan bayi yang menggunakan kain yang diikatkan pada tubuh Anda. Jenis gendongan ini dijual dalam ukuran yang berbeda dan Anda perlu pilih sesuai ukuran tubuh Anda.

Cara menggunakan gendongan tersebut adalah ikat kain dan bentangkan sehingga dapat menutupi bagian depan tubuh Anda. Setelah terikat dengan benar, Anda regangkan kain tersebut, kemudian Anda taruh anak Anda di kain tersebut.

Jika kain tersebut digunakan dengan benar, maka Anda tidak akan membebani bahu dan punggung karena berat badan bayi Anda akan tersebar dengan merata di tubuh Anda.

  1. Gendongan samping

Gendongan samping merupakan jenis gendongan bayi yang terdiri dari dua pilihan, antara lain dengan menggunakan jarik panjang yang akan disimpulkan di salah satu sisi bahu Anda, atau dengan menggunakan gendongan ring sling yang meliputi kain panjang lembut dan dua lubang untuk mengatur ikatan.

Gendongan samping merupakan jenis gendongan bayi yang mudah digunakan karena Anda hanya menarik kainnya saja jika Anda ingin menggunakan kain tersebut. Gendongan samping juga lebih bermanfaat ketika Anda menyusui anak Anda.

  1. Gendongan SSC (Soft Structured Carrier)

Gendongan SSC merupakan jenis gendongan bayi yang mudah digunakan karena dapat menggabungkan tali pengikat, gesper, dan bantalan dengan ukuran yang bisa disesuaikan berdasarkan usia anak Anda. Jenis gendongan tersebut bisa digunakan baik di depan tubuh Anda maupun di belakang.

  1. Gendongan hipseat

Gendongan hipseat merupakan jenis gendongan bayi yang terlihat seperti gendongan SSC, namun memiliki bantalan khusus supaya bayi bisa duduk. Cara menggunakan jenis gendongan tersebut adalah memasang dudukan di bagian pinggang Anda dan letakkan bayi Anda di tempat yang telah dipasang.

  1. Gendongan bayi ransel

Gendongan bayi ransel merupakan jenis gendongan bayi yang cocok untuk membawa bayi Anda ketika Anda melakukan perjalanan yang jauh. Gendongan bayi ransel sama seperti tas ransel dan memiliki fitur keamanan berupa tali tambahan yang dapat diikatkan pada dada dan pinggang Anda.

Perbandingan Dengan Jenis Gendongan Bayi Lain

Sebelum Anda memilih jenis gendongan bayi yang tepat, Anda sebaiknya bandingkan jenis yang satu dengan yang lain, karena setiap gendongan tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda seperti tempat duduk untuk bayi dan apakah posisi bayi bisa diatur dengan benar ketika menggunakan salah satu jenis gendongan bayi.

Kesimpulan

Menggunakan gendongan bayi merupakan hal yang esensial bagi orang tua, karena praktis untuk digunakan ke mana saja. Namun, orang tua perlu memastikan posisi bayi yang benar supaya bayi mereka tidak mengalami cedera.

Metode Pembelajaran Jarak Jauh Turunkan Level Kecemasan Remaja

Metode Pembelajaran Jarak Jauh Turunkan Level Kecemasan Remaja

Sebuah grup peneliti di Inggris Barat Daya curiga bahwa remaja yang sedang mendapatkan metode pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 berlangsung lebih memiliki rasa kecemasan. Mereka beralasan bahwa banyak anak dan remaja akan merasa khawatir akan teman dan keluarga yang sakit. Selain itu, mereka beranggapan bahwa remaja akan memiliki sedikit dukungan sosial akibat terisolasi di rumah. Akan tetapi, saat para peneliti melakukan survey, yang mereka temukan nyatanya cukup mengejutkan. Para siswa cenderung mengalami sedikit kecemasan berkat metode pembelajaran jarak jauh. Selain itu, para siswa juga mendapatkan manfaat lain, seperti perasaan kesehatan dan kesejahteraan yang lebih kuat. 

