Memilih Rekomendasi Cleansing Oil sebagai Pembersih Wajah


rekomendasi cleansing oil

Ada banyak sekali produk perawatan kulit yang bisa digunakan untuk membersihkan wajah. Salah satu yang paling umum digunakan adalah cleansing oil. Karena ada banyak sekali brand yang menghadirkan produk ini, mungkin Anda kesulitan untuk menentukan rekomendasi cleansing oil.

Ketika akan memilih cleansing oil, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya adalah mempertimbangkan jenis kulit serta bahan dasar yang digunakan sebagai pembuatan cleansing oil tersebut.

Cara memilih rekomendasi cleansing oil

Pertama-tama, coba kenali dulu jenis kulit Anda. Apakah kulit Anda normal, kering, berminyak, atau justru sensitif. Setiap jenis kulit perlu dirawat dengan bahan-bahan yang berbeda.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki kulit yang sensitif dan rentan berjerawat, rekomendasi cleansing oil yang bisa digunakan adalah yang bersifat non-komedogenik. Artinya, jenis cleansing oil ini tidak akan menyebabkan penyumbatan di pori-pori, sehingga jerawat tidak akan menjadi semakin parah.

Dalam produk cleansing oil, Anda mungkin sering melihat adanya bahan-bahan alami yang ditekankan sebagai bahan utama pembuatan. Umumnya, bahan alami yang dijadikan sebagai bahan dasar cleansing oil antara lain:

  • Minyak zaitun
  • Minyak almond 
  • Minyak biji anggur
  • Minyak bunga matahari
  • Minyak jojoba
  • Minyak argan
  • Minyak alpukat

Minyak-minyak di atas adalah bahan minyak yang sering digunakan. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya produk cleansing oil yang menggunakan bahan dasar lain selain yang sudah disebutkan. 

Bagaimana cara kerja cleansing oil?

Sekilas, cleansing oil mungkin terlihat serupa dengan produk pembersih kulit lainnya, seperti sabun muka ataupun micellar water. Akan tetapi, perlu diketahui, ada perbedaan dari fungsi cleansing oil yang tidak ditemukan di produk pembersih lainnya.

Bahan minyak nabati alami yang dijadikan sebagai bahan dasar cleansing oil bisa bekerja sebagai pelindung kulit. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian. Selain itu, komponen dalam kandungan minyak yang bisa memberikan manfaat bagi kulit terdiri atas:

  • Trigliserida
  • Antioksidan
  • Senyawa fenolik
  • Asam lemak bebas
  • Fosfolipid

Dari komponen-komponen tersebut, cleansing oil akan berkontribusi bagi kesehatan kulit dengan cara:

  • Bekerja sebagai proses anti-kanker
  • Berperan sebagai antimikroba
  • Berperan sebagai antiinflamasi
  • Mendukung proses aktivitas antioksidan untuk menangkal radikal bebas
  • Memberikan perlindungan tambahan pada kulit
  • Menyembuhkan luka

Cara kerja yang telah disebutkan di atas adalah cara kerja cleansing oil secara umum. Setiap cleansing oil mungkin bisa memiliki cara kerja yang berbeda-beda, tergantung bahan dasar yang digunakan.

Sebaiknya, pilihlah rekomendasi cleansing oil sesuai dengan kondisi kulit Anda. Hal ini penting untuk menghindari kemunculan efek samping yang tidak diinginkan.

Rekomendasi pemakaian cleansing oil untuk membersihkan wajah

Untuk membersihkan wajah dengan maksimal, gunakanlah rekomendasi cleansing oil sesuai kondisi kulit. Setelah itu, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Menuangkan 1-2 sendok teh cleansing oil di telapak tangan
  • Oleskan seluruh minyak secara merata ke kulit wajah Anda
  • Pijat lembut kulit yang sudah dioleskan oleh minyak menggunakan ujung jari
  • Biarkan minyak di wajah selama 1-2 menit untuk mengangkat kotoran dan bekas riasan wajah dengan maksimal
  • Gunakan kain yang sudah dibasahi dengan air hangat untuk membersihkan wajah dari minyak
  • Jika ingin minyak tetap menempel di kulit, bilas wajah dengan air hangat

Jika Anda melakukan cara-cara di atas, Anda bisa mendapatkan hasil maksimal dari pemakaian cleansing oil. Carilah rekomendasi cleansing oil yang sesuai untuk kebutuhan Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *