Simak Ragam Senam Khas Indonesia, Mulai dari Senam Tobeleo Sampai Senam Angguk Ceria

senam tobeleo

Akhir-akhir ini berbagai jenis senam dilakukan secara massal setidaknya satu kali dalam seminggu. Beberapa gerakan dan musik pengiringnya berasal dari luar negeri, namun Anda harus bangga sebab telah banyak senam asli Indonesia dengan gerakan dan musik khusus. Jenis-jenis senam pun beragam mulai dari khas daerah tertentu hingga senam yang diwajibkan sebagai program pemerintah. Berikut ini beberapa jenis senam asli Indonesia yang mungkin bisa Anda coba:

  • Senam tobeleo

Senam ini berasal dari Halmahera Utara, Maluku Utara dan sering dilakukan di berbagai kegiatan pemerintah maupun perlombaan. Tak hanya meningkatkan kesehatan jasmani, senam tobeleo juga memperbaiki mood karena nada dan iramanya yang riang sehingga antusiasme anggotanya pun bertambah. Pada dasarnya, tidak ada pakem gerakan sehingga memungkinakan munculnya berbagai variasi.

Senam tabelo sangat digemari terutama oleh kalangan ibu-ibu. Kepopulerannya semakin meningkat karena pemerintah daerah gencar memperkenalkan senam ini ke khalayak umum.

  • Senam maumere

Senam maumere disebut juga Gemu Fa Mire berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur. Meskipun telah muncul berbagai modifikasinya,  beberapa prinsip tetap harus ada, seperti gerakan berputar bagian tangan dan kaki, gerakan melingkar menggunakan satu kaki sebagai poros, kemudian menggoyangkan lengan yang diangkat mengepal sambil berputar.

Selain membakar kalori, senam maumere juga membentuk kebersamaan karena cocok dilakukan secara massal atau berkelompok disertai musik pengiring yang ceria. Paduan gerakannya membutuhkan koordinasi, kelincahan, dan keseimbangan tubuh.

  • Senam poco-poco

Senam poco-poco merupakan senam khas Manado yang telah populer dikenal masyarakat Indonesia pada awal tahun 2000. Gerakannya pun beragam mulai dari gerakan tinju, renang, silat, angkat besi, voli, bola kaki, bulu tangkis, basket, serta atletik. Senam ini bisa dilakukan berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai lansia.

Senam poco-poco dipercaya mampu meningkatkan fungsi otak bagi lansia. Gerakannya yang menyerong, berputar, dan menyilang mampu merangsang neuron otak, merangsang respon motorik dan sensorik, serta menstabilkan emosi. Oleh karena itu, rangsangan neuron membuat bagian otak yang jarang aktif menjadi aktif kembali.

  • Senam SKJ

Senam Kesegaran Jasmani atau SKJ merupakan jenis senam yang paling umum diketahui masyarakat Indonesia serta diwajibkan oleh pemerintah. Senam ini telah ada sejak tahun 1984. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan senam yang mengikuti irama lagu, gerakannya dapat diikuti oleh semua orang.

Agar mendapatkan manfaat senam SKJ, Anda disarankan melakukannya setidaknya selama 30 menit setiap hari. Rangkaian gerakan biasanya terdiri dari pemanasan, latihan inti, serta pendinginan atau relaksasi.

  • Senam angguk ceria

Masyarakat Kulon Progo memiliki senam khas angguk ceria. Senam ini terdiri dari 6 gerakan dasar, pemanasan, peralihan, dan pendinginan. Apabila dilihat dari gerakannya, senam angguk ceria tergolong kelompok gerakan aerobik non impact dan low impact.

Sebuah studi yang dilakukan Universitas Negeri Yogyakarta menunjukkan bahwa senam ini memiliki tujuan utama rekreatif sekaligus menjaga kebugaran jasmani bagi semua umur, bahkan mereka yang telah memasuki usia 50 tahun. Di dalam lirik musik senam terdapat pesan untuk selalu menjunjung tinggi budaya dan tradisi nenek moyang.  Agar memperoleh derajat kesehatan optimal, sebaiknya lakukan aktivitas fisik sebanyak 150 menit seminggu dan olahraga setiap hari masing-masing selama 30 menit. Manfaat senam tidak akan didapatkan apabila tidak dilakukan secara rutin.