Studi tentang hubungan metode pembelajaran jarak jauh dan level kecemasan remaja tersebut dilakukan oleh para peneliti di Universitas Bristol. Studi ini memanfaatkan studi yang sedang berlangsung seputar penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja. Para peserta studi tersebut telah melakukan survey bahkan sebelum pandemi pada bulan Oktober 2019. Untuk menilai dampak pandemi, survey lain dilakukan pada bulan April dan Mei. Sekitar 1000 siswa dari sekolah-sekolah di Inggris Barat Daya terlibat dalam studi ini. 

Apa yang ditemukan oleh para peneliti?

Tim peneliti menemukan sekitar 54 persen siswa perempuan usia 13 hingga 14 tahun memiliki risiko kecemasan sebelum masa pandemi, dengan angka tersebut turun 10 persen pada saat lockdown. Sementara itu, pada grup siswa laki-laki, sebanyak 26 persen berada memiliki risiko kecemasan pada survey pertama, dengan angka menurun menjadi 18 persen pada masa lockdown. Namun, level depresi masih terlihat cukup konsisten, dengan siswa perempuan mengalami kenaikan 3 persen sementara siswa laki-laki mengalami penurunan depresi sebanyak 2 persen. 

Kebanyakan para siswa melaporkan adanya peningkatan kesejahteraan saat mereka berada pada lockdown. Dengan anak laki-laki melaporkan kemajuan yang lebih besar dibandingkan dengan anak perempuan. Kebanyakan para siswa juga melaporkan adanya hubungan yang lebih besar dengan sekolah mereka, dengan peningkatan kesempatan untuk berbicara dengan para guru. Sementara itu, pada anak perempuan, meningkatnya rasa kesejahteraan dan berkurangnya kecemasan dihubungkan dengan penggunaan sosial media yang semakin meningkat. 

Yang sekolah bisa pelajari dari studi ini

Emily Widnall, selaku ketua dari studi tersebut, mengatakan bahwa ia dan timnya terkejut saat mereka melihat hasil dari survey. Kebanyakan orang, termasuk pakar kesehatan anak, mengira mereka akan melihat adanya peningkatan angka kecemasan. Pihaknya kemudian menyatakan bahwa sekolah bagi banyak anak remaja dapat memicu terjadinya kecemasan, terutama yang berhubungan dengan tekanan ujian dan hubungan antar siswa yang menantang (misalnya karena perundungan). 

Emily Widnall kemudian menyatakan bahwa ia dan timnya akan melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui mengapa lingkungan sekolah berkontribusi terhadap peningkatan kecemasan dan bagaimana budaya sekolah dapat lebih mendukung bagi kesehatan mental siswanya. Emily juga mengamini bahwa remaja lebih terhubung dibandingkan dengan sebelumnya meskipun mereka tidak bertatap muka dengan para guru secara langsung. Mungkin platform digital dapat memainkan peran yang lebih besar di masa depan dalam hal digunakan sebagai alat pembelajaran di sekolah. 

Metode pembelajaran jarak jauh tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah saja. Orang tua juga perlu terlibat dalam proses pembelajaran anak untuk mengurangi tingkat kecemasan yang mereka miliki, misalnya dengan memfasilitasi kontak media sosial serta meminta anak untuk mendapatkan rutinitas tidur, makan, dan olahraga yang lebih teratur.

Cara-cara Memilih Sepeda bagi Anak dan Manfaat Bermainnya

Cara-cara Memilih Sepeda bagi Anak dan Manfaat Bermainnya

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme dan membangun otot adalah dengan bersepeda, khususnya dalam tumbuh kembang sang anak. Namun, tak hanya itu manfaat bermain sepeda bagi anak, salah satunya menyehatkan tubuh. Banyaknya jenis sepeda yang muncul seiring perkembangan teknologi membuat orang tua harus memilih jenis sepeda yang benar untuk anak.

