Hati-hati dengan Buah yang Mengandung Karbohidrat Tinggi Ini

Kelebihan berat badan bahkan obesitas dapat menjadi sumber berbagai penyakit serius. Karena itulah, diperlukan diet yang ketat guna menurunkan berat badan agar kesehatan lebih terjaga. Buah kerap menjadi salah satu sumber makanan diet yang dipilih guna bisa menurunkan berat badan secara teratur dan signifikan. 

Padahal, buah juga bisa membuat Anda bertambah gendut! Ini karena sejatinya banyak buah yang mengandung karbohidrat tinggi yang bahkan melebihi takaran saji karbohidrat yang dianjurkan sebesar 15 gram. Ya, artinya buah-buah ini memiliki kandungan karbohidrat lebih dari 15 gram untuk tiap porsinya. 

Apa saja buah-buah tersebut? Berikut ini adalah beberapa contoh buah yang mengandung karbohidrat tinggi yang mesti Anda waspadai guna menjaga berat badan. Mengonsumsi buah ini sewaktu diet akan membuat upaya penurunan berat badan Anda bisa terhambat. 

  1. Pisang 

Mengonsumsi pisang di pagi hari kerap dianjurkan sebagai menu diet. Namun jangan salah, satu buah pisang sedang berukuran 100 gram ternyata mengandung karbohidrat hingga 33 gram. Besaran karbohidrat pada pisang ini bahkan hampir setara dengan kandungan pada sepiring nasi sebesar 44 gram karbohidrat. Jadi, masih yakin mengonsumsi 3-4 buah pisang sekaligus untuk menu sarapan Anda?

2. Pir 

Pir disebut-sebut sebagai buah ideal yang mampu membuat tubuh menjadi kurus dengan cepat? Benarkah demikian? Pandangan tersebut ada benarnya dan ada salahnya. Benarnya, pir mengandung serat pektin yang bisa menekan nafsu makan. Namun di sisi lain, pir merupakan buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Dalam satu buah pir berukuran sedang, kandungan karbohidratnya mencapai 27 gram. 

3. Apel 

Apel termasuk super food yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena kaya akan vitamin A, C, kalium, sampai serat. Apel bahkan disebut sebagai buah umur panjang karena bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit kronis. Namun, Anda bisa mudah bertambah gendut apabila mengonsumsi banyak apel dalam sehari. Ini karena kandungan karbohidrat pada apel mencapai 25 gram per buah. 

4. Mangga 

Buah tropis yang satu ini termasuk buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Dalam satu gelas kecil mangga yang sudah dicincang, Anda dapat memperoleh asupan karbohidrat hingga hampir 25 gram. Kandungan karbohidrat itu akan semakin bertambah jika Anda mencampurkan mangga dengan susu atau yogurt untuk dijadikan smoothies. Jadi apabila Anda sedang berjuang menurunkan berat badan, Anda mulai membatasi asupan camilan berbahan mangga, apalagi jika ditambah dengan sumber-sumber makanan kaya lemak, seperti susu. 

5. Nanas 

Nanas menjadi buah yang sangat baik untuk menjadi menu diet karena kandungan mineral dan vitamin C buah ini tinggii. Dalam 100 gram nanas, Anda sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan 76 persen kebutuhan mineral harian tubuh. Namun, jangan berpikir bahwa mengonsumsi nanas semakin banyak akan membuat Anda lebih mudah kurus. Soalnya, nanas termasuk buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Takaran karbohidrat pada 100 gram nanas mencapai 22 gram. 

6. Anggur 

Bukan karena Cleopatra suka mengonsumsi anggur dan memiliki bentuk yang indah artinya buah ini cocok untuk dijadikan menu diet guna menguruskan berat badan. Nyatanya, anggur termasuk buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Dalam segelas kecil anggur dengan berat 100 gram, kandungan karbohidratnya bisa mencapai 26 gram! Masih yakin menjadikan anggur camilan tiap saat untuk diet menguruskan badan?

*** 

Bukan berarti buah yang mengandung karbohidrat tinggi tidak bisa dijadikan menu diet atau dikonsumsi harian. Anda hanya perlu berhati-hati terkait jumlah saji tiap kali menyantap buah-buahan ini. Jangan menjadikan alasan bahwa camilan buah bisa dikonsumsi tiap saat tanpa menaikkan berat badan. Kenyataannya, yang terjadi justru sebaliknya jika Anda menyantap buah dengan karbohidrat tinggi ini dalam jumlah banyak.

Kaya Nutrisi, Yuk Cobain 6 Sayuran Berwarna Kuning Ini!

Kaya Nutrisi, Yuk Cobain 6 Sayuran Berwarna Kuning Ini!

Apa yang terbesit di dalam benak Anda saat mendengar kata sayuran? Apakah identik dengan dedaunan hijau? Sebagian besar dari Anda mungkin lebih sering mengonsumsi sayuran berwarna hijau dibandingkan warna lainnya, seperti kuning. Padahal, sayuran berwarna kuning juga tidak kalah hebat lho kandungan gizinya dengan sayuran hijau. Sayuran berwarna kuning banyak dikemas dengan antioksidan, vitamin, dan senyawa fitokimia lainnya yang dapat meningkatkan kesehatan Anda.

6 Sayuran berwarna kuning yang kaya nutrisi

Bagi Anda yang penasaran dengan berbagai jenis sayuran berwarna kuning yang kaya nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh, langsung saja simak daftar sayur kuning berikut ini:

  1. Jagung

Selain sebagai makanan pokok, jagung juga bisa diolah menjadi menu sayuran yang bernutrisi tinggi. Jagung kaya vitamin A, B, E, dan berbagai mineral. Butiran biji kuningnya mengandung tinggi serat yang dapat mencegah masalah pencernaan, seperti sembelit dan wasir. Senyawa fitokimia dalam jagung juga efektif untuk mencegah sel berkembang menjadi kanker. Sayuran berwarna kuning ini bisa Anda olah dengan mudah, seperti direbus.

  1. Kentang kuning

Sama seperti jagung, selain sebagai makanan pokok, kentang juga bisa lho Anda olah menjadi menu sayuran berwarna kuning. Kentang kaya dengan nutrisi, seperti niasin, asam pantotenat, vitamin C dan B6, mangan, dan fosfor. 

Mineral fosfor sendiri sangat diperlukan untuk menjaga struktur membran sel tubuh Anda dan juga terlibat dalam produksi energi, serta proses mineralisasi tulang. Anda bisa mengolahnya dengan cara merebus, menghancurkannya, dan menambahkan sedikit bumbu halus untuk meningkatkan cita rasanya.

  1. Labu kuning

Labu adalah salah satu sayuran berwarna kuning yang juga dikenal sebagai labu musim panas. Sayuran ini tinggi vitamin A, B6, C, asam folat, riboflavin, magnesium, fosfor, kalium, dan serat. Jelas ini menunjukkan kalau labu adalah sayuran yang kaya nutrisi. 

Selain itu, ada kandungan mangan yang dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan metabolisme lemak dan karbohidrat di dalam tubuh. Sayur labu kuning ini bisa Anda rebus dan tambahkan sedikit daun kemangi untuk meningkatkan aroma dan rasanya.

  1. Paprika kuning

Sayuran berwarna kuning ini kaya nutrisi, serat, dan antioksidan yang kuat. Paprika juga terkenal dengan kandungan asam folatnya, yang sangat mendukung fungsi sel darah merah Anda. Vitamin K dalam paprika kuning penting dalam proses penggumpalan darah. Adapun kehadiran vitamin C dalam sayur ini juga dapat meningkatkan imunitas tubuh, kesehatan kulit, proses penyembuhan luka, dan berbagai manfaat kesehatan lainnya. 

  1. Bit kuning

Sayuran akar berwarna kuning ini memiliki rasa yang lebih manis daripada sejenisnya (kerabat akar merah), tapi sangat kaya nutrisi. Bit kuning dikenal dapat menyehatkan jantung, membantu kerja ginjal dalam membersihkan racun, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta mengurangi kelelahan. Ini karena bit emas kaya dengan beta-karoten. Begitu beta-karoten masuk ke dalam tubuh Anda, akan diubah menjadi vitamin A yang penting untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan.

  1. Buncis kuning

Buncis kuning adalah sayuran berwarna kuning yang mengandung sejumlah besar fitokimia alami, seperti isoflavon dan fitosterol. Senyawa ini dapat melawan kanker dan menghalangi penyerapan kolesterol, sehingga menurunkan kadar kolesterol darah. Sama seperti buncis hijau, sayuran ini bisa Anda olah dengan menjadi sup atau tumisan. Selain itu, buncis kuning juga sering diolah menjadi salad.

