Inilah Alasan Kenapa Ibu Hamil Sering Mual?

Kenapa ibu hamil sering mual berkaitan dengan hormon kehamilan dan kekurangan vitamin B6

Mual saat hamil merupakan hal yang wajar terjadi, akan tetapi hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab mual yang terjadi saat hamil. Kenapa ibu hamil sering mual bisa terjadi karena adanya beberapa kemungkinan yang merupakan gabungan dari perubahan fisik dan hormon yang terjadi pada perempuan selama masa kehamilan.

Kondisi setiap ibu hamil memang tidak selalu sama, tetapi perihal mual ini hampir dialami oleh semua ibu hamil. Hanya kurang dari 20 persen ibu hamil saja yang tidak mengalami mual ketika melewati masa kehamilan. Mual saat hamil atau yang lebih sering dikenal sebagai morning sickness umumnya terjadi saat kehamilan mulai memasuki usia 6 minggu dan akan berakhir saat usia 12 minggu. 

Walau penyebab pasti dari gejala morning sickness belum diketahui, berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi pemicu dari rasa mual yang muncul saat hamil.

  1. Kadar hormon estrogen

Kadar estrogen akan meningkat hingga 100 kali lebih tinggi ketika hamil. Maka dari itu kondisi inilah yang menjadi pemicu dari kenapa ibu hamil sering mual. 

  1. Kadar hormon progesterone

Selain kadar estrogen, kadar progesteron juga akan meningkat saat hamil. Hal ini akan membantu mengencangkan otot – otot rahim untuk mencegah kelahiran prematur dan juga mendorong pertumbuhan kelenjar penghasil susu di payudara selama kehamilan. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kadar progesteron ini diduga memicu berbagai gejala sindrom pramenstruasi, seperti mual, nyeri payudara, kembung, dan perubahan suasana hati (mood swing)

  1. Masalah pada lambung

Saat produksi progesteron meningkat, kondisi ini bisa memberikan dampak yang kurang baik pada esofagus bagian bawah. Bagian ini berhubungan dengan katup ke lambung yang juga akan terkena imbasnya. Ketika kedua bagian ini mengalami sedikit masalah, hal ini bisa memicu rasa mual.

  1. Hipoglikemia

Hipoglikemia atau gula darah rendah juga diduga bisa menjadi penyebab mual saat hamil. Hipoglikemia terjadi ketika tidak ada cukup glukosa atau gula dalam darah. Akibatnya, akan muncul berbagai gejala seperti mual, berkeringat, pusing, wajah pucat, dan denyut jantung semakin cepat. Hipoglikemia kerap terjadi pada ibu hamil karena plasenta menguras energi dari tubuh ibu karena makanan yang masuk juga dibagi dua dengan janin.

  1. Sensitivitas tubuh yang meningkat

Selama kehamilan, biasanya wanita cenderung memiliki bagian otak yang lebih sensitif dibandingkan dengan saat tidak sedang hamil. Artinya, otak cenderung merespons hormon dan pemicu mual lainnya dengan cepat. Hal itulah yang diduga kuat merangsang mual secara berlebihan. Jika Anda memiliki perut yang lebih sensitif, Anda cenderung mengalami mual dan muntah yang lebih parah saat hamil. Selain perut, indra penciuman juga biasanya cenderung jauh lebih sensitif dari biasanya. Akibatnya, banyak ibu hamil yang bahkan hanya mencium bau tubuh suaminya saja akan merasa mual.

  1. Kekurangan vitamin B6

Dilansir dari laman Pregnancy birth and baby, kekurangan vitamin B6 di dalam tubuh diduga bisa memicu rasa mual. Pasalnya, vitamin B6 memiliki berbagai peran penting dalam tubuh mulai dari mengobati anemia, mencegah risiko penyakit jantung, menurunkan kolesterol tinggi hingga mengurangi morning sickness.

  1. Stress

Stress bisa memicu gangguan pencernaan. Akibatnya, tidak heran jika mual cenderung memburuk saat stress menyerang. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak terlalu stress saat hamil agar rasa mual berkurang dan kondisi jiwa pun tetap sehat.

Beberapa kondisi di atas bisa menjadi pemicu atau pun penyebab kenapa ibu hamil sering mual terutama pada trimester pertama. Umumnya, kondisi seperti ini wajar terjadi tetapi jika sudah memasuki mual parah perlu diwasapadai dan segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *