Efek Samping dan Tips Konsumsi Daun Seribu

Daun seribu atau juga dikenal dengan Achillea millefolium sudah digunakan berabad-abad dalam dunia pengobatan tradisional. Tanaman ini bahkan disebut dengan yarrow plants, memiliki khasiat yang tak hanya sekadar mitos. Di balik bentuknya yang indah manfaat daun seribu sangat baik untuk kesehatan tubuh seseorang yang mengonsumsinya.

Daun ini menjadi salah satu tanaman tertua dengan banyak manfaat yang sudah terbukti pada manusia, meski demikian sebagia masyarakat justru memanfaatkan daun ini untuk memasak sayuran. Daun ini berasal dari wilaya Eurasia dan Amerika Utara, terutama ditemukan di seluruh zona beriklim sedang di belahan bumi utara dan tingkat lebih rendah di belahan bumi selatan.

Manfaat Daun Seribu

  1. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Daun ini terkenal dengan kemampuannya untuk menyembuhkan luka, bahkan dalam mitos Yunani disebut dapat mempercepat proses penyembuhan luka cukup dengan hanya mengoleskan daun ini pada luka.

Selain itu, dapat pula untuk menyembuhkan sakit atau nyeri gigi hanya dengan mengoleskan daun yang segar ke gigi. Manfaat lain untuk penyembuhan luka adalah untuk mengurangi peradangan di berbagai bagian tubuh, termasuk gejala radang sendi, asam urat dan sindrom iritasi yang terjadi pada usus besar.

  • Turunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Daun seribu mengandung flavonoid yang efeknya telah dievaluasi pada pasien dengan penyakit alzheimer. Efek ini memberi keuntungan yang diberi dari senyawa luteolin dan bahkan menjadi banyak perbincangan selama beberapa tahun terakhir. Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa luteolin mampu menghambat gangguan memori.

Dan menghalangi penurunan rangsang pada sel syaraf, selain itu apigenin dalam dosis 40 mg per kg yang digunakan pada penelitian menunjukkan kemampuan memperbaiki kerusakan dan meredakan serta mencegah pembentukkan plak pada pembuluh darah di otak.

  • Turunkan Risiko Stroke

Daun seribu berpengaruh menurunkan risiko stroke, mencegah cedera otak iskemik yang diakibatkan penyumbatan dan peradangan saraf, ditunjukkan lewat penelitian pada tikus. Manfaat ini didapat dari asupan makanan yang tinggi dari dua flavonoid, letuolin dan kaempferol berhasil menurunkan risiko stroke.

Selain itu, penelitian lain menyebut jika senyawa luteolin sebanyak lima dan 10 mg per kg mampu mengurangi fungsi sel saraf, menurunkan kerusakan jaringan otak dan menekan pembengkakan. Laporan terbaru menyebutkan jika apigenin yang terkandung pada daun ini memiliki efek pelindung saraf di jalur sel saraf utama.

  • Kurangi Kejang Pasien Epilepsi

Daun seribu juga mengandung hidro-alkohol, dalam sebuah penelitian telah dibuktikan manfaatnya yang mampu menurunkan tingkat keparahan kejang pada hewan yang menderita epilepsi. Pemberian luteolin secara oral sebanyak 50 atau 100 mg per kg selama sehari mampu menekan intensitas dan durasi kejang pada tikus.

  • Kurang Gejala Depresi

Senyawa flavonoid dan alkaloid yang terkandung dalam daun ini diklaim mampu meredakan gejala depresi dan kecemasan. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa alkaloid mampu mengurangi keluarnya hormon kortikosteron, hormon yang keluar ketika manusia mengalami stres kronis.

Penelitian lain menyebutkan jika minyak esensial dari daun seribu yang dikonsumsi secara oral pada tikus bisa mengurangi kecmasan. Selain itu juga mendorong aktivitas mental dan fisik setiap hari, meski demikian manfaat ini masih memerlukan penelitan lebih lanjut.

Manfaat daun seribu lain dan berpotensi menjaga kesehatan tubuh seseorang adalah meningkatkan kekebalan tubuh, mengatur gula darah pada diabetes, melindungi hati dan kantong empedu, merangsang menstruasi, membantu tidur, mengobati wasir dan meredakan demam serta mempercepat buang air kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *