Kenali Kram Otot Dada Bisa Berbahaya, Ternyata Ini Penyebabnya

Kenali Kram Otot Dada Bisa Berbahaya, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak sekali keluhan yang sering dialami oleh sebagian orang, yakni kram otot dada. Hal ini menyebabkan rasa sakit pada dada sebelah kiri. Sehingga kamu sangat penting untuk mengidentifikasi berdasarkan gejala yang sering muncul untuk menentukan penyebab rasa sakit pada dada sebelah kiri. 

Untuk itu, penyebab rasa nyeri pada dada banyak faktor yang lainnya yang berkaitan dengan penyakit jantung. Lalu apa saja penyebab rasa nyeri yang harus kamu waspadai? Simak artikel di bawah ini.

Penyebab kram otot dada

Apakah kram otot dada harus melakukan penanganan medis secepatnya ataupun tidak?

Berikut ini beberapa gangguan yang sebabkan gangguan kesehatan ini, yaitu:

1. Serangan jantung

Bila kamu mengalami kram otot dada di sebelah kiri akibat serangan jantung, hal ini biasanya akan terasa nyeri jika ditekan, diremas, dan timbulnya rasa berat dalam rongga dada. Tak jarang biasanya muncul dengan terasa terbakar. 

Bila kamu merasa gejala ini sebaiknya lakukan pemeriksaan oleh dokter tersekat agar diberikan penanganan secepatnya dan lebih lanjut.

Kram otot dada di sebelah kiri akibat serangan jantung, setiap detik akan sangat berarti. Semakin otot jantung kekurangan oksigen, semakin besar juga kerusakan yang akan terjadi. 

2. Agina

Dilansir dari American heart association, kram otot dada sebelah kiri dapat disebabkan oleh angina. Agina bukan penyakit, tetapi gejala yang disebabkan oleh penyakit jantung coroner. 

Gejala yang satu ini dapat kamu rasakan bila terasa sesak ataupun sakit seperti kram otot dada bagian kiri. Hal ini umum terjadi pada aktivitas yang membuat jantung bekerja lebih keras. Selain rasa sakit, kemungkinan juga akan alami rasa tidak nyaman dengan lengan, bahu, leher, punggung dan rahang.

Agar kamu mendapatkan diagnosis yang tepat, kamu dapat lakukan prosedur kesehatan, yaitu:

  • Tes darah
  • Rontgen bagian dada
  • Elektrokardiogram (EKG)
  • Tes stress

Pengobatan kondisi ini akan tergantung pada penyebabnya, dan lakukan pengobatan, mengatur pola hidup sehat, dan operasi jika dibutuhkan.

3. Asam lambung

Kondisi ini dapat disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan. Hal ini disebabkan oleh refluks asam lambung. Dampaknya ialah rasa seperti terbakar sehingga sering dianggap serangan jantung. Bila kamu mengalami kondisi ini lebih dari dua kali seminggu, sebaiknya lakukan pemeriksaan secepat mungkin oleh dokter. Pasalnya, kondisi ini ialah gejala GRED yang harus segera dilakukan pengobatan.

4. Kostokondritis

Penyebab kram otot dada pada bagian dada yang biasanya juga terjadi ialah Kostokondritis, ialah kondisi dimana tulang rusuk kamu bersentuhan dengan tulang rawan. Penyebabnya dapat beragam, dari cedera sampai virus. Hal ini ditandai dengan adanya tekanan pada dinding dada seperti tegang otot pada dada.

Pertolongan pertama pada kram otot dada

  • Longgarkan semua pakaian yang ada ditubuh.
  • Jangan berkerumun saat penderita merasa kesakitan agar menjaga sirkulasi tetap baik
  • Kompres dada dengan air hangat.
  • Segera duduk atau berbaring dengan ganjalan 2 sampai 3 bantal, jangan tidur terlentang.
  • Berikan air minum hangat agar tubuh lebih rileks.

Untuk itu, bila kamu mengalami keluhan yang terasa sakit dan disertai dengan keringat dingin ataupun sesak nafas kamu dapat lakukan konsultasi ke dokter supaya diberikan penanganan secepatnya

Cara menangani kram otot dada

Cara menangani kram otot dada tentunya berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Bila kamu merasakan nyeri di bagian dada, segera berbaring dan ambillah napas pendek beberapa kali untuk mengatur napas. Longgarkan semua pakaian dan minumlah air mineral secukupnya. Kamu juga perlu mengkonsumsi obat pereda rasa nyeri. Namun, sebaiknya kamu lakukan konsultasi oleh dokter untuk mengkonsumsi obat-obatan tersebut. 

Kram otot dada tidak boleh disepelekan. Lakukan konsultasi sekarang dengan dokter agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.

Kenali Gejala Flu Berat pada Anak

Kenali Gejala Flu Berat pada Anak

Imunitas tubuh yang lemah hingga kelelahan merupakan contoh penyebab anak mengalami sakit flu. Aktivitas anak yang cenderung bebas dan aktif seringkali berpapasan dengan berbagai kondisi, misalnya: berada di tempat yang rawan dengan debu, terkena hujan, naik sepeda motor, atau terlalu lama terkena kipas angin. Gejala flu berat  tidak jarang juga dialami oleh balita.

Jika tidak mendapat pengawasan dan penanganan yang tepat, maka gejala tersebut dicemaskan dapat memperburuk kondisi kesehatan anak. Lantas, apa saja gejala flu berat pada anak yang harus dikenali? Sebelum membahas mengenai gejala flu berat ada anak, ada baiknya untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab anak mengalami sakit flu. Berikut penjelasannya!

Penyebab & Gejala Flu Berat pada Anak

Anak-anak yang aktif beraktivitas terkadang membutuhkan pengawasan lebih dalam dari orangtuanya. Kita harus memastikan mereka bermain di tempat yang aman, tidak sembarangan menaruh sesuatu di mulut, mencuci tangan sebelum makan, atau mencegah anak untuk tidak bermain di tengah-tengah hujan. Hal tersebut dilakukan demi menjaga dan menghindarkan anak dari berbagai penyakit, salah satunya adalah flu. Berikut hal-hal yang menyebabkan flu pada anak yang harus Anda ketahui:

  • Anak terlalu lelah
  • Imunitas yang menurun
  • Tertular dari orang yang sakit flu 
  • Perubahan cuaca yang ekstrim

Selain itu, kurangnya asupan nutrisi dan vitamin juga menjadi salah satu penyebab anak mudah terkena sakit flu. Berdasarkan laporan C.D.C, anak dikategorikan terkena gejala flu berat apabila mengalami gejala berikut:

  • Demam tinggi
  • Flu yang disertai demam dan batuk yang tidak kunjung membaik.
  • Asupan air yang tidak tercukupi
  • Badan terlalu lemas dan menggigil
  • Sakit kepala
  • Pilek disertai lendir hidung
  • Tenggorokan sakit

Mencegah Flu dengan Menjaga Imunitas Anak

Berikut cara menjaga daya tahan tubuh anak untuk meminimalisir risiko terkena gejala flu berat. Hal tersebut dapat diterapkan dengan beberapa hal, di antaranya adalah:

Menjaga suasana hati tetap ceria

Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara memberikan berbagai pilihan aktivitas menyenangkan, seperti: bermain mainan edukasi, ajak anak untuk memasak atau mencoba pengalaman ‘outdoor’ di halaman rumah. Ajak pasangan Anda untuk berpartisipasi, sehingga anak tidak merasa kesepian meski harus berada di rumah saat pandemi  Covid-19 tengah berlangsung. 

Ajak anak tetap aktif berolahraga

Ada berbagai pilihan olahraga yang bisa ditawarkan kepada anak-anak. Ajak mereka untuk berenang, bersepeda, jogging, atau bermain bola basket di halaman rumah. 

Pemenuhan kebutuhan gizi, vitamin, dan mineral yang tercukupi

Awasi supaya anak tetap teratur dan tidak pemilih saat makan. Amati makanan dan buah-buahan apa saja yang ia sukai, kemudian cermati apa saja yang anak tidak sukai. Pastikan kondisi tersebut tidak menghalangi anak mendapatkan asupan gizi, vitamin, dan mineral.

Pastikan anak cukup tidur

Cari tahu apa yang menjadi penyebab anak susah tidur. Barangkali anak susah terlelap di malam hari karena tidak tidur siang atau terlalu sering bermain smartphone.  

Menjaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi

Upaya tersebut dapat dimulai dari kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Jaga kebersihan alat-alat makan dan cegah anak jajan sembarangan dengan menyajikan berbagai kudapan buatan sendiri. 

Itulah penyebab, cara mengatasi, dan ciri-ciri gejala flu berat pada anak. Apalagi saat ini kita sedang berada di tengah situasi darurat pandemi Covid-19. Edukasi saja tidak cukup. Si kecil harus tetap dijaga dan diawasi supaya terhindar dari berbagai penyakit.

Gejala dan Cara Mencegah Terjadinya Mata Tua

Gejala dan Cara Mencegah Terjadinya Mata Tua

Anda kesulitan membaca tulisan yang kecil, butuh pencahayaan yang terang, dan sering menyipitkan mata untuk melihat objek jarak dekat? Bisa jadi itu gejala mata tua. Mata tua atau presbiopi adalah suatu kondisi dimana mata mulai kehilangan kemampuannya dalam melihat objek dalam jarak dekat. Kondisi ini akan dialami setiap individu seiring bertambahnya usia dan biasanya mula terasa saat memasuki usia 40 tahun.

Meskipun tidak termasuk dalam gangguan refraksi mata, namun tidak ada salahnya jika Anda mengenali gejala dari mata tua ini. Berikut gejala yang umum dialami oleh penderita mata tua.

  • Sering menyipitkan mata untuk melihat objek yang dekat
  • Sulit membaca tulisan yang kecil, seperti tulisan di koran dan handphone dan sering menjauhkannya agar bisa dilihat dengan jelas
  • Sering mengalami sakit kepala atau mata lelah setelah melakukan aktivitas yang membutuhkan penglihatan jarak dekat
  • Tidak bisa melihat objek jarak dekat dengan jelas atau kabur
  • Butuh pencahayaan yang terang

Apakah Seseorang Bisa Mengalami Mata Tua dan Rabun Jauh Secara Bersamaan?

Dilansir dari Cleve and Clinic, seseorang bisa mengalami mata tua dan rabun jauh (miopi) sekaligus dan ini merupakan kondisi yang umum terjadi. Jika Anda juga mengalami hal yang sama, sebaiknya Anda memeriksakan mata ke dokter spesialis mata terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi lensa kacamata atau kontak mata yang sebaiknya digunakan. Namun, jika Anda hanya mengalami mata tua saja, Anda bisa langsung membeli kacamata baca yang banyak tersedia di toko optik. 

Bagaimana Cara Mencegah Mata Tua atau Presbiopi Ini?

Sayangnya, hingga saat ini belum ada cara untuk mencegah terjadinya mata tua atau presbiopi ini sebab ini merupakan kondisi alami yang pasti akan dialami oleh setiap manusia sebagai salah satu dari proses penuaan. Namun, Anda dapat memperlambat laju terjadinya mata tua ini. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

  • Lakukan aktivitas, seperti membaca dan menulis dengan pencahayaan yang cukup untuk mengurangi mata lelah.
  • Rutin melakukan pemeriksaan mata sesuai usia, misalnya 5 – 10 tahun untuk usia di bawah 40 tahun, 2 – 4 tahun untuk usia 40 – 54 tahun, 1 – 3 tahun untuk usia 55 – 64 tahun, dan 1 – 2 tahun untuk usia lebih dari 65 tahun.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, vitamin C, antioksidan, dan beta karoten.
  • Menggunakan kacamata yang sesuai dengan kondisi mata.
  • Menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas, seperti kacamata hitam yang dapat melindung jaringan halus pada mata dari sinar UV yang berbahaya.
  • Menjalani pola hidup yang sehat, seperti rajin berolahraga, berhenti merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol.

Kapan Harus ke Dokter?

Apabila Anda merasakan gejala-gejala mata tua, seperti penglihatan kabur dan sulit melakukan aktivitas yang membutuhkan penglihatan lainnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan mata untuk menentukan apakah itu merupakan gejala presbiopi atau gangguan mata lainnya. 

Selain gejala-gejala tersebut, Anda juga harus segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan seperti :

  • Kehilangan penglihatan di satu mata secara tiba-tiba yang disertai atau tidak disertai sakit pada mata.
  • Penglihatan kabur secara tiba-tiba
  • Adanya kilatan cahaya, bintik hitam, atau lingkaran hitam saat melihat sumber cahaya
  • Mengalami penglihatan ganda saat melihat sebuah objek

Itulah beberapa gejala dan cara untuk memperlambat terjadinya mata tua. Segera temui dokter jika mengalami gejala mata tua disertai keluhan lainnya.

Kenapa Lidah Bengkak? Apa Penyebabnya?

Lidah bengkak merupakan kondisi yang menyebabkan masalah pada lidah sehingga jalur pernafasan sulit untuk dilewati. Lidah bengkak bisa dipicu oleh berbagai penyebab, salah satunya termasuk alergi. Jika lidah membengkak, rasa ketidaknyamanan tidak hanya terjadi pada lidah, namun juga bisa terjadi di sekitar lidah seperti gusi.

Lidah merupakan struktur otot yang meliputi ribuan sel pengecap yang berguna dalam membantu manusia menentukan tanggapan atau rasa ketika mereka mengkonsumsi sesuatu (contohnya, manis atau pahit). Tidak hanya itu, lidah juga bisa membantu manusia berbicara dan memproses makanan seperti menelan.

image Lidah Bengkak

Gejala

Lidah bengkak tidak hanya membuat lidah besar dan tebal, namun penderita juga bisa mengalami gejala lain berupa kemerahan dan perubahan tekstur.

Pada umumnya, lidah bengkak tidak memicu kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Namun, pada kasus yang lebih serius, lidah bengkak bisa menunjukkan bahwa seseorang mengalami kondisi tertentu. Lidah bengkak bisa mengganggu jalur pernafasan karena lidah membesar sehingga dapat menutup saluran udara di mulut.

Jika lidah Anda bengkak, namun kondisinya memburuk, Anda sebaiknya temui dokter supaya kondisi Anda bisa segera ditangani.

Penyebab

Lidah bengkak bisa dipengaruhi oleh faktor berikut:

  • Cedera pada lidah

Cedera di lidah terjadi karena seseorang tidak sengaja menggigit lidah. Tidak hanya itu, perawatan gigi seperti kawat gigi juga bisa memicu hal yang sama. Makanan yang memiliki rasa tertentu mungkin bisa membuat lidah manusia lebih rentan sehingga lidah mereka bengkak.

  • Iritasi

Iritasi pada lidah bisa disebabkan oleh penggunaan bahan tertentu (contohnya: hidrogen yang ada pada produk pemutih gigi).

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi bisa timbul di kulit. Tidak hanya itu, alergi juga bisa terjadi pada lidah sehingga pembengkakan juga terjadi. Ada berbagai sumber yang bisa membuat seseorang mengalami alergi, salah satunya adalah makanan.

  • Infeksi

Lidah bengkak disebabkan oleh jenis infeksi berikut:

  • Infeksi bakteri dan virus

Infeksi bakteri dan virus bisa terjadi melalui berbagai sumber. Salah satu sumber bisa terjadi ketika seseorang melakukan seks oral dengan pasangan.

  • Infeksi jamur

Infeksi jamur bisa memicu berbagai gejala, salah satunya adalah pembengkakan pada lidah.

  • Penyakit kulit

Penyakit kulit seperti psoriasis bisa menimbulkan iritasi dan pembengkakan pada lidah.

  • Obat-obatan

Contoh obat yang bisa memicu pembengkakan pada lidah adalah OAINS dan obat antidepresan.

  • Sindrom

Berikut adalah sindrom-sindrom yang memicu pembengkakan pada lidah:

  • Sindrom Sjögren

Sindrom Sjögren merupakan penyakit autoimun yang menimbulkan masalah pada kelenjar air liur. Sindrom Sjögren bisa menyebabkan mulut kering dan lidah bengkak.

  • Sindrom Melkersson-Rosenthal

Sindrom Melkersson-Rosenthal merupakan kelainan saraf langka dimana kondisi tersebut bisa menyebabkan masalah pada otot wajah. Sindrom Melkersson-Rosenthal juga bisa menyebabkan lidah bengkak.

  • Kekurangan vitamin B12 dan zat besi

Kekurangan vitamin B12 dan zat besi merupakan faktor lain yang bisa memicu gejala berupa kemerahan dan pembengkakan pada lidah.