Nah, dari berbagai jenis sayuran berwarna kuning di atas, kira-kira sayur mana saja nih yang sudah pernah Anda makan? Selain buah-buahan, sayur-sayuran adalah makanan kaya vitamin, mineral, serat, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat untuk tubuh Anda. Jadi, jangan lewatkan makan sayur setiap hari, ya!

Efek Samping dan Tips Konsumsi Daun Seribu

Daun seribu atau juga dikenal dengan Achillea millefolium sudah digunakan berabad-abad dalam dunia pengobatan tradisional. Tanaman ini bahkan disebut dengan yarrow plants, memiliki khasiat yang tak hanya sekadar mitos. Di balik bentuknya yang indah manfaat daun seribu sangat baik untuk kesehatan tubuh seseorang yang mengonsumsinya.

Daun ini menjadi salah satu tanaman tertua dengan banyak manfaat yang sudah terbukti pada manusia, meski demikian sebagia masyarakat justru memanfaatkan daun ini untuk memasak sayuran. Daun ini berasal dari wilaya Eurasia dan Amerika Utara, terutama ditemukan di seluruh zona beriklim sedang di belahan bumi utara dan tingkat lebih rendah di belahan bumi selatan.

Manfaat Daun Seribu

  1. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Daun ini terkenal dengan kemampuannya untuk menyembuhkan luka, bahkan dalam mitos Yunani disebut dapat mempercepat proses penyembuhan luka cukup dengan hanya mengoleskan daun ini pada luka.

Selain itu, dapat pula untuk menyembuhkan sakit atau nyeri gigi hanya dengan mengoleskan daun yang segar ke gigi. Manfaat lain untuk penyembuhan luka adalah untuk mengurangi peradangan di berbagai bagian tubuh, termasuk gejala radang sendi, asam urat dan sindrom iritasi yang terjadi pada usus besar.

  • Turunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Daun seribu mengandung flavonoid yang efeknya telah dievaluasi pada pasien dengan penyakit alzheimer. Efek ini memberi keuntungan yang diberi dari senyawa luteolin dan bahkan menjadi banyak perbincangan selama beberapa tahun terakhir. Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa luteolin mampu menghambat gangguan memori.

Dan menghalangi penurunan rangsang pada sel syaraf, selain itu apigenin dalam dosis 40 mg per kg yang digunakan pada penelitian menunjukkan kemampuan memperbaiki kerusakan dan meredakan serta mencegah pembentukkan plak pada pembuluh darah di otak.

  • Turunkan Risiko Stroke

Daun seribu berpengaruh menurunkan risiko stroke, mencegah cedera otak iskemik yang diakibatkan penyumbatan dan peradangan saraf, ditunjukkan lewat penelitian pada tikus. Manfaat ini didapat dari asupan makanan yang tinggi dari dua flavonoid, letuolin dan kaempferol berhasil menurunkan risiko stroke.

Selain itu, penelitian lain menyebut jika senyawa luteolin sebanyak lima dan 10 mg per kg mampu mengurangi fungsi sel saraf, menurunkan kerusakan jaringan otak dan menekan pembengkakan. Laporan terbaru menyebutkan jika apigenin yang terkandung pada daun ini memiliki efek pelindung saraf di jalur sel saraf utama.

  • Kurangi Kejang Pasien Epilepsi

Daun seribu juga mengandung hidro-alkohol, dalam sebuah penelitian telah dibuktikan manfaatnya yang mampu menurunkan tingkat keparahan kejang pada hewan yang menderita epilepsi. Pemberian luteolin secara oral sebanyak 50 atau 100 mg per kg selama sehari mampu menekan intensitas dan durasi kejang pada tikus.

  • Kurang Gejala Depresi

Senyawa flavonoid dan alkaloid yang terkandung dalam daun ini diklaim mampu meredakan gejala depresi dan kecemasan. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa alkaloid mampu mengurangi keluarnya hormon kortikosteron, hormon yang keluar ketika manusia mengalami stres kronis.

Penelitian lain menyebutkan jika minyak esensial dari daun seribu yang dikonsumsi secara oral pada tikus bisa mengurangi kecmasan. Selain itu juga mendorong aktivitas mental dan fisik setiap hari, meski demikian manfaat ini masih memerlukan penelitan lebih lanjut.

Manfaat daun seribu lain dan berpotensi menjaga kesehatan tubuh seseorang adalah meningkatkan kekebalan tubuh, mengatur gula darah pada diabetes, melindungi hati dan kantong empedu, merangsang menstruasi, membantu tidur, mengobati wasir dan meredakan demam serta mempercepat buang air kecil.

Manfaat Buah Cermai yang Dibutuhkan oleh Ibu Hamil

Ada banyak manfaat buah cermai bagi kesehatan

Saat seorang wanita tengah mengandung, mereka dituntut untuk selalu menjaga kesehatannya dalam rangka memberikan pengaruh yang baik untuk janin yang tengah berkembang di dalam rahimnya. Banyak upaya yang bisa dilakukan ibu agar tujuan itu tercapai, mengharap manfaat buah cermai mungkin bisa jadi pilihan, meski kurang populer.

Walau tidak banyak mendapat sorotan, tetapi buah ceremai punya banyak manfaat yang bisa bernilai positif bagi kesehatan manusia, termasuk ibu hamil. Gagasan itu didukung oleh beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Dalam 100 gram buah ceremai terdapat 28 kalori, 91,7 gram air, 0,7 gram protein, dan 6,4 gram karbohidrat. Belum lagi kandungan serat kasar (sekitar 0,6 gram), kalsium sebanyak 5 miligram, fosfor hingga 23 miligram, thiamin 0,4 miligram, riboflavin 0,05 miligram, hingga asam askorbat sebanyak 8 miligram.

Yang jadi pertanyaan adalah apakah buah ini benar-benar bermanfaat bagi ibu hamil lantaran buah ini memiliki rasa masam yang kuat dan begitu dominan. Derajat keasaman di dalamnya bahkan mendapat nilai 3,4.

Mungkin bagi sebagian ibu hamil yang tidak ramah terhadap rasa masam, ceremai bisa jadi membahayakan. Namun, jika tidak, buah ini bisa saja jadi alternatif nutrisi yang bisa dimanfaatkan oleh ibu hamil.

Coba kita tengok beberapa manfaat buah cermai di bawah ini yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber: 

  • Tak Ada Lagi Morning Sickness

Salah satu kondisi yang mungkin amat mengganggu proses kehamilan seseorang adalah situasi yang disebut “morning sickness”. Kondisi ini menjadi salah satu gejala awal saat kehamilan. Morning sickness membuat hari-hari awal ibu hamil terasa berat lantaran tubuh begitu tak menentu.

Namun, konon katanya, dengan mengonsumsi buah ceremai, masalah ini bisa diatasi. Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam buah ceremai bisa menambah energi ibu hamil dan mencegah dari sensasi kelelahan.

  • Menjaga Kadar dan Tensi Darah

Kandungan utama dalam buah ceremai adalah vitamin C. Jika dikonsumsi dengan jumlah yang pas, buah yang dominan dengan rasa masam ini digadang-gadang mampu mempertahankan tekanan darah dalam tubuh tetap normal selama kehamilan. 

Manfaat buah ceremai ini mungkin amat dibutuhkan ibu hamil lantaran tekanan darah merupakan salah satu masalah yang kerap dikhawatirkan banyak ibu hamil. 

  • Menghindari Ibu Hamil dari Sembelit

Ada banyak perubahan di dalam tubuh ibu hamil sehingga mungkin banyak masalah yang terjadi. Salah satu yang paling sering terjadi adalah gangguan pencernaan, di mana sembelit atau wasir bisa membuat ibu hamil tak nyaman.

Untuk mengatasi itu ibu hamil boleh sesekali mencoba buah ceremai. Dikatakan bahwa salah satu manfaat buah ceremai adalah menyehatkan sistem pencernaan seseorang. Pasalnya, di dalam ceremai terdapat serat yang baik bagi tubuh dan bermanfaat untuk membantu proses buang air besar dan masalah pencernaan lainnya.

  • Sebagai Detoks yang Ampuh

Kondisi kesehatan ibu hamil harus tetap terjaga agar janin yang dikandungnya juga dapat berkembang dengan sempurna. Kondisi lingkungan saat ini membuat ibu hamil sulit menghindari senyawa-senyawa jahat yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan ibu dan janin. Oleh karenanya, kita, apalagi ibu hamil butuh antioksidan untuk menetralisir racun-racun tersebut.

Beruntung, di dalam buah ceremai sudah terdapat beragam nutrisi yang dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dari racun-racun. Dengan demikian, pasokan darah dan oksigen menuju janin akan lancar. 

***

Dilihat dari manfaatnya, mungkin buah ceremai bisa dijadikan pilihan. Sebagian orang yang suka dengan rasa masam, buah ceremai adalah sesuatu yang nikmat. Apalagi jika manfaat buah ceremai begitu menggoda bagi ibu hamil. Namun, lebih baik pastikan dahulu kondisi Anda benar-benar aman sebelum mengonsumsi buah ini, ya.

Kaya Akan Serat, Ini Manfaat Apel Hijau

Apel hijau sama bermanfaatnya dengan apel merah

Tahukah Anda, dari berbagai jenis buah-buahan yang ada, apel hijau merupakan salah satu buah dengan kadar serat yang tinggi? Hal ini membuat apel hijau dipercaya mampu mendukung proses penurunan berat badan secara sehat. Selain itu, manfaat apel hijau juga bisa dirasakan untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Apa saja manfaat apel hijau bagi kesehatan? 

Sebagian besar orang lebih senang mengonsumsi apel merah dibandingkan dengan apel hijau. Pasar swalayan dan pasar tradisional juga lebih sering menjual apel merah karena minat pembeli yang tinggi.

Akan tetapi, sama seperti apel merah, apel hijau juga memiliki manfaat tersendiri yang berguna bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat apel hijau bagi tubuh. 

  • Mencegah diabetes

Apel hijau memiliki rasa manis alami dengan kadar gula lebih rendah apabila dibandingkan dengan jenis makanan lain. Karenanya, Anda tidak akan mengalami peningkatan kadar gula darah setelah mengonsumsi apel hijau. 

Konsumsi apel hijau bisa membantu untuk membatasi diri Anda dari keinginan untuk mengonsumsi makanan manis sebagai hidangan penutup atau cemilan. Oleh sebab itu, hal ini menjadi salah satu manfaat apel hijau yang bisa menjauhkan tubuh dari resiko terkena diabetes. 

  • Menurunkan berat badan

Manfaat apel hijau sebagai penurun berat badan merupakan salah satu manfaat utama yang dikenal oleh banyak orang. Apel hijau memiliki kandungan serat yang tinggi dan tingkat karbohidrat yang rendah dibanding apel merah. Serat ini akan membantu tubuh untuk menyerap kalori dalam jumlah yang lebih kecil. 

Selain itu, serat bisa membuat tubuh untuk merasa lebih cepat kenyang. Karenanya, apel hijau menjadi solusi yang tepat untuk menurunkan berat badan secara sehat. 

  • Mencegah penyakit jantung

Menurut penelitian, wanita yang mengonsumsi apel hijau setiap harinya memiliki resiko 13-22% lebih rendah untuk terkena serangan jantung. Hal ini dilatarbelakangi oleh tingginya kadar polifenol dan serat pada apel yang membantu menurunkan resiko terkena penyakit kolesterol.

Secara keseluruhan, konsumsi apel hijau bisa mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 35%, khususnya bila dikombinasikan dengan makanan yang memiliki kandungan serupa. 

  • Menghidrasi tubuh

Manfaat apel hijau lainnya adalah kemampuan untuk menjaga hidrasi tubuh. 85% kandungan dalam apel terdiri atas air. Air ini akan membantu menjaga hidrasi dalam tubuh dan membuat perut lebih cepat kenyang. 

Meski bisa memberikan hidrasi, Anda tetap dianjurkan untuk mengonsumsi air dalam jumlah cukup setiap harinya. 

Selain manfaat yang telah disebutkan, apel hijau masih memiliki banyak manfaat lainnya yang berguna bagi kesehatan tubuh. Apabila Anda membutuhkan informasi lebih dalam mengenai manfaat apel hijau, cobalah untuk mengonsultasikannya dengan ahli gizi atau dokter yang bersangkutan.

Apa saja kandungan dalam apel hijau?

Manfaat apel hijau muncul karena adanya kandungan alami yang terdapat di dalamnya. Kandungan tersebut beragam dan memiliki fungsi yang berbeda-beda bagi kesehatan. 

Secara umum, setiap satu apel hijau memiliki kandungan yang terdiri atas: 

  • 22,7 gram karbohidrat, termasuk 4,7 gram serat
  • 0,7 gram protein
  • 0,3 gram lemak
  • 4 peran nilai harian kalium
  • 2 persen nilai harian magnesium
  • 6 persen nilai harian tembaga
  • 3 persen nilai harian mangan
  • 4 persen nilai harian vitamin K
  • 2 persen nilai harian vitamin E

Baik apel merah maupun apel hijau sama-sama memiliki segudang manfaat yang berguna bagi tubuh. Manfaat apel hijau bisa saja berbeda dengan apel merah. Oleh sebab itu, konsumsilah kedua apel untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.