Kegembiraan anak juga bisa didapat ketika mereka bermain sepeda, baik itu di pagi hari maupun di sore hari. Manfaat positif lain dari bersepeda selain menyehatkan tubuh juga mampu melatih keseimbangan dan konsentrasi anak hingga menstimulasi kemampuan motorik mereka, inilah pentingnya memilih jenis sepeda yang benar dan tepat.

Manfaat Bersepeda

Sebelum mengetahui bagaimana cara memilih sepeda yang tepat untuk anak, ada baiknya untuk memahami terlebih dahulu apa saja manfaat yang diberikan aktivitas bersepeda untuk anak-anak, terutama dalam masa kembang tumbuhnya. Berikut ini beberapa manfaat bermain sepeda bagi anak secara umum.

  1. Melatih Rasa Percaya Diri

Mengayuh sepeda bukan hal yang mudah dilakukan oleh anak-anak, terlebih jika sama sekali belum pernah melakukannya. Hal inilah yang membuat anak mampu melatih rasa percaya diri mereka, proses belajar yang dilakukan akan menumbuhkan keberanian dan semakin lama dilatih rasa percaya diri itu akan tetap terus bertambah.

  1. Melatih Konsentrasi

Terdapat tiga anggota tubuh yang bekerja bersamaan ketika anak mengayuh sepeda, di antaranya mata, tangan dan kaki. Konsentrasi tinggi tentu diperlukan guna menyelaraskan kinerja tiga anggota tubuh ini, guna menghindari kemungkinan menabrak atau bahkan terjatuh saat bermain sepeda.

  1. Mempelajari Arah

Ketika anak sudah mampu mengayuh sepeda, secara otomatis mereka akan dipaksa menempuh jarak tertentu untuk sekadar menjelajah area lingkungan sekitar. Tentunya ini membuat anak harus menggunakan konsentrasi mereka untuk memperhatikan arah dan mengingatnya agar tidak menyasar.

  1. Bertanggung Jawab

Bersepeda juga dapat melatih rasa tanggung jawab anak, di mana mereka akan mencoba untuk merawat dan menjaga sepedanya. Seperti meletakkan sepeda pada tempatnya setelah bermain, mencuci jika kotor dan memperbaiki jika ada kerusakan tentunya dengan bantuan orang tua mereka melakukan hal ini.

Tips Memilih Sepeda Anak

  1. Ketahui Standar Ukuran

Ukuran sepeda anak biasanya merujuk pada ukuran velg atau rangka dari rodanya, tentu berbeda dengan sepeda orang dewasa yang umumnya diukur dari rangka sepeda. Ukuran velg sepeda anak umumnya menggunakan satuan inci, 12”, 14”, 16”, 18”, 20” dan 24”.

  1. Ukuran Inseam Anak

Inseam merupakan panjang pangkal paha sampai dengan pergelangan kaki, para orang tua tidak boleh menyepelekan hal ini. Anak membutuhkan sepeda yang pas untuk digunakan, untuk mengukur inseam bisa menggunakan alat bantu buku dan meteran.

  1. Pilih yang Ringan

Secara umum banyak sepeda yang dijual di pasaran terlalu kuat untuk ditopang tubuh anak-anak, bahkan sepeda memiliki bobot 50 persen dari berat anak-anak. Manfaat bermain sepeda bagi anak akan sulit didapatkan secara maksimal jika berat sepeda yang dipakai tidak sesuai dengan tubuh anak dan bahkan berpotensi menimbulkan cedera pada anak.

  1. Pelindung Rantai

Pilih produk yang memiliki pelindung rantai dan bergaransi, terutama bagi anak-anak yang masih berusia di bawah 10 tahun. Adanya pelindung rantai akan membuat anak tetap aman ketika belajar mengendarai sepeda, terutama mencegah kakinya tergesek ketika mengayuh. Sementara itu produk yang bergaransi akan lebih memberi kenyamanan dan rasa aman yang lebih.

Alasan Sabun Bayi Disarankan untuk Membersihkan Vagina

Saat ini ada banyak pilihan sabun pembersih organ kewanitaan yang ditawarkan, khususnya yang memakai bahan kapur sirih. Sayangnya menurut dokter kandungan, penggunaan sabun seperti itu tidak disarankan. Belakangan, muncul narasi bahwa sabun bayi hadir sebagai alternatif yang aman untuk itu.

Hampir semua kalangan medis sepakat bahwa penggunaan sabun pembersih organ kewanitaan bisa “merusak” kondisi alami vagina. Sebenarnya, tak perlu sabun pun, organ intim wanita secara alami bisa menjaga keseimbangan floralnya (bakteri baik dan jahat).

Lantas, apa sih alasan mengapa belakangan sabun bayi dikatakan aman dan malah disarankan penggunaannya untuk membersihkan vagina?

  • Tidak Menyebabkan Iritasi

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan iritasi pada vagina, salah satunya adalah penggunaan sabun yang mengandung bahan-bahan yang tidak cocok dengan kondisi kelembapan dan pH di area sensitif tersebut.

Nah beruntungnya, sabun bayi diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang sensitif dan itu sudah terbukti tidak memberikan efek berbahaya pada mereka. Dari sanalah kalangan medis berpendapat bahwa sabun bayi sangat aman digunakan untuk area vagina.

  • Kandungannya Sangat Lembut

Sabun bayi diformulasikan secara khusus untuk menjaga kulit bayi, yang masih sangat sensitif. Ia tercipta dari serangkaian bahan baku dan kandungan yang sangat lembut dan aman untuk kulit bayi. Jika Anda mencari sabun yang memiliki kandungan yang tidak berbahaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina tentunya tidak ada pilihan yang lebih baik dari sabun bayi.

  • Komposisinya Menggunakan Bahan Alami

Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya di mana sabun bayi tidak mengandung bahan kimia berbahaya sehingga aman untuk menjaga keseimbangan pH dan kelembapan vagina. Hal ini didukung oleh deretan komposisi yang berasal dari bahan-bahan alami yang tentunya juga baik untuk kesehatan area-area sensitif pada kulit manusia, termasuk di sekitar kemaluan wanita.

  • Cocok untuk Merawat Kesehatan Area Sensitif

Kulit di sekitar vagina termasuk sangat sensitif, kendati kondisinya tidak sama dengan sensitifnya kulit bayi. Namun, karena sabun bayi saja aman untuk kulit bayi yang sensitif, hal ini tentu berlaku juga bagi kulit di sekitar vagina.

  • Kandungan pH-nya Sangat Aman untuk Area Vagina

Ada banyak manfaat pH dalam tubuh, termasuk vagina.  Fungsi pH di area sekitar vagina berfungsi untuk menjaga keseimbangan sistem floral di area tersebut. Kondisi ini bisa saja terganggu jika penggunaan pembersih yang mengandung bahan-bahan kimia.

Sementara itu, sabun bayi mengandung pH yang sangat aman untuk kulit sensitif bayi dan juga sudah terbukti aman utnuk area vagina karena tidak menganggu sistem keseimbangan floralnya.

  • Tidak Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Keseimbangan floral pada area vagina bisa saja terganggu jika menggunakan sabun pembersih yang mengandung bahan-bahan kimia. Sementara sabun bayi yang diformulasikan khusus untuk menjaga kulit bayi agar tetap lembut dan sehat tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

  • Tidak Berbau atau Berpewangi

Salah satu ciri khas dari sabun bayi adalah tidak memiliki bau khusus atau berpewangi. Hal ini justru cocok untuk menjaga area vagina karena itu artinya tidak ada tambahan bahan kimia pada sabun bayi yang dapat membahayakan kondisi area sekitar vagina yang sensitif.

***

Sebenarnya membersihkan daerah sekitar vagina cukup dengan air ber-pH netral saja. Pakai sabun bayi sangat disarankan, karena pH-nya aman. Apalagi jika area kewanitaan Anda sensitif, disarankan Anda menggunakan sabun bayi untuk membersihkannya.

Cara Membedakan Menstruasi dan Darah Implantasi

Saat muncul darah di celana dalam, kebanyakan wanita mungkin akan mengira dirinya baru memasuki masa menstruasi. Sedikit yang menyadari bahwa sebetulnya mereka justru tengah melihat darah implantasi alias pertanda awal kehamilan. Bercak darah sering diasosiasikan sebagai pertanda buruk pada kehamilan. Padahal, di awal masa kehamilan, bercak darah justru bisa saja muncul sebagai salah satu akibat dari proses pembuahan.

Pada sel telur wanita akan berbuah menjadi embrio ketika dibuahi oleh sperma. Embrio ini kemudian menuju ke arah rahim dan menanamkan diri ke dinding rahim. Proses penanaman atau perekatan ke dinding rahim ini terkadang mengakibatkan pendarahan yang disebut sebagai darah implantasi. Oleh karena itu, sebelum membedakan darah implantasi dan menstruasi, ibu perlu memastikan sedang dalam upaya hamil atau melakukan hubungan seksual sebelumnya.

Jika tidak, maka bercak darah yang keluar dari vagina bisa dipastikan merupakan darah menstruasi. Sedangkan, bagi ibu yang sedang dalam upaya memiliki keturunan, perbedaan darah implantasi dan menstruasi ini layak diketahui. Terdapat beberapa aspek dasar yang menjadi perbedaan keduanya, misalnya:

  1. Durasi

Menstruasi biasanya terjadi selama 3-7 hari diawali dengan jumlah pendarahan yang semakin banyak sebelum berangsur berkurang hingga berhenti total. Sementara darah implantasi umumnya hanya terjadi selama 24 hingga 48 jam.

  • Kram perut

Menstruasi biasanya disertai dengan kram perut dalam intensitas ringan hingga berat. Di lain pihak, implantasi tidak menyebabkan kram perut.

  • Gumpalan darah

Darah menstruasi umumnya disertai dengan gumpalan, sedangkan implantasi hanya berupa bercak dan tidak ada gumpalan sama sekali.

  • Warna

Darah menstruasi biasanya diawali dengan warna merah yang gelap, kemudian berangsur menjadi cokelat dan cokelat muda. Sedangkan darah implantasi biasanya berwarna merah muda, hingga kecokelatan.

Apakah perlu ke dokter?

Pendarahan implantasi biasanya muncul 6-12 hari setelah berhubungan intim. Kondisi ini umumnya tidak membutuhkan penanganan dokter, tetapi ibu boleh memeriksakan diri jika pendarahan semakin parah dan menimbulkan kram perut.

Ini 5 Tanda Dot Bayi Harus Diganti dengan yang Baru

Dot susu adalah benda yang paling sering digunakan pada bayi. Bagaimana tidak, dot bayi menjadi pengganti kehadiran bunda, yang dapat menyajikan susu sebagai satu-satunya makanan pokok bayi. Saat ini banyak jenis botol susu dan puting dot di pasaran, dari yang mahal hingga yang harganya lebih terjangkau. Namun, perlu diketahui selain menjaga kebersihannya setiap waktu, dot bayi juga memiliki masa pakai atau tanggal expired-nya.

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak menyadari hal ini, lantaran masa expired botol bayi tidak berbanding lurus dengan perubahan bentuk fisiknya. Padahal kualitas botol susu pasti berkurang karena terus dipakai, sering dicuci atau selalu masuk dalam alat sterilisasi yang menggunakan suhu panas. Botol plastik memiliki masa pakai yang lebih pendek ketimbang botol kaca.

Masa ideal penggunaan dot bayi

Idealnya, botol susu hanya dipakai hingga enam bulan, Namun, Anda jangan bergantung pada patokan waktu, lihat juga kondisi dari bot bayi dan tanda-tanda kerusakan pada putting karet maupun ruang botolnya. Jika botol sudah berubah warna atau bentuk puting dot sudah rusak, Anda sebaiknya menggantinya dengan yang baru.

Selain itu, botol pun tidak luput dari ancaman jamur. Jika kaca atau plastik botol dipenuhi lapisan semacam kerak susu, namun sulit untuk dibersihkan, waspadai jika itu jamur dan sebaiknya jangan dipakai lagi. Pasalnya, jamur bisa muncul karena pencucian dan pengeringan botol yang tidak sempurna dan kondisinya lembap.

Tips memeriksa kondisi dot bayi

Jangan sepelekan penggantian botol susu bayi. Jika Anda tidak memperhatikan kondisi dot bayi, bayi Anda bisa saja terserang penyakit pencernaan seperti diare hingga gangguan usus atau gangguan kesehatan lain akibat kerusakan botol atau dot yang tidak kelihatan. Berikut beberapa tanda saat Anda harus mengganti botol susu bayi.

  1. Periksa puting dot setiap dua hingga tiga bulan, biasanya muncul tanda-tanda aus seperti aliran susu yang terlalu cepat karena lubangnya membesar, perubahan warna karena dot, dan penipisan. Untuk menguji kekuatan dot, tarik dengan kuat. Puting dot seharusnya kembali ke bentuk aslinya.
  2. Dot menjadi lengket atau membesar
  3. Dot retak, robek, atau pecah
  4. Cari tanda-tanda keretakan pada botol
  5. Cek lapisan jamur atau kerak susu.

Waspada Bahaya Asam Mefenamat bagi Ibu Hamil

Beredarnya obat-obatan bebas yang dijual di pasaran, belum hal tersebut tidak menjadi kepastian bahwa obat tersebut bebas dari bahaya jika dikonsumsi. Khususnya untuk ibu hamil yang perlu untuk memperhatikan segala yang dikonsumsi agar janin dalam kandungannya tumbuh dengan sehat. Salah satu obat yang dijual bebas dan berbahaya bagi ibu hamil, yaitu asam mefenamat.

Asam mefenamat adalah obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) yang memiliki fungsi untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri karena sakit kepala maupun sakit gigi. Selain itu, obat ini juga sering dikonsumsi untuk meredakan peradangan dan nyeri pasca operasi. Fungsi lain yang sering dimanfaatkan dari asam mefenamat, yaitu untuk meredakan nyeri ketika menstruasi.

Kandungan asam mefenamat ini dapat Anda temukan di berbagai merek, seperti Ponstan, Mefinal, Allogon, Asimat, Dagosic, Maxtan, Lapistan, Solasic, dan Tropistan.

Mengapa asam mefenamat dilarang untuk dikonsumsi oleh ibu hamil?

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa asam mefenamat yang dikonsumsi oleh ibu hamil dapat berdampak negatif pada janinnya. Efek samping yang mungkin dapat terjadi, antara lain menyebabkan keguguran pada kandungan hingga kelahiran prematur.

Jika Anda memperhatikan kemasan obat yang mengandung asam mefenamat, terdapat peringatan bahwa obat ini tidak diperbolehkan untuk orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti sakit radang usus, ginjal, asma, termasuk ibu mengandung dan menyusui. Di samping itu, mengonsumsi obat ini tanpa resep dokter dapat berisiko pada kesehatan Anda. Efek samping yang telah diketahui sejauh dari obat ini, antara lain nyeri perut, mual, diare, hingga nyeri pada ulu hati.

Walaupun begitu, dalam kasus tertentu dokter dapat saja meresepkan asam mefenamat pada ibu hamil jika pasien berada dalam kondisi gawat darurat, yang mana obat pereda nyeri lainnya tidak cukup efektif mengatasi rasa sakit tersebut.

Resep untuk asam mefenamat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Jika selama tujuh hari ibu hamil mengonsumsi asam mefenamat, namun sakitnya tidak kunjung reda, maka segera berkonsultasi dengan dokter. Pasalnya, obat ini tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi lebih dari satu minggu.