  • GERD

GERD merupakan penyakit kronis yang menimbulkan iritasi di bagian belakang tenggorokan. Selain iritasi, GERD juga bisa menimbulkan pembengkakan pada lidah.

  • Hipotiroidisme

Kadar hormon tiroid yang rendah (hipotiroidisme) bisa memicu berbagai gejala, salah satunya termasuk pembengkakan pada lidah.

  • Kondisi lain

Limfangioma (cacat lahir), masalah kelenjar hipofisis, dan kanker lidah merupakan contoh kondisi yang bisa memicu risiko lidah bengkak.

Jika Anda Mengalami Masalah Pada Lidah

Anda sebaiknya temui dokter jika kondisi lidah Anda memburuk. Dokter dapat memberikan pengobatan berdasarkan penyebab dan seberapa parah kondisi tersebut Anda alami.

Kesimpulan

Walaupun lidah bengkak merupakan kondisi yang tidak berbahaya bagi tubuh, ada berbagai penyebab yang perlu diwaspadai, karena dapat menimbulkan risiko yang lebih besar terhadap lidah bengkak. Jika Anda mengalami masalah pada lidah, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

7 Cara Mengatasi Sakit Maag Tanpa ke Dokter

Maag atau asam lambung merupakan kondisi wajar yang dialami oleh banyak orang. Kondisi umum ini biasanya bisa lekas sembuh sendiri apabila Anda memahami cara mengatasi sakit maag sedari rumah. Ya, Anda tidak perlu harus ke dokter untuk berkonsultasi medis apabila gejala maag yang Anda rasakan tergolong. 

penyebab maag

Penanganan maag sendiri bukan sekadar meredakan gejala naiknya asam lambung sewaktu-waktu. Lebih dari itu, cara mengatasi sakit maag berarti adalah upaya Anda supaya gejala yang terasa tidak mudah kambuh dan berulang. 

Berikut ini adalah cara-cara mengatasi sakit maag yang sebenarnya sangat simpel dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Namun jangan tanya, manfaatnya yang terasa bagi Anda bisa sangat luar biasa. 

Tidur Miring ke Kiri 

Jika Anda memiliki sakit maag, biasakanlah untuk tidur ke kiri. Ini guna mencegah dan mengatasi naiknya asam lambung sewaktu-waktu saat Anda sedang terlelap. Tidur menghadap ke kiri menjadi baik untuk penderita maag karena memberi tekanan dan hambatan pada lambung yang berada di bagian kiri untuk tidak mengeluarkan asam secara berlebih saat Anda sedang tidur. 

Tinggikan Kepala saat Tidur 

Banyak orang mengalami gejala maag saat malam. Umumnya, mereka akan merasakan mulas atauun sakit di ulu hati. Apakah Anda juga pernah mengalaminya? Jangan panik ketika mengalami gejala tersebut. Anda hanya perlu memperbaiki gaya tidur Anda supaya posisi kepala lebih tinggi. Menaruh tambahan bantal menjadi ide yang baik sebagai cara mengatasi sakit maag ketika malam hari. 

Longgarkan Pakaian 

Saat tiba-tiba Anda merasa mulas dan nyeri di ulu hati, artinya gejala maag tengah menyerang. Coba periksa pakaian Anda, apakah terlalu ketat? Jika iya, segera ganti baju dengan yang lebih longgar. Kalaupun tidak memungkinkan, melonggarkan ikat pinggang atau pakaian dalam bisa menjadi cara mengatasi sakit maag yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya. 

Atur Napas 

Jangan langsung panik ketika gejala maag menghampiri. Ketika Anda panik dan stres, gejalanya bisa semakin parah. Sebaliknya ketika Anda mulai bisa tenang dan mengontrol tingkat stres, secara perlahan gejala maag akan berkurang. Mengatur napas dengan baik, khususnya melakukan pernapasan dalam, bisa sangat membantu mengatasi gejala yang Anda rasakan. 

Kunyah Permen Karet 

Pernah dengar tidak bahwa permen karet bisa menjadi cara mengatasi sakit maag? Ini bukan mitos. Kenyataannya saat Anda mengunyah permen karet, produksi air liur meningkat sehingga bisa lebih membersihkan esofagus dari asam. Dengan demikian, asam lambung yang naik dan menghadirkan gejala tidak nyaman bisa dikurangi. 

Beri Jarak Makan dan Tidur 

Sakit maag akan lebih mudah kambuh jika Anda terbiasa langsung berbaring sehabis makan. Ini akan membuat lambung lebih cepat memproduksi asam dan memungkinkannya langsung naik ke esofagus. Sebaiknya, beri jarak antara makan dan tidur. Untuk malam hari, idealnya Anda baru berbaring dan tidur 4 jam seusai makan. 

Berhenti Merokok 

Yang Anda perlukan untuk berhenti merokok adalah niat yang besar. Mengatasi sakit maag yang membuat Anda menderita tiap hari seharusnya bisa menjadi alasan yang kuat guna berhenti merokok. Pasalnya, nikotin yang ada pada rokok dapat melemahkan sfingter esofagus bagian bawah. Padahal, sfingter inilah yang berperan dalam menutup esofagus dan mencegah refluks asam naik. Ketika sfingter tidak berfungsi maksimal, kebocoran asam lambung naik hingga ke esofagus dan menghadirkan gejala maag bisa sering terjadi. 

Selain berbagai cara mengatasi sakit maag simpel di atas, pengaturan makan juga sangat penting untuk menghindari Anda dari saki maag yang kambuhan. Jika memang sering mengalami sakit maag, cobalah mengurangi mengonsumsi makanan asam dan pedas.

Cara Mengatasi Bisul di Telinga

Bisul kecil di telinga dapat diatasi oleh Anda sendiri di rumah. Bisul kecil yang dapat diobati di rumah dapat membutuhkan waktu sekitar beberapa hari hingga tiga minggu untuk pulih sempurna. Ada beberapa tips yang perlu Anda ketahui untuk mengatasi bisul di telinga, di antaranya adalah jangan memencet atau mencoba untuk mengeluarkan cairan/nanah yang ada di dalam bisul. Hal ini malah dapat menyebabkan penyebaran infeksi atau makan membuat infeksi bisul kedua yang lebih parah. Untuk membantu mengeluarkan nanah, tempatkan kain basah dan hangat pada daerah bisul beberapa kali dalam sehari. Berikan sedikit tekanan saat Anda memegang kain tersebut, namun berhati-hatilah untuk tidak menusuk bisul di telinga. Setelah bisul di telinga pecah dengan sendirinya, tutup menggunakan perban bersih. Hal ini dapat membantu mencegan infeksi menyebar ke daerah lain. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah Anda merawat bisul di telinga guna mencegah infeksi menyebar. 

Cara merawat bisul di telinga berukuran besar?

Apabila Anda memiliki bisul di telinga berukuran besar atau sekumpulan bisul yang dikenal dengan sebutan carbunculosis, Anda perlu mengunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan segera. Hanya dokter yang dapat menguras bisul di telinga ukuran besar dan carbuncle dengan aman. Selain itu, terkadang bisul di telinga yang berukuran besar dapat melunak dan pecah dengan sendirinya. Ini adalah kasus lain yang dokter Anda bisa atasi dengan cara menguras bisul. Dalam beberapa kasus, dokter Anda dapat meresepkan antibiotik untuk membantu membersihkan infeksi. Hal ini sangat penting apabila bisul muncul di daerah wajah, karena berisiko lebih tinggi menyebabkan komplikasi sebagai infeksi sekunder atau menyebabkan bekas luka. 

Apabila Anda memiliki bisul di telinga yang terus muncul sekitar 3 kali dalam setahun, Anda memiliki sebuah kondisi yang disebut “recurrent furunculosis”. Kondisi ini umumnya dapat menyebar dengan lebih mudah, terutama antar anggota keluarga karena bisul ini lebih sering muncul kembali. Dalam banyak waktu, bisul recurrent furunculosis muncul di daerah-daerah di mana lipatan kulit berada, seperti daerah di bawah payudara, di bawah perut, di ketiak, dan di daerah selangkangan. Recurrent furunculosis harus dirawat oleh dokter ahli. 

Mencegah bisul

Tidak selamanya bisul dapat di telinga dapat dicegah. Namun, Anda dapat mencegah bisul menyebar ke bagian tubuh lain atau menularkannya ke orang lain. Tips yang dapat dilakukan di antaranya adalah selalu menutup bisul dengan perban yang bersih; apabila Anda melakukan kontak langsung dengan orang lain, cuci tangan menggunakan sabun dan air; dan ketika Anda menderita bisul, mencuci dan menjaga baju serta perlengkapan kamar tidur seperti seprai dan sarung bantal dapat membantu mencegah infeksi menyebar. Saat mencuci seprai, sarung bantal, dan baju, gunakan air panas dan tambahkan detergent. Pastikan Anda menjaga permukaan apapun yang Anda sentuh bersih. Anda juga disarankan untuk menghindari berbagi peralatan tertentu dengan orang lain, seperti pisau cukur, alat-alat olahraga, dan handuk. 

Bisul di telinga juga dapat menyebabkan komplikasi  tertentu, seperti bekas luka yang dapat memengaruhi rasa percaya diri. Komplikasi bisul di telinga lain adalah kemungkinan kondisi ini berubah menjadi recurrent furuculosis. Bahkan, beberapa orang memiliki kondisi yang disebut hidradenitis suppurativa, yang mirip dengan bisul, namun bersifat lebih kronis dan serius. Hubungi dokter segera apabila Anda memiliki bisul terus menerus pada bagian lipatan kulit. Dokter akan melakukan diagnosis dan membuat rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Anak Mengidap Sindrom Cri Du Chat, Bisakah Disembuhkan?

Anak Mengidap Sindrom Cri Du Chat, Bisakah Disembuhkan?

Ketika baru lahir, bayi memiliki sejumlah kemungkinan terserang sindrom tertentu. Salah satu sindrom langka yang bisa menyerang anak adalah sindrom Cri du Chat. 

Sindrom Cri Du Chat adalah penyakit genetik yang menyerang sekitar 1 dari 20.000 sampai 50.000 bayi yang baru lahir. 

Selain langka, sindrom Cri du Chat sangat sulit dideteksi. Namun, gejala yang umumnya mudah dideteksi adalah suara tangisan melengking seperti kucing. 

Penderita sindrom ini juga memiliki wajah yang khas khususnya bagian mata, wajah bulat dan pada bagian rahang.

Lalu bagaimana cara mendiagnosis dan terapi yang dilakukan oleh penderita sindrom Cri du Chat?  

Diagnosis Sindrom Cri du Chat 

Sindrom cri-du-chat biasanya bisa langsung didiagnosis saat bayi lahir. Fisik bayi biasanya lebih kecil dibanding bayi normal yakni mereka memiliki dagu kecil, wajah bulat yang tak biasa, rahang kecil, dan hidung kecil. Sindrom Cri du chat sering didiagnosis saat lahir. Gejala pada bayi yang baru lahir bisa meliputi:

  • tangisan bernada tinggi, seperti kucing atau tangisan lemah
  • berat badan lahir rendah
  • kepala kecil
  • wajah bulat
  • jembatan hidung yang lebar dan rata
  • mata terpisah lebar
  • lipatan kulit di atas kelopak mata
  • kelainan langit-langit, seperti langit-langit yang sangat sempit dan tinggi
  • dagu kecil yang surut
  • malformasi telinga.

Pemeriksaan fisik

Perlu sejumlah pemeriksaan yang harus dilakukan. Dokter akan mendeteksi ada tidaknya tanda khas berupa tangisan bernada tinggi serta gejala unik lain. 

Misalnya, hernia inguinal, diastasis recti (terpisahnya otot di area perut), tonus otot yang lemah, dan fitur wajah khusus.

X-ray

Untuk mengetahui apa seorang anak menderita sindrom Cri du Chat, maka dokter juga akan melakukan pemeriksaan rontgen atau x-ray di kepala bayi.

Tujuannya untuk mendeteksi kemungkinan adanya kelainan pada bagian pangkal tengkorak. 

Analisis FISH 

Analisis fluorescence in situ hybridization (FISH) adalah tes kromosom menggunakan teknik khusus untuk membantu mendeteksi adanya bagian kromosom yang hilang. Jika ada anggota keluarga dengan riwayat sindrom cri du chat, dokter mungkin menyarankan Anda untuk melakukan uji genetik atau analisis kromosom saat masa kehamilan.

Melalui tes ini, dokter akan mengambil sampel kecil jaringan di luar kantung ketuban atau mengambil sampel cairan air ketuban.

Cara ini akan membantu dokter mencari apakah ada bagian kromosom 5 yang hilang dapat tampak pada pemeriksaan ini. 

Pengobatan sindrom Cri du Chat 

Mengenai cara menyembuhkan sindrom Cri du Chat sebenarnya hingga saat ini, belum ada cara mengobatinya. Namun, sejumlah penanganan yang dilakukan pada penderita bertujuan merangsang dan membantu anak untuk mencapai potensialnya. 

Adapun sejumlah pengobatan antara lain: 

Fisioterapi

Fisioterapi dilakukan menangani adanya keterlambatan, gangguan dan kelainan pada alat dan fungsi gerak pada anak-anak dari lahir sampai dengan remaja.

Pada penderita sindrom Cri du Chat, fisioterapi berguna untuk memperbaiki tonus otot yang buruk. 

Terapi okupasi 

Terapi okupasi dilakukan untuk melatih kemampuan penderita sindrom untuk melakukan aktivitas sehari-hari agar dapat beradaptasi. Terapi okupasi atau yang disebut dengan OT, dapat membantu orang dari segala kalangan usia ini berfokus pada membantu anak-anak yang berkebutuhan khusus untuk meningkatkan keterampilan kognitif, fisik, sensorik, dan motorik mereka dalam meningkatkan rasa percaya diri mereka. 

Terapi wicara

Keterlambatan berbicara menjadi tanda dan gejala sindrom ini. Untuk itu, penderitanya harus melakukan terapi wicara. 

Penggunaan cara komunikasi lain, seperti bahasa isyarat mungkin diperlukan bagi penderita ini.  

Apa yang harus dilakukan orang tua? 

Memiliki anak dengan sindrom Cri du Chat tentu tidak akan mudah. Beberapa anak hanya terpengaruh ringan, dan mencapai tonggak perkembangan mereka, seperti berjalan dan berbicara, pada usia biasa. 

Namun, mereka mungkin masih membutuhkan terapi wicara. Anak-anak lain sangat cacat secara intelektual, tidak dapat berjalan atau berbicara, dan menderita masalah kesehatan terkait dan masa hidup yang berkurang.

Untuk itu, diperlukan dukungan untuk orang tua dari anak-anak dengan sindrom cri du chat.   

Anda bisa bergabung komunitas sesama orang tua dengan sindrom ini. Jangan lupa untuk terus melakukan konsultasi demi tumbuh kembang anak. 

Apa Itu Retrograde Ejaculation?


Retrograde Ejaculation

Retrograde Ejaculation

Retrograde ejaculation merupakan kondisi dimana air mani tidak keluar melalui penis saat orgasme, namun masuk ke kandungan kemih. Meskipun mencapai klimaks seksual, jumlah air mani yang keluar sedikit atau tidak sama sekali ketika ejakulasi berlangsung.

Retrograde ejaculation juga disebut sebagai orgasme kering. Retrograde ejaculation tidak menimbulkan kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Kondisi tersebut bisa saja terjadi tanpa disadari. Pada umumnya, pria dewasa dapat menghasilkan antara 1,5 hingga 7,6 mL air mani, atau setara dengan setengah hingga satu sendok teh.

Walaupun tidak berbahaya bagi tubuh, retrograde ejaculation dapat menimbulkan masalah kesuburan pada pria. Pria yang mengalami retrograde ejaculation akan sulit untuk membuat pasangannya hamil. Jika seseorang mengalami retrograde ejaculation, mereka dapat mengikuti terapi kesuburan.

Gejala

Seseorang yang mengalami retrograde ejaculation akan menunjukkan gejala berikut:

  • Tidak mengeluarkan air mani atau mengeluarkan air mani dalam jumlah yang sedikit ketika mencapai orgasme.
  • Air kemih yang tampak lebih keruh setelah orgasme.
  • Kurangnya kesuburan (infertilitas).

Penyebab

Berikut adalah beberapa penyebab seseorang mengalami retrograde ejaculation:

  • Otot

Pria memiliki otot pada muara kandung kemih dimana bagian tersebut dapat berkontraksi dan mencegah air mani ke kandung kemih. Otot tersebut juga dapat mencegah air kemih supaya tidak mengompol.

Retrograde ejaculation bisa menyebabkan otot tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat air mani naik ke kandung kemih ketika seseorang melakukan ejakulasi. Masalah tersebut juga menyebabkan jumlah air mani keluar dalam jumlah yang sedikit atau tidak sama sekali.

  • Kerusakan saraf

Kerusakan saraf juga berpotensi memicu retrograde ejaculation. Kerusakan saraf dipengaruhi oleh penyakit tertentu seperti diabetes dan penyakit Parkinson.

  • Pembedahan

Pembedahan prostat dan kandung kemih merupakan prosedur medis yang lebih sering menyebabkan retrograde ejaculation. Selain itu, pembedahan kanker testis, kanker kolon, kanker rektum, dan operasi tulang belakang bagian bawah juga bisa menyebabkan kondisi yang sama.

  • Obat-obatan

Obat-obatan dapat menimbulkan berbagai efek samping pada tubuh, termasuk retrograde ejaculation. Contoh obat-obatan yang dapat menyebabkan retrograde ejaculation adalah obat pembesaran prostat, obat penurun tekanan darah tinggi, dan obat untuk mencegah depresi.

Jika Anda Mengalami Retrograde Ejaculation

Jika Anda mengalami retrograde ejaculation, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat retrograde ejaculation.
  • Daftar obat yang Anda gunakan (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan tertentu?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis yang meliputi:

  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi di area alat kelamin pasien baik atau tidak.

  • Tes urine

Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah Anda mengalami retrograde ejaculation atau tidak. Tes urine dilakukan dengan mengosongkan kandung kemih.

Pengobatan

Dokter dapat memberikan pasien penderita retrograde ejaculation obat-obatan yang diresepkan dokter seperti imipramine, midodrine, efedrin, brompheniramine, dan fenilefrin. Pengobatan gangguan saraf juga dapat diberikan jika retrograde ejaculation disebabkan oleh kondisi lain seperti diabetes.

Terapi kesuburan dapat dilakukan jika pasien mengalami masalah pada kesuburan di area alat kelamin.

Kesimpulan

Retrograde ejaculation merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena dapat mengurangi kesuburan pria dan tidak dapat membuat pasangannya hamil. Untuk mengatasi retrograde ejaculation, Anda dapat mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang retrograde ejaculation.

Mengenal Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL) dan Cara Mencegahnya

Mengenal Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL) dan Cara Mencegahnya

Posterior cruciate ligament (PCL) adalah ligamen terkuat pada sendi lutut Anda. Cedera posterior cruciate ligament (PCL) bisa terjadi apabila terjadi ketegangan, keseleo, atau robekan pada ligamen akibat kesalahan saat melakukan aktivitas fisik. 

Ligamen merupakan pita jaringan yang tebal dan kuat. Ligamen ini memiliki fungsi untuk menghubungkan satu tulang ke tulang lainnya. PCL terbentang sepanjang bagian belakang sendi lutut, dari bagian bawah tulang paha ke bagian atas tulang kaki bagian bawah. 

Penyebab dan gejala cedera posterior cruciate ligament (PCL)

Pada dasarnya, penyebab utama cedera posterior cruciate ligament (PCL) adalah trauma parah pada sendi lutut. Seringkali, cedera ini tidak hanya terkena ke PCL, tetapi juga mempengaruhi ligamen lain di sekitar sendi lutut. 

Cedera PCL juga bisa terjadi karena adanya pukulan pada lutut saat lutut dilipat atau ditekuk. Termasuk ketika Anda berolahraga atau terkena kecelakaan mobil. 

Intinya, segala jenis trauma pada sendi lutut, baik itu trauma parah maupun ringan, sama-sama bisa menyebabkan cedera PCL. Kondisi cedera PCL lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang sering melakukan olahraga ataupun pernah mengalami kecelakaan mobil.

Ketika Anda menderita cedera PCL, Anda akan merasakan beberapa gejala umum berupa: 

  • Nyeri lutut, khususnya di bagian belakang lutut
  • Kekakuan pada sendi lutut
  • Kesulitan berjalan
  • Ketidakstabilan di sendi lutut
  • Pembengkakan pada lutut

Menghindari cedera posterior cruciate ligament (PCL)

Sebenarnya, sulit untuk mencegah cedera posterior cruciate ligament (PCL). Karena, hal ini seringkali terjadi saat kecelakaan, baik itu kecelakaan mobil maupun kecelakaan saat berolahraga. Tentunya, Anda tidak bisa memprediksi kecelakaan yang akan terjadi pada diri Anda sendiri.

Akan tetapi, bukan berarti kondisi ini tidak bisa dihindari sama sekali. Anda tetap bisa menerapkan beberapa upaya pencegahan untuk mengurangi risiko cedera PCL. Upaya tersebut meliputi:

  • Menggunakan teknik keselarasan yang tepat ketika melakukan aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki
  • Olahraga untuk memperkuat otot bagian atas dan bawah untuk menstabilkan sendi
  • Berhati-hati saat berolahraga, khususnya olahraga yang rentan cedera, seperti sepak bola dan tenis
  • Melakukan peregangan secara teratur untuk mempertahankan rentang gerak yang baik pada persendian

Lakukan cara-cara di atas sebagai upaya pencegahan, supaya Anda bisa menurunkan risiko cedera PCL. 

Upaya mengobati cedera posterior cruciate ligament (PCL) di rumah

Pengobatan untuk cedera PCL biasanya akan ditentukan oleh dokter, tergantung tingkat keparahan dan kondisi pada masing-masing pasien. Upaya pengobatan umumnya meliputi terapi fisik, penggunaan obat-obatan, serta operasi pada kasus yang cukup parah. 

Selain melakukan metode pengobatan dari dokter, Anda juga bisa mendukung proses penyembuhan dengan melakukan upaya perawatan sendiri di rumah. Berikut ini perawatan rumahan yang bisa dilakukan untuk cedera posterior cruciate ligament (PCL):

  • Istirahat yang cukup

Ligamen yang mengalami kerusakan memerlukan waktu untuk bisa pulih. Selama proses pemulihan, jangan melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat. Tubuh Anda memerlukan istirahat yang cukup untuk bisa mendukung penyembuhan. 

  • Melindungi area yang cedera

Sebaiknya, lindugi area lutut yang terkena cedera PCL. Misalnya dengan menggunakan kruk untuk berjalan, supaya kaki yang cedera tidak perlu digunakan dulu untuk sementara waktu. 

  • Kompres es

Kompres sendi lutut yang mengalami cedera dengan es selama 20-30 menit. Lakukan setiap 3-4 jam sekali selama kurang lebih 2-3 hari. Lakukan upaya di atas untuk mendukung penyembuhan cedera posterior cruciate ligament (PCL) yang lebih maksimal. Ikuti anjuran dari dokter mengenai langkah-langkah lain yang perlu Anda lakukan di rumah.

Transient Ischaemic Attack

Transient Ischaemic Attack

Transient Ischaemic Attack (TIA) merupakan penyakit stroke yang terjadi dalam waktu yang singkat. Kondisi tersebut dapat terjadi selama beberapa menit. Kondisi tersebut terjadi karena penyumbatan suplai darah ke otak.

Ada dua faktor yang dapat menyebabkan penyumbatan suplai darah ke otak, yakni aterosklerosis (timbunan lemak di pembuluh darah) dan trombosis (pembekuan darah).

Aliran darah yang tersumbat akan mengurangi oksigen dan nutrisi otak. Karena kondisi tersebut, sel-sel otak mati dan menyebabkan stroke ringan.

Pada umumnya, seseorang yang mengalami TIA tidak mengalami kerusakan permanen. Namun, kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko stroke. Stroke ringan bisa menjadi sebagai peringatan bahwa manusia perlu memperhatikan kondisi jantung setiap saat.

Gejala

TIA bisa terjadi secara tiba-tiba. Seseorang yang mengalami TIA akan mengalami gejala awal seperti stroke berupa:

  • Sakit kepala berat.
  • Pusing.
  • Kesulitan dalam berbicara dan memahami perkataan orang lain.
  • Kebutaan (baik pada salah satu maupun kedua mata).
  • Kehilangan keseimbangan.
  • Lemas, mati rasa, atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh.

Gejala utama TIA ditentukan oleh FAST (Fast-Arms-Speech-Time). Berikut adalah penjelasan tentang FAST:

  • Face

Salah satu cara untuk mengetahui bahwa seseorang mengalami TIA adalah wajahnya menurun sebelah.

  • Arms

Cara lain untuk mengetahui TIA adalah orang tersebut tidak dapat mengangkat atau menahan dengan kedua tangan karena lemah atau mati rasa pada salah satu sisi.

  • Speech

TIA menyebabkan seseorang kesulitan berbicara atau tidak bisa berbicara sama sekali.

  • Time

Seseorang yang mengalami gejala stroke perlu bertemu dengan dokter secepatnya.

Penyebab

TIA disebabkan oleh penyumbatan pada salah satu pembuluh darah ke otak. Penyumbatan tersebut bisa disebabkan oleh gumpalan darah, lemak, atau gelembung udara pada pembuluh darah.

Faktor Risiko

Berikut adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko TIA:

  • Usia lebih dari 60 tahun.
  • Kadar kolesterol tinggi.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Diabetes.
  • Obesitas.
  • Merokok.
  • Mengkonsumsi alkohol.
  • Fibrilasi atrium (detak jantung yang bergerak secara tidak teratur).

Jika Anda Ingin Bertemu dengan Dokter

Jika Anda mengalami Transient Ischaemic Attack, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang berkaitan dengan Transient Ischaemic Attack.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat Transient Ischaemic Attack.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Seberapa parah gejala tersebut Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki kebiasaan tertentu?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis seperti:

  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeriksa kondisi tubuh pasien, untuk mengetahui apakah pasien mengalami masalah lain seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

  • CT scan dan X-ray

CT scan dan X-ray dilakukan untuk menunjukkan kondisi otak secara mendetail.

  • MRA

MRA (magnetic resonance angiography) dilakukan untuk mengevaluasi pembuluh darah pada otak dan leher.

  • Ekokardiografi

Ekokardiografi dilakukan untuk mengetahui struktur jantung pasien.

Pengobatan

Berikut adalah cara-cara untuk mengobati Transient Ischaemic Attack:

  • Obat-obatan

Contoh obat-obatan yang dapat digunakan pasien adalah obat penurun kolesterol dan obat penurun tekanan darah.

  • Prosedur medis

Prosedur medis yang dapat dilakukan pasien adalah angioplasti dan endarterektomi karotid. Angioplasti dilakukan dengan melebarkan pembuluh darah yang tersumbat. 

Endarterektomi karotid perlu dilakukan jika arteri leher (karotid) pasien menyempit. Penyempitan terjadi karena adanya timbunan lemak. Endarterektomi karotid dilakukan dengan mengangkat plak aterosklerotik.

Pencegahan

Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah TIA:

  • Jangan merokok.
  • Jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi secara berlebihan.
  • Batasi penggunaan garam.
  • Berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Transient Ischaemic Attack merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya kemungkinan untuk mengalami stroke. Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dapat melakukan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang Transient Ischaemic Attack, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.