Ada Benjolan di Daun Telinga? Mungkin Ini Penyebabnya

Pernahkah Anda merasakan adanya benjolan di daun telinga? Kalau iya, benjolan itu bisa jadi adalah kista atau earlobe cyst. Sekilas, benjolan ini terkesan seperti jerawat, tapi berwarna kemerahan dan tidak memiliki mata seperti jerawat.

benjolan

Pada dasarnya, memiliki benjolan atau kista di sekitar daun telinga adalah kondisi yang sangat umum. Biasanya, Anda tidak perlu menjalani perawatan khusus untuk mengobati benjolan ini.

Akan tetapi, jika benjolan tak pernah hilang dan menimbulkan rasa nyeri, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Bagaimana benjolan di daun telinga bisa tumbuh? 

Kista adalah sekantong jaringan yang berisi cairan, udara, atau zat lain. Kista bisa terbentuk pada lapisan kulit paling dalam ketika sel-sel kulit tidak berkembang biak dengan sempurna, melainkan mengelupas.

Kista pada daun telinga dikenal juga dengan kista epidermoid. Kondisi ini juga bisa terjadi pada kulit kepala, ketika folikel rambut atau kelenjar minyak mengalami kerusakan. 

Tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan seseorang mengalami pertumbuhan kista. Sebagian besar pasien yang menderita kondisi ini memiliki riwayat orang tua dengan kondisi serupa.

Jadi, bisa dikatakan kista terjadi karena faktor genetik. Meski begitu, banyak juga pasien kista yang mengalami pertumbuhan kista dengan sendirinya tanpa ada alasan tertentu. 

Umumnya, pria memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami kista. Selain itu, faktor resiko kista yang memicu benjolan di daun telinga adalah: 

  • Sudah melewati usia pubertas
  • Memiliki kondisi genetik tertentu, salah satunya sindrom Gardner
  • Pernah mengalami cedera pada kulit 
  • Memiliki riwayat berjerawat yang parah

Apa yang harus dilakukan saat ada benjolan di daun telinga?

Kista atau benjolan di daun telinga sebenarnya tidak berbahaya. Seiring berjalannya waktu, benjolan ini dapat hilang dengan sendirinya.

Benjolan bisa semakin membesar, tapi tetap bisa menghilang tanpa memerlukan perawatan khusus. Terkadang, untuk proses diagnosa, dokter mungkin akan mengambil sampel dari kista di daun telinga Anda untuk diuji di laboratorium.

Dalam beberapa kasus, kista yang membesar akan menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Bila hal ini terjadi, maka Anda perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan perubahan warna pada benjolan. Bila warnanya mulai berubah, bisa jadi terjadi infeksi pada kista tersebut. 

Bila dokter menyimpulkan bahwa Anda perlu menjalani pengobatan, Anda akan menerima perawatan dengan prosedur pengangkatan kista. Langkah ini dilakukan dengan proses pembiusan terlebih dahulu, lalu diikuti dengan membuat sayatan di sekitar daun telinga untuk mengangkat kista.

Terkadang, sebelum kista membesar, dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi. Untuk meredakan pembengkakan dan inflamasi, Anda juga mungkin akan menerima suntikan steroid. 

Bolehkah memecahkan kista daun telinga di rumah? 

Kista di daun telinga memang terlihat seperti jerawat. Tapi, benjolan kista sebaiknya tidak dipecahkan sendiri di rumah.

Biasanya, kista tidak memiliki mata seperti jerawat. Lokasi mata akan berada sangat jauh di bawah lapisan kulit yang paling dalam. Berusaha untuk memecahkannya seperti jerawat hanya akan membuat Anda merasa nyeri dan membuat benjolan semakin bengkak serta memerah.

Karena itu, jangan pernah mencoba untuk memecahkan benjolan di daun telinga sendiri di rumah. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Anda hanya perlu bersabar sampai kista benar-benar menghilang. 

Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Binge Eating Disorder

Binge eating disorder merupakan sebuah gangguan makan serius di mana Anda sering mengonsumsi makanan dalam jumlah yang besar dan tidak mampu berhenti makan. Hampir setiap orang pernah makan berlebih, terutama saat hari raya atau acara spesial tertentu. Namun, bagi sebagian orang, makan berlebih yang tidak bisa dikontrol dan menjadi sebuah hal rutin disebut binge eating disorder. Saat Anda memiliki kondisi ini, Anda akan merasa malu dan bersumpah untuk berhenti. Namun, ada rasa kompulsif yang tidak bisa ditolak bahwa Anda ingin terus makan. Artikel ini akan membahas gangguan makan ini dengan lebih mendetail.

