Efek Samping Terapi Uap yang Perlu Diketahui

Efek Samping Terapi Uap yang Perlu Diketahui

Steam inhalation atau juga disebut dengan terapi uap merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan pada sistem pernapasan. Pada umumnya dokter menganjurkan ini sebagai penanganan common cold karena dinilai bisa melegakan pernapasan. Meski demikian, ternyata praktik ini tidak sejalan dengan bukti klinis yang ada.

Common cold merupakan penyakit yang sering ditemukan dalam praktik kedokteran sehari-hari, setiap orang dari seluruh usia mengalami kondisi ini lebih dari satu kali. Kondisi ini disebabkan karena infeksi virus dan pada umumnya melibatkan saluran pernapasan atas. Common cold merupakan penyakit self-limiting sehingga terapi yang dibutuhkan hanya terapi suportif.

Efek Samping Terapi Uap

Dalam salah satu studi di 3 pusat luka bakar yang dilakukan di Belanda menunjukkan bahaya yang dapat ditimbulkan dari inhalasi uap panas. Sekitar 3 orang per tahun mengalami luka bakar karena melakukan terapi inhalasi uap panas dan bahkan sampai membutuhkan cangkok kulit atau skin grafting.

Luka bakar yang muncul tak jarang terjadi pada daerah vital seperti suprapubik dan genitalia, kondisi ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang fatal dan memerlukan biaya medis jauh lebih besar ketimbang dengan biaya terapi common cold itu. Beberapa kondisi yang dilaporkan terjadi pada terapi ini seperti iritasi hidung, rasa tidak nyaman, pusing dan suhu panas.

Dalam British Journal of General Practice menganjurkan untuk tidak melakukan terapi ini karena berisiko menimbulkan luka bakar dan tidak diterima oleh pasien. Pasien bisa melakukan alternatif dengan metode yang lebih aman, seperti menghirup uap dari gelas berisi air panas atau menghirup uap dari air panas di kamar mandi.

Manfaat Terapi

Perlu diketahui jika terapi ini bukanlah obat dari infeksi yang diakibatkan bakteri, meski demikian steam inhalation dapat menjadi pilihan untuk meredakan gejala dan membuat tubuh terasa lebih baik. Berikut ini beberapa manfaat dari terapi menggunakan uap yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah.

  • Redakan Iritasi

Batuk dengan hidung berair bisa terjadi karena munculnya peradangan di pembuluh darah sinus, infeksi saluran pernapasan atas akut juga menyebabkan pembuluh darah mengalami iritasi. Ketika uap air yang lembab dan hangat dihirup, iritasi ini bisa berbeda. Pembuluh darah di saluran pernapasan yang bengkak bisa membaik.

  • Mengencerkan Dahak

Menghirup uap ari bisa membantu mengencerkan lendir pada sinus sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Kondisi ini membuat pernapasan menjadi kembali normal, bisa terasa sangat membantu khususnya ketika tubuh dalam kondisi sedang melawan virus.

  • Redakan Gejala Sinus Kronis

Uji coba klinis membuktikan pengaruh terapi ini dalam mengobati gejala sinus kronis, namun studi ini tidak melihat bahwa steam inhalation bermanfaat untuk semua gejala infeksi sinus, tetapi lebih kepada sakit kepala saja.

  • Asma

Merupakan kondisi di mana saluran pernapasan menyempit dan membengkak, hingga memproduksi lendir berlebih. Kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas dan menimbulkan gejala seperti batuk dan mengi. Terapi di atas diklaim mampu meredakan gejala yang ditimbulkan penyakit ini dan membuat penderita lebih baik.

Keamanan Terapi Uap

Terapi ini aman dilakukan jika sesuai dengan prosedur, meskipun selalu ada kemungkinan adanya cedera jika kurang waspada. Selalu pastikan untuk tetap berhati-hati dan tidak kontak langsung dengan air panas, selain itu lakukan terapi uap di ruangan yang tidak terakses oleh anak-anak atau hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *