Apa Itu Retrograde Ejaculation?


Retrograde Ejaculation

Retrograde Ejaculation

Retrograde ejaculation merupakan kondisi dimana air mani tidak keluar melalui penis saat orgasme, namun masuk ke kandungan kemih. Meskipun mencapai klimaks seksual, jumlah air mani yang keluar sedikit atau tidak sama sekali ketika ejakulasi berlangsung.

Retrograde ejaculation juga disebut sebagai orgasme kering. Retrograde ejaculation tidak menimbulkan kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Kondisi tersebut bisa saja terjadi tanpa disadari. Pada umumnya, pria dewasa dapat menghasilkan antara 1,5 hingga 7,6 mL air mani, atau setara dengan setengah hingga satu sendok teh.

Walaupun tidak berbahaya bagi tubuh, retrograde ejaculation dapat menimbulkan masalah kesuburan pada pria. Pria yang mengalami retrograde ejaculation akan sulit untuk membuat pasangannya hamil. Jika seseorang mengalami retrograde ejaculation, mereka dapat mengikuti terapi kesuburan.

Gejala

Seseorang yang mengalami retrograde ejaculation akan menunjukkan gejala berikut:

  • Tidak mengeluarkan air mani atau mengeluarkan air mani dalam jumlah yang sedikit ketika mencapai orgasme.
  • Air kemih yang tampak lebih keruh setelah orgasme.
  • Kurangnya kesuburan (infertilitas).

Penyebab

Berikut adalah beberapa penyebab seseorang mengalami retrograde ejaculation:

  • Otot

Pria memiliki otot pada muara kandung kemih dimana bagian tersebut dapat berkontraksi dan mencegah air mani ke kandung kemih. Otot tersebut juga dapat mencegah air kemih supaya tidak mengompol.

Retrograde ejaculation bisa menyebabkan otot tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat air mani naik ke kandung kemih ketika seseorang melakukan ejakulasi. Masalah tersebut juga menyebabkan jumlah air mani keluar dalam jumlah yang sedikit atau tidak sama sekali.

  • Kerusakan saraf

Kerusakan saraf juga berpotensi memicu retrograde ejaculation. Kerusakan saraf dipengaruhi oleh penyakit tertentu seperti diabetes dan penyakit Parkinson.

  • Pembedahan

Pembedahan prostat dan kandung kemih merupakan prosedur medis yang lebih sering menyebabkan retrograde ejaculation. Selain itu, pembedahan kanker testis, kanker kolon, kanker rektum, dan operasi tulang belakang bagian bawah juga bisa menyebabkan kondisi yang sama.

  • Obat-obatan

Obat-obatan dapat menimbulkan berbagai efek samping pada tubuh, termasuk retrograde ejaculation. Contoh obat-obatan yang dapat menyebabkan retrograde ejaculation adalah obat pembesaran prostat, obat penurun tekanan darah tinggi, dan obat untuk mencegah depresi.

Jika Anda Mengalami Retrograde Ejaculation

Jika Anda mengalami retrograde ejaculation, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat retrograde ejaculation.
  • Daftar obat yang Anda gunakan (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan tertentu?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis yang meliputi:

  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi di area alat kelamin pasien baik atau tidak.

  • Tes urine

Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah Anda mengalami retrograde ejaculation atau tidak. Tes urine dilakukan dengan mengosongkan kandung kemih.

Pengobatan

Dokter dapat memberikan pasien penderita retrograde ejaculation obat-obatan yang diresepkan dokter seperti imipramine, midodrine, efedrin, brompheniramine, dan fenilefrin. Pengobatan gangguan saraf juga dapat diberikan jika retrograde ejaculation disebabkan oleh kondisi lain seperti diabetes.

Terapi kesuburan dapat dilakukan jika pasien mengalami masalah pada kesuburan di area alat kelamin.

Kesimpulan

Retrograde ejaculation merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena dapat mengurangi kesuburan pria dan tidak dapat membuat pasangannya hamil. Untuk mengatasi retrograde ejaculation, Anda dapat mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang retrograde ejaculation.