Gejala

Kebanyakan orang dengan binge eating disorder memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. Selain itu, tanda-tanda dan gejala perilaku serta emosi binge eating disorder di antaranya adalah:

  • Makan makanan dalam jumlah sangat banyak dalam waktu tertentu, misalnya setiap dua jam sekali
  • Makan meskipun Anda kenyang dan tidak lapar serta makan dengan cepat saat episode “binge” terjadi
  • Sering makan seorang diri dan sembunyi-sembunyi, serta makan hingga Anda benar-benar kenyang dan tidak nyaman
  • Merasa depresi, jijik dengan diri sendiri, malu, bersalah, serta sedih akibat kebiasaan makan Anda
  • Sering diet namun tidak dapat menurunkan berat badan

Berbeda dengan orang yang memiliki kasus bulimia, mereka yang menderita binge eating disorder tidak melakukan olahraga berlebih atau menggunakan obat pencahar untuk membuang kalori berlebih. Mereka biasanya mencoba untuk diet dan makan makanan yang normal. Namun, batasan diet malah membuat seseorang bertambah “binge eating”. Tingkat keparahan binge eating disorder seseorang tergantung pada seberapa sering aktivitas makan berlebih tersebut terjadi.

Penyebab dan faktor risiko

Penyebab binge eating disorder hingga saat ini belum diketahui. Namun genetik, faktor biologi, diet jangka panjang, dan ganguan psikologis dapat meningkatkan risiko Anda menderita binge eating disorder. Selain itu, binge eating disorder lebih lazim dijumpai terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria, meskipun semua orang tidak peduli usia dapat menderita kondisi ini. Binge eating disorder juga biasanya berawal saat seseorang berada pada usia akhir rejama atau awal 20an. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda menderita binge eating disorder di antaranya adalah:

  • Riwayat keluarga. Ada kemungkinan Anda menderita binge eating disorder apabila orangtua atau saudara memiliki gangguan makan serupa. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa gen bawaan atau turunan dapat meningkatkan risiko menderita gangguan makan.
  • Diet. Banyak orang yang menderita binge eating disorder memiliki riwayat diet. Diet atau membatasi kalori di siang hari dapat memicu rasa ingin makan banyak, terutama apabila Anda memiliki tanda-tanda atau gejala depresi.
  • Gangguan psikologi. Banuak orang yang memiliki binge eating disorder memiliki perasaan negatif terhadap diri mereka sendiri dan kemampuan atau ketrampilan serta pencapaian yang mereka dapatkan. Pemicu binge eating di antaranya adalah stres, citra diri yang buruk, dan ketersediaan makanan favorit.

Anda dapat mengembangkan masalah fisik dan psikologi yang berhubungan dengan binge eating disorder. Komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh gangguan ini di antaranya adalah kualitas hidup yang buruk, kesulitan melakukan pekerjaan, kehidupan sosial dan pribadi yang buruk, isolasi sosial, obesitas, serta beberapa kondisi medis yang berhubungan dengan obesitas, seperti gangguan persendian, penyakit jantung, diabetes tipe 2, GEERD, dan gangguan pernapasan yang berhubungan dengan tidur. Sementara itu, gangguan psikriatis yang sering dihubungkan dengan binge eating disorder di antaranya adalah depresi, gangguan bipolar, kecemasan, dan gangguan penggunaan zat-zat terlarang.

Sesak Napas Malam Hari? Mungkin Ini Penyebabnya

Pernahkah Anda mengalami sesak napas menjelang atau saat tidur di malam hari? Hal ini mungkin bisa terjadi pada siapa saja, namun ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan sesak napas malam hari.

Sesak napas merupakan kondisi yang ditandai dengan kesulitan atau adanya rasa tidak nyaman saat bernapas. Anda mungkin merasakan sesak pada area dada atau merasa tidak menghirup udara yang cukup.

Bila hal ini terjadi pada malam hari, Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk tidur. Hal ini bisa berdampak pada kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Karena itu, sebaiknya ketahui penyebab sesak napas yang Anda alami dan lakukan upaya pengobatannya.

Hal-hal yang menyebabkan sesak napas malam hari dan cara mengatasinya

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan sesak napas malam hari. Biasanya, kondisi ini dipengaruhi oleh kondisi kesehatan lain yang Anda alami.

Berikut ini beberapa faktor yang mungkin menyebabkan kondisi Anda dan cara mengatasinya:

  • Obesitas

Orang-orang dengan berat badan berlebih atau obesitas cenderung mengalami kesulitan bernapas saat berbaring. Hal ini bisa terjadi karena adanya beban berlebih yang menekan area perut.

Tekanan tersebut secara tidak langsung berpengaruh pada ketidakmampuan paru-paru untuk menggembung dengan sempurna.

Bila hal ini terjadi, cara paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan menurunkan berat badan. Lakukanlah diet sehat secara rutin dengan mengonsumsi makanan rendah kalori, lalu diimbangi dengan olahraga teratur.

  • Alergi

Percaya atau tidak, alergi juga bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan seseorang mengalami sesak napas malam hari. Beberapa orang memiliki gejala alergi berupa kesulitan bernapas, dan hal ini seringkali menjadi semakin memburuk di malam hari.

Beberapa faktor yang memicu alergi mungkin berasal dari lingkungan tempat tidur Anda, seperti debu atau bulu hewan peliharaan yang tertinggal di kasur. Hal-hal tersebut bisa saja memicu reaksi alergi berupa sesak napas.

Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan membersihkan area tempat tidur sesering mungkin. Tanpa Anda sadari, benda-benda di kamar mungkin bisa menjadi sarang debu dan kotoran pemicu alergi, seperti karpet, sarung bantal, kipas angin, dan lain sebagainya.

  • Gangguan panik dan kecemasan

Gangguan kecemasan dan panik merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang menyerang beberapa orang. Penderitanya terkadang mengalami serangan panik secara tiba-tiba di malam hari, menimbulkan rasa takut dan sesak napas.

Sebenarnya, serangan panik yang tiba-tiba tidak selalu terjadi pada malam hari dan bisa saja menimbulkan gejala yang berbeda. Tapi, sebagian besar penderita gangguan kecemasan mengalami gejalal sesak napas ketika serangan takut, panik, dan cemas melanda.

Kondisi ini hanya bisa diatasi dengan pengobatan melalui terapi atau obat-obatan antidepresan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan latihan pernapasan secara rutin agar bisa mengendalikan pernapasan dengan baik saat sesak napas melanda.

  • Sleep apnea

Sleep apnea merupakan kondisi yang terjadi saat Anda sedang tidur, dimana saluran udara mengalami penyempitan sehingga kadar oksigen yang masuk pun cukup rendah. Bila Anda menderta kondisi ini, Anda mungkin akan terengah-engah dan merasa lelah saat bangun di pagi hari.

Sleep apnea bisa diatasi dengan melakukan perubahan gaya hidup. Tingkatkan aktivitas olahraga dan berhentilah merokok. Bila kondisi cukup parah, Anda mungkin memerlukan pemasangan alat khusus agar saluran udara Anda tetap terbuka selama tidur.

Sesak napas malam hari dapat diatasi bila Anda mengetahui faktor penyebabnya dengan tepat. Konsultasikan pada dokter untuk menerima diagnosa serta upaya penyembuhan yang paling sesuai.

Apa Penyebab Pasti Dari Kanker Usus?

Kanker usus adalah jenis kanker yang dimulai di usus besar, usus besar sendiri adalah bagian akhir dari saluran pencernaan Anda. Kanker usus besar biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua, namun juga bisa terjadi pada usia berapa pun.

Kanker usus besar kadang-kadang disebut kanker kolorektal, yaitu istilah yang menggabungkan kanker usus besar dan kanker rektal, yang dimulai di rektum. Kanker usus terbentuk ketika DNA dalam sel di usus besar atau rektum Anda mengalami mutasi yang membuat mereka tidak dapat mengontrol pertumbuhan dan pembelahan.

Berikut penyebab atau resiko yang diketahui untuk kanker usus:

  • Riwayat keluarga: Meskipun alasannya tidak jelas di semua kasus, gen yang diturunkan, faktor lingkungan bersama, atau kombinasi dari pengaruh ini dapat meningkatkan resiko Anda memiliki kanker usus.
  • Sindrom turunan: Dua sindrom bawaan paling umum yang terkait dengan kanker usus adalah poliposis adenomatosa familial (FAP) dan kanker kolorektal non-poliposis herediter (HNPCC). Sindrom lain yang dapat meningkatkan resiko berkembangnya kanker usus termasuk Sindrom Lynch, Sindrom Turcot, dan Sindrom Peutz-Jeghers.
  • Diet: Diet tinggi daging merah dan olahan (mis., Daging sapi, domba, hot dog) dapat meningkatkan resiko kanker usus. Metode memasak daging pada suhu yang sangat tinggi dapat menciptakan bahan kimia yang juga dapat meningkatkan resiko. Gaya hidup tidak aktif: Individu yang menjalani gaya hidup tidak banyak bergerak memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan kanker usus.
  • Merokok: Beberapa zat penyebab kanker yang terkait dengan merokok dapat tertelan, berpotensi meningkatkan resiko Anda terkena kanker usus.
  • Penggunaan alkohol: Penggunaan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan resiko kanker usus.
  • Obesitas: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko terkena kanker usus.
  • Diabetes tipe II: Kondisi ini dikaitkan dengan resiko kanker rektal yang lebih tinggi dan juga dapat mempengaruhi prognosis Anda.

Sebenarnya, peneliti masih mempelajari penyebab dari kanker usus. Kanker dapat disebabkan oleh mutasi genetik, baik yang diturunkan atau didapat. Mutasi ini tidak menjamin Anda akan mengembangkan kanker usus, namun hal tersebut dapat meningkatkan peluang Anda memiliki kanker usus.

Beberapa mutasi dapat menyebabkan sel abnormal menumpuk di lapisan usus besar Anda, dan membentuk polip. Kondisi ini masih merupakan pertumbuhan kecil yang jinak. Menghilangkan pertumbuhan polip melalui operasi bisa menjadi tindakan pencegahan, karena polip yang tidak diobati bisa menjadi kanker usus.

Penyebab pasti dari kanker usus masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, namun Anda dapat melakukan perubahan gaya hidup untuk mengurangi resiko pada kanker usus besar.

Jangan Keliru, Inilah Cara Pakai Masker yang Benar!

Kasus penyebaran virus corona hingga saat ini masih saja meningkat dari hari ke hari. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan menjadi faktor penting yang menyebabkan penambahan kasus Covid-19 ini. Salah satunya adalah tidak menggunakan masker saat keluar dari rumah. Di sisi lain, ada yang sudah menggunakan masker, tapi masih salah cara menggunakannya. Maka dari itu, penting sekali menggunakan masker dan mengetahui cara pakai masker yang benar.

Peran masker dalam mencegah infeksi virus corona

Cobalah bayangkan, jika Anda saat ini dikelilingi oleh orang-orang yang tidak menggunakan masker, apakah Anda merasa yakin bahwa mereka tidak menularkan virus pada Anda? Sebaliknya, jika Anda sendiri yang tidak menggunakan masker, apakah Anda tetap merasa aman dan terlindungi?

Saat ini, menggunakan masker setiap keluar rumah sangatlah penting. Masker digunakan untuk mencegah penularan penyakit, termasuk Covid-19, dengan cara mencegah masuknya tetesan droplet (air liur, ingus, dan sejenisnya) dari udara yang mungkin saja telah terinfeksi dan mengandung virus atau bakteri. Baik itu dari Anda ke orang lain, maupun dari orang lain kepada diri Anda sendiri.

Masker ini umumnya dilengkapi dengan karet atau tali sebagai penyangkut di kepala, longgar di bagian mulut, dan menutupi atau melindungi bagian hidung dan mulut. Berbagai jenis masker yang tersedia, meliputi masker hidung, masker medis, masker operasi, atau masker prosedur. Penggunaan masker ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingannya masing-masing.

Yuk, ketahui cara pakai masker yang benar!

Saat ini, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan masyarakat umum untuk menggunakan masker untuk melindungi diri dari penyakit pernapasan, seperti Covid-19. Penyedia layanan kesehatan atau pihak langsung yang menangani pengobatan Covid-19 diwajibkan menggunakan masker bedah atau respiratori N95. Untuk masyarakat lainnya, bisa menggunakan penutup wajah dari kain atau masker medis.

Cara pakai masker yang benar menurut CDC adalah sebagai berikut.

  • Cuci tangan Anda sekitar 20 detik dengan sabun dan air sebelum memakai masker atau bisa juga menggunakan handsanitizer.
  • Posisikan makser di atas hidung dan mulut Anda, lalu kencangkan hingga ke bawah dagu.
  • Sesuaikan masker dengan sisi wajah Anda.
  • Pastikan posisi masker membuat Anda nyaman dan bisa bernapas lega.

Adapun cara pakai masker medis yang benar adalah sebagai berikut.

  • Cuci tangan Anda sekitar 20 detik dengan sabun dan air sebelum memakai masker atau bisa juga menggunakan handsanitizer.
  • Posisikan bagian masker yang berwarna ke luar.
  • Pastikan setrip logam berada di bagian atas dan direkatkan ke pangkal hidung Anda.
  • Letakkan tali masker di kedua telinga Anda.
  • Jika tali masker model diikat, maka ikatlah salah satu tali ke bagian atas kepala dan tali lainnya ke bagian tengkuk Anda.
  • Jika tali masker tersambung (biasanya untuk yang berhijab), maka posisikan tali makser di atas ubun-ubun kepala Anda.
  • Kemudian, tariklah bagian bawah masker sampai menutupi dagu Anda.
  • Sesuaikan masker dengan sisi wajah Anda.
  • Pastikan posisi masker membuat Anda nyaman dan bisa bernapas lega.

Perlu Anda ingat, CDC menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker setiap keluar rumah atau berada di tempat umum. Untuk anak-anak yang berusia kurang dari dua tahun, tidak diperbolehkan menggunakan masker. Selain itu, masyarakat tidak boleh menggunakan masker yang ditujukan untuk petugas kesehatan, seperti masker bedah atau respirator N95.

Inilah cara pakai masker yang benar yang bisa Anda ikuti. Pastikan juga, Anda tidak menyentuh bagian luar masker dengan tangan. Jika ingin melepaskan masker kotor, lakukan dengan cara melepas tali masker dari kepala Anda dan segera cuci tangan dengan sabun dan air bersih. Sebaiknya, gunakan masker satu kali pakai saja. Jika masker medis, maka ganti masker dengan yang baru. Jika masker kain, Anda bisa mencucinya dengan sabun dan dapat digunakan lagi setelah dicuci.

Jadikan Kulit Cerah, Ini Manfaat Masker Kefir untuk Kecantikan

Banyak orang menggunakan masker wajah sebagai salah satu upaya merawat kecantikan kulit. Salah satu masker berbahan alami yang umum digunakan adalah masker kefir. Meski tidak sepopuler masker-masker lain, ada banyak manfaat masker kefir yang mendukung proses perawatan kulit wajah Anda.

Masker kefir merupakan masker yang bisa dibuat sendiri dengan menggunakan kefir sebagai bahan utama. Kefir sendiri adalah produk olahan yang difermentasikan dari susu, baik susu sapi maupun susu kambing.

Sekilas, kefir tampak serupa dengan yogurt. Akan tetapi, kefir sebenarnya memiliki tekstur yang lebih padat dan mengandung lebih banyak jumlah bakteri baik atau probiotik dibandingkan dengan yogurt.

Manfaat masker kefir sebagai perawatan kulit wajah

Terdapat banyak manfaat masker kefir yang bisa Anda rasakan bila digunakan secara rutin dan teratur. Berikut ini beberapa keuntungan yang akan Anda rasakan pada kulit setelah memakai masker kefir:

  • Menghaluskan kulit kering

Beberapa dari Anda mungkin memiliki masalah dengan kulit yang kering. Kulit kering biasanya membuat wajah terasa lebih kasar. Di sinilah masker kefir berperan dengan menghaluskan kulit wajah yang kasar akibat kekeringan.

Sebagai probiotik, kefir mampu mempertahankan kelembaban alami di kulit Anda. Melalui hal tersebut, Anda juga bisa terhindar dari gejala penuaan pada kulit seperti kemunculan garis-garis halus dan kerutan.

  • Mengatasi jerawat

Jerawat pada kulit pasti sering menjadi kondisi yang terasa mengganggu bagi semua orang. Masker kefir memiliki fungsi antiinflamasi yang bisa membantu dalam meredakan peradangan, sehingga jerawat lebih cepat sembuh dan menghilang.

Tidak hanya itu, kefir juga berfungsi untuk melawan infeksi bakteri, salah satunya bakteri penyebab jerawat. Dengan begitu, wajah Anda tidak akan mengalami kemunculan jerawat yang terlalu sering.

  • Mencegah penuaan kulit

Manfaat masker kefir lainnya adalah kemampuan untuk mencegah gejala penuaan di kulit. Kefir banyak digunakan sebagai bahan dasar pada produk-produk anti-aging karena memiliki kandungan Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang natural.

AHA mampu mengatasi berbagai kondisi kulit, salah satunya masalah penuaan. Selain itu, kandungan AHA dalam masker kefir juga membantu menghilang sel kulit mati, meningkatkan produksi kolagen, serta menjaga keseimbangan PH kulit.

  • Meredakan kemerahan di kulit

Kulit kemerahan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya peradangan akibat pemakaian riasan di wajah. Kemerahan ini bisa diredakan dengan menggunakan masker kefir secara rutin.

Masker kefir berperan sebagai eksfoliator untuk mengeksfoliasi kulit, menjadikannya lebih sehat. Kandungan dalam kefir akan mengangkat lapisan-lapisan buruk pada kulit dan menggantikannya dengan sel kulit baru yang lebih sehat.

  • Menenangkan kulit

Sebagai probiotik, kefir mampu meningkatkan kemampuan kulit dalam melindungi diri terhadap paparan zat-zat negatif dari lingkungan. Hal ini juga berpengaruh pada kulit yang meradang, infeksi, dan stres.

Pemakaian masker kefir secara rutin mampu menenangkan kulit dari peradangan atau infeksi akibat paparan zat negatif. Probiotik akan mengeluarkan radikal bebas dan racun-racun berbahaya yang masuk melalui sel kulit Anda.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan masker kefir

Ketika Anda membeli masker berbahan kefir, Anda perlu memperhatikan komposisi yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar masker kefir mengandung alkohol di dalamnya untuk menyeimbangkan produk susu yang telah difermentasi.

Anda bisa merasakan manfaat masker kefir dengan lebih aman dengan membuat masker kefir sendiri di rumah. Hal ini memungkinkan Anda untuk merawat kulit dengan bahan alami dibandingkan dengan produk olahan yang telah tercampur dengan berbagai bahan kimia.

Alasan Sabun Bayi Disarankan untuk Membersihkan Vagina

Saat ini ada banyak pilihan sabun pembersih organ kewanitaan yang ditawarkan, khususnya yang memakai bahan kapur sirih. Sayangnya menurut dokter kandungan, penggunaan sabun seperti itu tidak disarankan. Belakangan, muncul narasi bahwa sabun bayi hadir sebagai alternatif yang aman untuk itu.

Hampir semua kalangan medis sepakat bahwa penggunaan sabun pembersih organ kewanitaan bisa “merusak” kondisi alami vagina. Sebenarnya, tak perlu sabun pun, organ intim wanita secara alami bisa menjaga keseimbangan floralnya (bakteri baik dan jahat).

Lantas, apa sih alasan mengapa belakangan sabun bayi dikatakan aman dan malah disarankan penggunaannya untuk membersihkan vagina?

  • Tidak Menyebabkan Iritasi

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan iritasi pada vagina, salah satunya adalah penggunaan sabun yang mengandung bahan-bahan yang tidak cocok dengan kondisi kelembapan dan pH di area sensitif tersebut.

Nah beruntungnya, sabun bayi diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang sensitif dan itu sudah terbukti tidak memberikan efek berbahaya pada mereka. Dari sanalah kalangan medis berpendapat bahwa sabun bayi sangat aman digunakan untuk area vagina.

  • Kandungannya Sangat Lembut

Sabun bayi diformulasikan secara khusus untuk menjaga kulit bayi, yang masih sangat sensitif. Ia tercipta dari serangkaian bahan baku dan kandungan yang sangat lembut dan aman untuk kulit bayi. Jika Anda mencari sabun yang memiliki kandungan yang tidak berbahaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina tentunya tidak ada pilihan yang lebih baik dari sabun bayi.

  • Komposisinya Menggunakan Bahan Alami

Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya di mana sabun bayi tidak mengandung bahan kimia berbahaya sehingga aman untuk menjaga keseimbangan pH dan kelembapan vagina. Hal ini didukung oleh deretan komposisi yang berasal dari bahan-bahan alami yang tentunya juga baik untuk kesehatan area-area sensitif pada kulit manusia, termasuk di sekitar kemaluan wanita.

  • Cocok untuk Merawat Kesehatan Area Sensitif

Kulit di sekitar vagina termasuk sangat sensitif, kendati kondisinya tidak sama dengan sensitifnya kulit bayi. Namun, karena sabun bayi saja aman untuk kulit bayi yang sensitif, hal ini tentu berlaku juga bagi kulit di sekitar vagina.

  • Kandungan pH-nya Sangat Aman untuk Area Vagina

Ada banyak manfaat pH dalam tubuh, termasuk vagina.  Fungsi pH di area sekitar vagina berfungsi untuk menjaga keseimbangan sistem floral di area tersebut. Kondisi ini bisa saja terganggu jika penggunaan pembersih yang mengandung bahan-bahan kimia.

Sementara itu, sabun bayi mengandung pH yang sangat aman untuk kulit sensitif bayi dan juga sudah terbukti aman utnuk area vagina karena tidak menganggu sistem keseimbangan floralnya.

  • Tidak Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Keseimbangan floral pada area vagina bisa saja terganggu jika menggunakan sabun pembersih yang mengandung bahan-bahan kimia. Sementara sabun bayi yang diformulasikan khusus untuk menjaga kulit bayi agar tetap lembut dan sehat tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

  • Tidak Berbau atau Berpewangi

Salah satu ciri khas dari sabun bayi adalah tidak memiliki bau khusus atau berpewangi. Hal ini justru cocok untuk menjaga area vagina karena itu artinya tidak ada tambahan bahan kimia pada sabun bayi yang dapat membahayakan kondisi area sekitar vagina yang sensitif.

***

Sebenarnya membersihkan daerah sekitar vagina cukup dengan air ber-pH netral saja. Pakai sabun bayi sangat disarankan, karena pH-nya aman. Apalagi jika area kewanitaan Anda sensitif, disarankan Anda menggunakan sabun bayi untuk membersihkannya.

Jenis Obat Batuk Berdahak Beredar Bebas yang Boleh Dicoba

Apakah Anda salah satu orang yang menganggap bahwa batuk adalah suatu jenis penyakit dan mungkin akan seketika mencari cara untuk mengatasinya, seperti membeli obat batuk berdahak atau kering. Jika iya, ada beberapa hal yang perlu Anda catat.

Batuk pada dasarnya bukanlah sebuah penyakit, namun gejala atau tanda adanya gangguan kesehatan yang sedang Anda alami. Batuk dapat menjadi reaksi alami, seperti ketika Anda secara tidak sengaja menghirup benda asing masuk ke saluran pernapasan, seperti debu atau alergen lain.

Dikutip dari SehatQ.com, secara garis besar terdapat dua jenis batuk, yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Masing-masing jenis batuk ini, memerlukan cara penanganan dan obat yang berbeda. Perbedaan jelas mengenai batuk kering dan berdahak, dapat Anda simak di bawah ini:

  • Batuk berdahak

Seseorang yang menderita batuk berdahak biasanya disertai dengan lendir atau dahak. Sebenarnya, ketika tubuh memproduksi dahak atau lendir ini, proses ini merupakan respons alami tubuh. Ketika ada zat asing yang masuk ke saluran pernapasan Anda, dahak atau lender ini akan menangkap alergen atau zat tersebut.

Ketika Anda mengalami batuk berdahak, biasanya Anda memiliki keinginan untuk mengeluarkan dahak atau lendir tersebut dengan meludah.

Beberapa faktor penyebab batuk berdahak, yaitu pneumonia, bronkitis, common cold, dan infeksi saluran pernapasan atas.

  • Batuk kering

Berkebalikan dengan batuk berdahak, batuk kering cenderung tidak memproduksi lendir dan lebih sulit untuk dikendalikan. Batuk kering biasanya disertai dengan rasa gatal dan kondisi tenggorokan yang kering.

Seseorang yang mengalami batuk berdahak, mungkin akan mengalami batuk kering selepasnya dan akan bertahan selama beberapa hari atau bahkan minggu.

Penyebab batuk kering yang mesti diwaspadai, yaitu GERD, sinusitis, alergi, ISPA, dan asma.

Jenis obat batuk berdahak yang patut dicoba

Jika Anda mencari obat batuk berdahak yang mudah ditemui di apotek dan dijual bebas tanpa resep dokter, terdapat tiga jenis obat batuk berdahak yang perlu Anda kenali sebelum memutuskan untuk membelinya.

  • Obat batuk berdahak ekspektoran

Jenis obat batuk ekspektoran bekerja mengatasi batuk berdahak dengan mendorong dahak keluar dari saluran pernapasan yang disebut sebagai proses ekspektorasi. Jenis obat batuk berdahak ekspektoran juga dapat merangsang mukosa lambung, sehingga ia dapat menstimulasi sekresi kelenjar secara alami dan dapat mengeluarkan dahak yang tersumbat secara lebih mudah.

Efek samping yang perlu Anda waspadai dari obat batuk ekspektoran, yaitu menyebabkan kantuk, mual, muntah, hingga insifisiensi hati, ginjal dan paru, jika dikonsumsi melebihi dosis yang ditentukan.

  • Obat batuk berdahak mukolitik

Cara kerja obat batuk berdahak mukolitik adalah dengan mengencerkan lendir serta memecah benang mukoprotein dan mukopolisakarida dari sputum. Terdapat tiga sub-golongan obat batuk berdahak mukolitik, yaitu bromheksin, ambroksol, dan asetilsistein.

Golongan bromheksin biasanya diberikan pada pasien gawat darurat untuk mengeluarkan dahak. Golongan obat batuk berdahak ini tidak boleh dikonsumsi oleh pasien asam lambung. Golongan ambroksol memiliki cara kerja yang serupa dengan bromheksin. Sementara itu, asetilsistein dikemas dalam bentuk semprotan (nebulization) dan juga obat tetes hidung.

Efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain pilek, mual, muntah, hingga hemoptisis.

  • Obat batuk berdahak antitusif

Jenis obat batuk berdahak antitusif memiliki prinsip kerja menekan batuk. Dengan begitu, intensitas batuk Anda dapat dikurangi. Obat antitusif tidak dapat diberikan pada perokok pasif, pasien bronkitis kronis dan emfisema tanpa resep dokter.

Efek samping yang mungkin dialami, antara lain mual dan muntah, reaksi alergi, biang keringat, gatal, bengkak, sesak napas, bahkan sakit kepala.

Squalane, Bahan Alami Yang Meniru Sebum Kulit

Tubuh manusia menghasilkan squalane versinya sendiri yang disebut squalene, tetapi jumlah yang dibuat dan dipertahankan akan menurun seiring bertambahnya usia.

Produksi puncak pelembab alami ini terjadi pada usia remaja, dengan produksi yang melambat di usia 20-an atau 30-an. Alhasil, kulit Anda akan menjadi lebih kering dan kasar.

Squalene tidak hanya alami pada manusia.  Squalane terdapat pada buah zaitun, dedak padi, dan tebu. Selain itu, juga ditemukan dan dipanen dari hati hiu.

Kulit terhidrasi adalah kulit yang sehat. Sehingga, saat dioleskan, squalane memiliki manfaat yang luar biasa. Squalane meningkatkan hidrasi yang dapat membantu kulit Anda tampak lebih cerah dan sehat. 

Antioksidan dalam minyak dan krim yang mengandung squalane juga melawan kerusakan kulit dan radikal bebas, yang keduanya dapat mempercepat proses penuaan. Menurut penelitian, squalane juga merupakan detoksifikasi pada kulit.

Penggunaan squalane secara teratur juga dapat meningkatkan produksi kolagen, menghasilkan kulit yang lebih kencang. Dengan produk perawatan kulit apa pun, terdapat resiko iritasi atau reaksi alergi, meskipun produk tertentu dinyatakan aman.

Jika Anda menggunakan squalane untuk pertama kali, jangan aplikasikan di area wajah Anda secara luas. Coba minyak di bagian kulit, seperti lengan bagian dalam, untuk memastikan Anda tidak memiliki alergi.  Tanda-tanda reaksi alergi meliputi gatal, kemerahan, dan bengkak.

Anda juga perlu perhatikan dampak lingkungan dari squalane. Squalene dapat dipanen dari hati hiu, yang tidak ramah lingkungan atau berkelanjutan.

Saat membeli squalane, carilah minyak yang 100 persen berasal dari tumbuhan. Beberapa produk perawatan kulit menggunakan squalane dari tumbuhan, bukan hiu. Karena tubuh Anda menghasilkan squalene yang semakin sedikit, kulit kering dan rambut kering akan menjadi hal yang normal. 

Namun, bahan perawatan kulit alami yang meniru sebum alami tubuh Anda, yang dikenal sebagai squalane dapat meningkatkan hidrasi dan meningkatkan tingkat kelembaban Anda. Hal ini dapat membuat kulit tampak lebih sehat, dan membantu memperbaiki berbagai kondisi kulit mulai dari jerawat hingga eksim.

Komedo Putih: Apa dan Bagaimana Jenis Jerawat ini Muncul?

Jika Anda merupakan orang yang memiliki perhatian lebih terhadap kesehatan kulit, terutama bagian wajah, tentu sudah tidak asing lagi mendengar tentang komedo putih. Komedo putih atau yang juga disebut dengan whitehead adalah salah satu jenis jerawat dengan ciri benjolan berwarna putih.

Apa itu komedo putih (whitehead)?

Sama seperti jenis jerawat lainnya, komedo putih atau whitehead terbentuk ketika sel kulit mati, minyak, bakteri memendam atau terperangkap di pori-pori kulit. Whitehead adalah salah satu jenis jerawat yang paling sering muncul.

Pori-pori kulit dan folikel rambut yang terisi dengan sel kulit mati, minyak, dan bakteri, lama kelamaan akan mengeras dan menyumbat pori-pori kulit wajah. Kondisi ini akan memicu timbulnya komedo putih dengan ujung yang tertutup di atas benjolannya. Pori-pori yang tersumbat tadi akan menghalangi udara, sehingga bakteri yang terjebak di dalamnya tidak akan mengalami reaksi kimia yang menyebabkan komedo tersebut tetap berwarna putih.

Proses munculnya komedo putih ini tentu berbeda dengan pembentukan komedo hitam (blackhead) atau dikenal dengan komedo terbuka. Proses pembentukan blackhead disebabkan, karena minyak yang tersumbat di pori-pori, namun ujung jenis jerawat ini terbuka. Kondisi ini memungkinkan udara masuk ke dalam pori-pori dan memicu oksidasi melanin atau pigmen warna kulit. Hasil dari oksidasi melanin tersebut adalah komedo hitam.

Apa penyebab munculnya komedo putih?

Kulit wajah memiliki fungsinya secara alami, seperti memproduksi sel-sel baru yang menggantikan sel kulit mati. Selain itu, kulit juga memproduksi minyak (sebum) yang dihasilkan dalam pori-pori kulit yang berguna untuk menjaga kelembapan kulit. Namun, dalam kasus tertentu, seperti munculnya komedo putih, sel kulit mati, minyak, dan kotoran yang berlebih dapat menyumbat pori-pori kulit.

Lalu, adakah faktor penyebab khusus mengapa komedo putih dapat muncul? Ya. Komedo putih lebih berisiko muncul akibat beberapa kondisi seperti di bawah ini:

  • Menstruasi
  • Menopause
  • Stres dalam tingkatan yang cukup sulit
  • Riwayat keluarga atau faktor genetik
  • Masa pubertas
  • Kulit yang terlalu kering
  • Penggunaan produk kulit atau make up yang memicu produksi minyak secara berlebih

Berbeda dengan komedo hitam yang cenderung lebih mudah dikeluarkan, komedo putih yang tertutup membuat masalah kulit lebih sulit diatasi. Meskipun Anda telah memencet atau bahkan mengorek, komedo putih akan tetap sulit dikeluarkan. Cara-cara tersebut justru akan menyumbat pori-pori, sehingga memicu iritasi lebih serius atau bahkan membentuk jaringan parut di kulit.

Apakah komedo putih hanya dapat muncul di area wajah atau area tubuh lainnya juga?

Whitehead atau komedo putih dapat muncul di beberapa area tubuh, tidak hanya di area wajah. Area T atau Tzone di wajah, yang termasuk hidung, dagu, dan dahi merupakan wilayah berisiko ditumbuhi komedo putih. Alasannya, karena T zone mengandung lebih banyak minyak jika dibanding dengan area lain. Sementara itu, area tubuh lain yang juga kerap kali diserang komedo putih, antara lain bagian dada, punggung, bahu, dan lengan.

Komedo putih dapat dialami oleh laki-laki maupun perempuan terlepas dari usia berapa pun. Meskipun ketika remaja Anda terbebas dari komedo putih ini, Anda tetap berisiko mengalaminya di kemudian hari.