Sabun untuk Kulit Kering Bebas Bahan Berbahaya Ini

Tidak peduli kulit kering disebabkan karena lingkungan, genetik, atau kondisi kulit lain, memilih sabun untuk kulit kering yang tepat sangat penting agar Anda terhindari dari iritasi yang lebih parah. Namun, dengan berbagai jenis sabun dan pembersih yang ada di pasaran saat ini, sabun mana yang cocok untuk jenis kulit Anda? Artikel ini akan membahas hal-hal yang perlu Anda perhatikan dan hindari dalam memilih sabun untuk kulit kering.

Apabila Anda memiliki kulit kering dan sensitif, jenis sabun yang salah dapat merusak kulit Anda. Sabun tersebut memang benar dapat membersihkan kulit, namun, apabila sabun terlalu keras, produk tersebut malah akan mengikis kelembapan alami kulit dan menyebabkan iritasi. Saat memilih sabun untuk kulit kering, perhatikan hal-hal berikut ini.

  • Hindari sodium lauryl sulfate (SLS)

Beberapa jenis sabun mengandung sebuah bahan yang bernama sodium lauryl sulfate (SLS). Zat tersebut adalah sebuah surfaktan, sebuah senyawa yang dapat membersihkan kotoran dan banyak digunakan pada produk detergen pembersih. Sodium lauryl sulfate juga digunakan pada sabun mandi, sampo, dan pembersih wajah. Sodium lauryl sulfate merupakan pembersih yang efektif, dan beberapa orang dapat menggunakannya untuk membersihkan tubuh tanpa ada efek samping yang berbahaya. Namun, mengingat surfaktan dapat memiliki efek mengeringkan kulit, sabun yang mengandung SLS dapat mengeringkan kulit kering dengan lebih parah.

  • Carilah minyak tanaman dan glycerine

Sabun untuk kulit kering  yang baik terbuat dari bahan alami, misalnya yang terbuat dari minyak sayur organik. Menurut Nikola Djordjevic, seorang dokter, sabun alami apapun yang mengandung minyak sayur, cocoa butter, minyak zaitun, lidah buaya, jojoba, dan alpukat sangat baik digunakan untuk kulit kering. Apabila Anda tidak dapat menemukan produk alami, carilah produk yang mengandung glycerine yang akan menyediakan kulit Anda cukup kelembapan sepanjang hari.

  • Hindari pewangi dan alkohol tambahan

Selain sodium lauryl sulfate, Anda perlu menghindari pewangi, ethyl, dan alkohol yang ditambahkan pada produk sabun karena zat-zat tersebut dapat membuat kulit kering dan menyebabkan iritasi.

  • Pilih asam hyaluronic dan lanolin

Anda juga perlu memilih sabun untuk kulit kering yang mengandung asam hyaluronic dan lanolin karena kemampuan hidrasi yang dimili keduanya. Lanolin, sebuah minyak yang diambil dari kelenjar sebaceous domba memiliki sifat melembapkan dan menghaluskan bagi rambut dan kulit. Sementara itu, asam hyaluronic merupakan molekul penting yang terlibat dalam kelembapan kulit.

  • Hindari pewarna sintetis

Dalam memilih sabun untuk kulit kering, tidak hanya Anda perlu memilih bahan-bahan yang dapat menghidrasi kulit, Anda juga perlu menghindari produk yang mengandung pewarna sintetis. Pewarna sintetis dibuat dengan proses kimia dan umumnya memiliki efek negatif pada kulit, yang dapat memperburuk kondisi kulit kering Anda. Saat mencari sabun untuk kulit kering, penting untuk mencium aromanya terlebih dahulu. Banyak sabun dan pembersih tubuh mengandung pewangi tambahan. Sabun untuk kulit kering yang aman biasanya tidak mengandung zat pewangi kuat yang dapat mengiritasi kulit kering Anda lebih jauh lagi.

Kulit kering merupakan sebuah gangguan yang cukup sering ditemui. Selain karena faktor lingkungan, kulit kering juga dapat disebabkan oleh faktor genetik. Untungnya, saat ini banyak sabun untuk kulit kering yang tersedia di pasaran yang bisa Anda pilih untuk melembapkan dan menenangkan kulit kering yang dimiliki. Ikuti tips tentang apa yang perlu dicari dan dihindari di atas dalam memilih sabun untuk kulit kering.