Erythromycin

erythromycin

Erythromycin merupakan jenis obat yang dapat mengatasi infeksi bakteri pada tubuh manusia seperti infeksi saluran pernafasan dan infeksi kulit. Merek-merek obat erythromycin yang ada di Indonesia adalah Dothrocyn, Erysanbe, Narlecin, dan Trovilon.

Kegunaan Obat Erythromycin

Obat erythromycin merupakan salah satu obat yang dikategorikan sebagai obat antibiotik makrolida. Obat tersebut bekerja dengan membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhan di dalam tubuh manusia.

Kemasan Obat Erythromycin

Obat erythromycin dapat diperoleh melalui resep dokter karena obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati. Obat tersebut tersedia baik dalam kemasan tablet maupun kapsul dan dapat digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa.

Dosis Obat Erythromycin

Jika Anda ingin menggunakan obat erythromycin, Anda perlu pahami bahwa obat tersebut dapat menimbulkan reaksi yang berbeda bagi setiap orang. Oleh karena itu, berikut adalah dosis yang sebaiknya digunakan jika pasien mengalami kondisi berikut:

  • Infeksi saluran pernafasan dan kulit

Jika pasien mengalami kondisi tersebut, maka dosisnya sebanyak 1 hingga 2 gram setiap hari (khusus pasien dewasa). Jika pasien merupakan anak-anak, maka dosisnya sebanyak 30 hingga 50 mg/kg setiap hari. Jika usia pasien di bawah 2 tahun, maka dosisnya sebanyak 500 mg setiap hari. Jika usia pasien di antara 2 hingga 8 tahun, maka dosisnya sebanyak 1 gram setiap hari.

  • Infeksi berat

Jika pasien mengalami kondisi tersebut, maka dosisnya sebanyak 15 hingga 20 mg/kg setiap hari (khusus pasien dewasa). Jika pasien merupakan anak-anak, maka dosisnya sebanyak 12,5 mg/kg yang dikonsumsi 4 kali setiap hari.

Efek Samping Obat Erythromycin

Sama seperti obat lain, obat erythromycin juga dapat menimbulkan efek samping berupa sakit perut, diare, mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan. Pasien juga bisa mengalami efek samping yang lebih serius (walaupun jarang terjadi) berupa:

  • Artikulasi bicara yang tidak jelas.
  • Gangguan pendengaran.
  • Kelemahan otot.

Jika kondisi pasien memburuk atau pasien mengalami efek samping lain, pasien perlu hubungi dokter supaya kondisinya dapat ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Jika Anda mengalami efek samping karena menggunakan obat erythromycin dan ingin bertemu dokter, pastikan Anda tidak lupa untuk beritahu dokter jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Kehamilan dan menyusui.
  • Penyakit otot.
  • Penyakit ginjal.
  • Kerusakan hati.

Anda sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat erythromycin jika Anda mengalami kondisi medis berikut:

  • Hipersensitivitas terhadap obat antibiotik makrolida lain seperti azitromisin.
  • Menerima astemizole dan primozide.

Interaksi dengan Obat Lain

Selain kondisi, Anda juga perlu pahami bahwa obat erythromycin dapat menimbulkan kondisi lain pada tubuh Anda jika dikonsumsi dengan obat lain. Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter tentang dosis obat yang sebaiknya digunakan. Dokter mungkin akan mengurangi dosis obat erythromycin untuk menjaga kondisi Anda. Berikut adalah obat-obatan yang sebaiknya tidak Anda gunakan:

  • Antikoagulan oral

Jika Anda menggunakan obat tersebut dengan obat erythromycin, maka Anda bisa mengalami peningkatan pendarahan.

  • Cimetidine

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat erythromycin, maka Anda bisa mengalami peningkatan efektivitas eritromisin.

  • Teofilin

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat erythromycin, maka Anda bisa mengalami penurunan efektivitas eritromisin.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda melakukannya, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat erythromycin dapat mengatasi infeksi pada tubuh manusia. Meskipun demikian, obat tersebut dapat menimbulkan efek samping dan tidak dapat digunakan dengan obat-obatan tertentu secara bersamaan. Untuk informasi lebih lanjut tentang obat erythromycin atau infeksi bakteri pada tubuh, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *