Mengenal Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL) dan Cara Mencegahnya

Mengenal Cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL) dan Cara Mencegahnya

Posterior cruciate ligament (PCL) adalah ligamen terkuat pada sendi lutut Anda. Cedera posterior cruciate ligament (PCL) bisa terjadi apabila terjadi ketegangan, keseleo, atau robekan pada ligamen akibat kesalahan saat melakukan aktivitas fisik. 

Ligamen merupakan pita jaringan yang tebal dan kuat. Ligamen ini memiliki fungsi untuk menghubungkan satu tulang ke tulang lainnya. PCL terbentang sepanjang bagian belakang sendi lutut, dari bagian bawah tulang paha ke bagian atas tulang kaki bagian bawah. 

Penyebab dan gejala cedera posterior cruciate ligament (PCL)

Pada dasarnya, penyebab utama cedera posterior cruciate ligament (PCL) adalah trauma parah pada sendi lutut. Seringkali, cedera ini tidak hanya terkena ke PCL, tetapi juga mempengaruhi ligamen lain di sekitar sendi lutut. 

Cedera PCL juga bisa terjadi karena adanya pukulan pada lutut saat lutut dilipat atau ditekuk. Termasuk ketika Anda berolahraga atau terkena kecelakaan mobil. 

Intinya, segala jenis trauma pada sendi lutut, baik itu trauma parah maupun ringan, sama-sama bisa menyebabkan cedera PCL. Kondisi cedera PCL lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang sering melakukan olahraga ataupun pernah mengalami kecelakaan mobil.

Ketika Anda menderita cedera PCL, Anda akan merasakan beberapa gejala umum berupa: 

  • Nyeri lutut, khususnya di bagian belakang lutut
  • Kekakuan pada sendi lutut
  • Kesulitan berjalan
  • Ketidakstabilan di sendi lutut
  • Pembengkakan pada lutut

Menghindari cedera posterior cruciate ligament (PCL)

Sebenarnya, sulit untuk mencegah cedera posterior cruciate ligament (PCL). Karena, hal ini seringkali terjadi saat kecelakaan, baik itu kecelakaan mobil maupun kecelakaan saat berolahraga. Tentunya, Anda tidak bisa memprediksi kecelakaan yang akan terjadi pada diri Anda sendiri.

Akan tetapi, bukan berarti kondisi ini tidak bisa dihindari sama sekali. Anda tetap bisa menerapkan beberapa upaya pencegahan untuk mengurangi risiko cedera PCL. Upaya tersebut meliputi:

  • Menggunakan teknik keselarasan yang tepat ketika melakukan aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki
  • Olahraga untuk memperkuat otot bagian atas dan bawah untuk menstabilkan sendi
  • Berhati-hati saat berolahraga, khususnya olahraga yang rentan cedera, seperti sepak bola dan tenis
  • Melakukan peregangan secara teratur untuk mempertahankan rentang gerak yang baik pada persendian

Lakukan cara-cara di atas sebagai upaya pencegahan, supaya Anda bisa menurunkan risiko cedera PCL. 

Upaya mengobati cedera posterior cruciate ligament (PCL) di rumah

Pengobatan untuk cedera PCL biasanya akan ditentukan oleh dokter, tergantung tingkat keparahan dan kondisi pada masing-masing pasien. Upaya pengobatan umumnya meliputi terapi fisik, penggunaan obat-obatan, serta operasi pada kasus yang cukup parah. 

Selain melakukan metode pengobatan dari dokter, Anda juga bisa mendukung proses penyembuhan dengan melakukan upaya perawatan sendiri di rumah. Berikut ini perawatan rumahan yang bisa dilakukan untuk cedera posterior cruciate ligament (PCL):

  • Istirahat yang cukup

Ligamen yang mengalami kerusakan memerlukan waktu untuk bisa pulih. Selama proses pemulihan, jangan melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat. Tubuh Anda memerlukan istirahat yang cukup untuk bisa mendukung penyembuhan. 

  • Melindungi area yang cedera

Sebaiknya, lindugi area lutut yang terkena cedera PCL. Misalnya dengan menggunakan kruk untuk berjalan, supaya kaki yang cedera tidak perlu digunakan dulu untuk sementara waktu. 

  • Kompres es

Kompres sendi lutut yang mengalami cedera dengan es selama 20-30 menit. Lakukan setiap 3-4 jam sekali selama kurang lebih 2-3 hari. Lakukan upaya di atas untuk mendukung penyembuhan cedera posterior cruciate ligament (PCL) yang lebih maksimal. Ikuti anjuran dari dokter mengenai langkah-langkah lain yang perlu Anda lakukan di rumah.