Ini 3 Resep Camilan Diet yang Lezat dan Mudah Dibuat!

Diet kini tak perlu menyiksa dengan selalu menahan lapar. Anda bisa menikmati camilan diet di antara waktu makan untuk mengurangi rasa lapar berlebihan. 

Tak perlu khawatir diet gagal, sebab camilan diet ini dapat memenuhi kebutuhan semua nutrisi, protein, dan serat. Pilihlah bahan makanan yang paling rendah kalori agar tidak terpengaruh pada jadwal diet Anda. 

Semua nutrisi ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat perut kenyang.

Bahkan, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho. Dengan memakan camilan diet sehat ini, Anda akan terhindar dari rasa lapar dan diet jadi lebih menyenangkan.

Berikut ini ide camilan diet yang lezat dan rendah kalori yang bisa Anda buat sendiri di rumah. 

1. Apple cake

Sudah sejak lama buah apel dimasukan ke dalam daftar menu untuk diet. t. Sebuah apel berukuran sedang hanya memiliki 95 kalori, tetapi memiliki banyak kandungan air dan serat.

Artinya, dengan mengonsumsi apel, maka dapat memperlambat pencernaan makanan dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama dengan sedikit kalori.

Anda bisa membuat apple cake sebagai camilan diet untuk menurunkan berat badan sekaligus. Hidangan penutup populer ini dibuat melalui proses pemotongan buah manis tersebut untuk menambahkan cita rasa pada sebuah dasar kue datar.

Bahan membuat apple cake: 

  • ½ buah Apel
  • 50 gr tepung terigu
  • 3 buah putih telur 
  • ½ sdt baking powder
  • 1 sachet sweetener (saran merk Diabetasol) 
  • Bubuk kayu manis (optional)

Cara membuat:

  • Potong apel menjadi bentuk kotak-kotak kecil
  • Kocok putih telur sampai putih kaku
  • Masukkan (tepung terigu, sweetener, baking powder) ke adonan telur sedikit demi sedikit
  • Tambahkan potongan apel ke adonan
  • Tuang ke wadah yang dilapisi kertas roti atau olesan mentega dan tepung
  • Kukus/oven selama 25-30 menit
  • Keluarkan dari loyang dan beri topping bubuk kayu manis.

2. Banana Oatmeal Muffin

Pisang baik untuk diet karena kandungan gula alami yang baik untuk tubuh. Kandungan nutrisi lain seperti kalium, serat, vitamin C dan B serta antioksidan yang memiliki sifat anti-inflamasi dalam pisang menjadikannya buah yang cocok dimasukkan dalam menu diet.

Nah, jika Anda ingin membuat camilan diet berbahan dasar pisang, Banana Oatmeal Muffin ini bisa jadi pilihan.  

Bahan membuat Banana Oatmeal Muffin: 

  • 80 gr pisang
  • 3 sdm Oatmeal instan 
  • 2  buah putih telur
  • 1 sdt minyak goreng
  • 1 sdt baking soda
  • 1 sachet sweetener (saran merk Diabetasol) 

Cara membuat:

  • Haluskan pisang menggunakan garpu
  • Kocok putih telur dan sweetener sampai gula larut dan sedikit berbusa
  • Masukkan oatmeal dan baking soda secara bertahap
  • Campurkan pisang lalu terakhir masukkan minyak dan aduk sampai rata lalu tuang ke dalam cup
  • Kukus/oven selama 25-30 menit.
  • Banana Oatmeal Muffin siap dihidangkan sebagai camilan diet sehat Anda. 

3. Sawi Kukus Isian Ayam

Jika Anda ingin menikmati sayuran, maka Anda bisa membuat camilan diet berbahan sawi. Sawi putih memiliki banyak zat anti oksidan dan anti inflamasi yang mampu melindungi tubuh kita untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu, sayuran ini juga mengandung banyak kalsium, magnesium, kalium, vitamin K, vitamin A, dan vitamin C yang bagus untuk menjadi nutrisi bagi tubuh.

Anda bisa menghidangkan sawi putih dengan dada ayam untuk mendapatkan camilan diet yang lezat dan menyehatkan. 

Bahan membuat sawi kukus isian ayam: 

  • Sawi putih secukupnya
  • 300 gr dada ayam
  • 1 buah wortel
  • 1 buah daun bawang
  • Lada, garam, kaldu ayam no msg

Cara membuat:

  • Siram sawi putih dengan air panas, lalu sisihkan 
  • Haluskan ayam, wortel, daun bawang
  • Pindahkan ke wadah, tambah garam, lada dan kaldu ayam
  •  Ambil 1 lembar sawi, tambahkan di atasnya adonan ayam. Lipat seperti amplop
  • Kukus hingga matang.

Mengenal Tetrodotoxin, Rahasia Di Balik Keracunan Ikan Buntal

Ikan buntal merupakan salah satu hidangan unik dan menantang yang banyak menjadi favorit masyarakat Jepang. Meskipun memiliki rasa lezat, ikan ini memiliki risikonya sendiri, terutama apabila diolah dengan tidak tepat. Keracunan ikan buntal dapat menyebabkan kematian. Racun yang ditemukan di dalam ikan buntal disebut dengan nama tetrodotoxin. Ini adalah salah satu racun paling mematikan yang dapat ditemukan di alam. Mengingat banyak orang mulai gemar mengonsumsi ikan buntal, seorang koki harus benar-benar terlatih dalam menyajikan ini, mengingat salah penyajian dapat membahayakan nyama mereka yang mengonsumsinya. 

Gejala dan perawatan

Apabila seseorang keracunan ikan buntal, gejala akan muncul sekitar 10 hingga 45 menit setelah mengonsumsi racun ikan buntal tersebut. Gejala awal biasanya adalah mati rasa, kesemutan di sekitar mulut, keluar air liur, mual, dan muntah. Gejala yang dirasakan juga dapat berubah menjadi semakin parah, menyebabkan kelumpuhan, hilangnya kesadaran, kegagalan pernapasan, dan bahkan kematian. 

Perawatan pertama yang harus dilakukan saat seseorang keracunan ikan buntal adalah dengan memaksa penderita muntah apabila orang tersebut sadar dalam waktu 3 jam sejak ikan buntal dikonsumsi. Penderita dapat lumpuh, dengan pernapasan bantuan dapat menjaga penderita keracunan untuk tetap hidup hingga tenaga medis dan layanan kegawatdaruratan dari rumah sakit diberikan. Jika penderita keracunan ikan buntal muntah, tempatkan ia untuk berbaring di sisinya. 

Apa itu tetrodotoxin dan mengapa sangat berbahaya?

Tetrodotoxin ditemukan pada beberapa organ tubuh ikan buntal, termasuk ovarium dan hati. Neurotoxin yang sangat kuat ini, dalam bentuk yang murni, dapat membunuh orang dewasa hanya dalam dosis 2 miligram saja. Tetrodoxin jauh lebih beracun dan mematikan jika dibandingkan dengan arsenic dan sianida. Di dalam tubuh, tetrodotoxin akan menghambat saluran sodium yang membiarkan saraf untuk bekerja. Keracunan ikan buntal dapat membunuh seseorang karena tetrodotoxin dapat membuat saraf tidak lagi memicu pergerakan otot yang memberikan kontrol terhadap fungsi tubuh penting, seperti bernapas, sehingga seseorang yang keracunan ikan buntal tidak dapat bernapas. Racun dalam ikan buntal juga dapat menyebabkan kegagalan jantung. Tidak ada antidote untuk tetrodotoxin saat ini, dan perawatan pertama yang harus dilakukan saat seseorang keracunan ikan buntal adalah dengan memberikan pernapasan buatan hingga tubuh mengeluarkan racun secara alami. Untungnya, perawatan ini, apabila dilakukan dengan cepat, terbukti sangat berhasil, dengan banyak orang berhasil sembuh total dari keracunan ikan buntal. 

Racun sesungguhnya tidak diproduksi oleh ikan buntal itu sendiri, melainkan tetrodotoxin adalah produk dari bakteri lingkungan yang menumpuk di dalam tubuh ikan. Ikan buntal bukan satu-satunya spesies yang menyimpan tetrodotoxin dengan cara ini. Ada bukti bahwa makanan laut yang telah terkontaminasi tetrodotoxin telah menyebar hingga pesisir selatan Inggris. Dalam kasus ini, ikan yang terlibat bukanlah ikan buntal. Alih-alih tetrodotoxin terdeteksi pada moluska, seperti tiram pasifik, tiram asli, remis, dan kerang keras. 

Memberikan edukasi atau pendidikan terhadap orang-orang akan bahaya keracunan ikan buntal merupakan aspek yang sangat penting dalam pencegahan keracunan. “Screening” atau pemantauan lebih ketat juga dapat membantu menghentikan makanan yang terkontaminasi tetrodotoxin untuk terjual bebas di pasaran. Namun, mungkin ada beberapa cara dalam mengurangi level racun. Untuk mollusca, hal ini mungkin bukan sebuah perkara yang mudah, namun ada cara dalam membersihkan ikan buntal dari laut Mediterania (tempat di mana ikan tersebut banyak ditemukan), sehingga mengurangi risiko keracunan ikan buntal di daerah tersebut.

Gerakan Sederhana untuk Senam Trampoline

Kebanyakan dari Anda pasti sudah familiar dengan trampoline bukan? Tidak hanya menyenangkan, ternyata senam trampoline juga bermanfaat lho.

Beraktivitas di trampoline dapat membantu Anda mengembangkan keseimbangan, koordinasi, dan keterampilan motorik yang lebih baik. Karena latihan-latihan dan senam tersebut menargetkan otot punggung, inti, dan kaki Anda.

Selain itu, Anda juga akan melatih lengan, leher, dan glutes Anda. Trampoline juga memiliki efek positif pada kesehatan tulang, dan dapat membantu meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.

Rebounder adalah trampolin mini yang dekat dengan tanah, membuatnya lebih stabil dan aman untuk digunakan. Sedangkan trampolin luar ruangan memiliki kapasitas berat yang lebih tinggi dan memberi Anda lebih banyak ruang untuk bergerak.

Anda bisa melakukan beberapa gerakan senam dan latihan selama 1-3 menit. Berikut cara melakukan latihan senam rebounder dan trampolin dengan aman dan efektif:

  • Jumping jacks

Saat melakukan jumping jacks, tekuk tubuh Anda sedikit ke depan. Anda juga bisa melakukan latihan ini dengan mengangkat lengan setinggi bahu atau mengangkatnya ke atas.

  • Pelvic floor jumps

Latihan ini menargetkan otot dasar panggul dan paha Anda.

  • Single leg bounce 

Latihan ini membangun kekuatan dan keseimbangan pergelangan kaki Anda. Pertahankan penyelarasan di kaki yang menapak untuk mencegah lutut Anda jatuh ke tengah.

  • Twist 

Senam ini mengembangkan koordinasi dan melatih tubuh bagian atas, punggung, dan inti Anda. Berdiri dengan kaki Anda langsung di bawah pinggul dan lengan Anda di samping tubuh Anda. Melompat dan putar kaki Anda ke kiri saat Anda memutar tubuh bagian atas ke kanan. Kembali ke posisi awal saat mendarat, dan lakukan secara bergantian.

Trampoline merupakan cara yang mudah dan menyenangkan untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular, meningkatkan daya tahan, dan menghilangkan stres dan ketegangan, baik untuk anak-anak dan orang dewasa.

Anda bisa memiliki trampoline mini di rumah atau bisa juga datang ke trampoline gym terdekat yang memiliki instruktur terlatih untuk melakukan berbagai senam dan gerakan lainnya.