Selain Suplemen Vitamin C, Dapatkan Vitamin C dari Ini

suplemen vitamin c

Manfaat vitamin C sangat besar bagi tubuh Anda. Vitamin yang tergolong sebagai antioksidan ini bisa membuat imunitas tubuh lebih prima sehingga Anda tidak mudah jatuh sakit. Berbagai risiko penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung, sampai kanker pun bisa dikurangi dengan memastikan kebutuhan vitamin C harian terpenuhi dengan baik tiap harinya. 

Tubuh manusia tidak bisa memproduksi ataupun menyimpan vitamin C sehingga Anda mesti mengasupnya sendiri lewat suplemen vitamin C maupun makanan yang kaya jenis vitamin esensial yang satu ini. Di mana kebanyakan makanan yang tinggi vitamin C dapat Anda peroleh dari buah-buahan serta sayuran. 

Beriku ini adalah berbagai jenis makanan yang kaya akan kandungan vitamin C. Apakah ada beberapa jenis makanan di bawah ini yang sering Anda konsumsi? 

Jambu Biji 

Tidak sulit menemukan jambu biji di daerah tropis seperti Indonesia. Buah asal Amerika Selatan ini menjadi salah satu sumber vitamin C yang bisa Anda peroleh. Bayangka saja, dalam satu jambu biji, Anda bisa mendapatkan vitamin C sebanyak 126 miligram. Jumlah ini setara dengan 140 persen kebutuhan harian vitamin C yang dianjurkan. 

Paprika Merah 

Suka makan salad dengan campuran paprika merah? Beruntunglah Anda karena ini berarti Anda bisa mendapatkan kandungan vitamin C yang tinggi. Dalam tiap setengah cangkir paprika merah, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin C sampai dengan 96 miligram. Ini sudah memenuhi kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. Selain vitamin  C, parika merah juga kaya akan vitamin A, B, E, dan K, kalium, folat, mangan, fosfor, dan magnesium; sangat lengkap, bukan?  

Pepaya 

Pepaya kerap disebut sebagai buah yang bisa mengatasi sembelit. Namun sesungguhnya, manfaat pepaya jauh lebih daripada itu. Soalnya, pepaya termasuk buah yang sangat tinggi vitamin C. Anda bisa mendapatkan sekitar 87 miligram vitamin  C atau setara 97 persen kebutuhan harian yang dianjurkan dalam tiap 150 miligram pepaya. Karena alasan inilah, pepaya sangat diandalkan untuk mencegah peradangan dalam tubuh. 

Lemon 

Banyak suplemen vitamin C yang dibuat dari ekstrak lemon. Ini karena buah lemon sendiri sangat kaya akan vitamin C. Satu buah lemon mentah termasuk kulitnya bisa menyediakan 83 miligram vitamin C. Ini setara dengan 92 persen kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. 

Kiwi 

Tahu tidak, satu buah kiwi ukuran sedang ternyata mengandung 71 miligram vitamin C. Jumlah ini setara dengan 79 persen kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. Jumlah ini bahkan lebih besar daripada kandungan vitamin C pada buah jeruk yang selama ini kerap diidentikkan sebagai sumber terbaik untuk vitamin C. 

Jeruk 

Satu buah jeruk biasa mengandung vitamin C sampai 70 miligram. Jumlah ini setara dengan 78 persen kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. Ini berlaku untuk berbagai jenis jeruk mulai dari jeruk mandarin bahkan sampai jeruk bali sekalipun. 

Kale 

Kale merupakan sayuran terbaik untuk mendapatkan vitamin C. Dalam tiap cangkir jenis sayuran silangan ini, Anda bisa memperoleh vitamin C sebanyak 80 miligram. Jumlah ini setara dengan 89 persne dari kebutuhan vitamin C harian yang dianjurkan. Untuk mendapatkan vitamin C yang tinggi, sebaiknya Anda mengonsumsinya secara mentah karena merebus ataupun mengukusnya bisa mengurangi bahkan menghilangkan kadar vitamin C di sayuran berdaun hijau ini. 

Kira-kira jenis buah dan sayuran apa yang paling Anda suka dari pilihan di atas? Jika memang tidak terlalu suka buah dan sayur, Anda bisa menjadikan suplemen vitamin C sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan harian. 

Manfaat Kandungan Zegavit untuk Aktivitas Sehari-hari

Hidup berdampingan dengan virus yang dapat menular mewajibkan kita untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya dengan menerapkan gaya hidup sehat. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, seperti buah dan sayur, lalu rajin berolahraga setidaknya seminggu dua kali. Selain itu, mengonsumsi suplemen multivitamin tambahan juga disarankan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Salah satu multivitamin dengan kandungan lengkap dan mudah ditemukan adalah Zegavit.

Kandungan Zegavit 

Zegavit merupakan suplemen makan yang mengandung multivitamin dan zinc, seperti vitamin B kompleks, vitamin E, vitamin C, asam folat, juga kalsium. Kandungan Zegavit ini merupakan bahan esensial yang terdapat pula dalam makanan sehari-hari. Sehingga, dengan Anda mengonsumsi Zegavit akan membantu pemenuhan nutrisi untuk metabolisme dan mempertahankan kesehatan tubuh. 

Manfaat Zegavit untuk tubuh

Dengan kandungan Zegavit yang lengkap, mulai dari beberapa jenis vitamin dan mineral lainnya, maka berikut ini beberapa manfaat yang dapat Anda rasakan bila mengonsumsinya sesuai dengan kebutuhan. 

  • Meningkatkan imunitas kekebalan tubuh

Di dalam Zegavit terdapat kandungan zinc sebanyak 20 mg, di mana kandungan ini dapat membantu proses pengaktifan sel darah putih di dalam tubuh. Bila Anda mengonsumsi zinc dengan cukup, maka ia akan membentuk sistem imunitas tubuh, sehingga tubuh dapat melawan dan menetralkan patogen yang masuk, seperti virus, bakteri, dan jamur. 

Selain itu, dalam kandungan Zegavit juga terdapat vitamin C yang tinggi sebanyak 750 mg. Seperti yang sudah diketahui bahwa vitamin C diyakini mampu menjaga tubuh tetap fit. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi yang masuk lewat makanan dan membentuk sistem kekebalan tubuh agar bekerja dengan baik dalam melindungi tubuh dari penyakit.

  • Mempercepat penyembuhan bekas luka

Kandungan zinc dan vitamin C juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Kedua kandungan tersebut akan merangsang produksi, pematangan dan pelepasan kolagen pada bagian tubuh yang terdapat luka. Oleh karena itu vitamin C dan zinc dapat membantu proses pembentukan jaringan baru yang akan menutup luka, dan luka akan segera sembuh. 

  • Terhindar dari radikal bebas

Radikal bebas sangat membahayakan bagi tubuh karena dapat merusak sel tubuh dan memicu timbulnya berbagai penyakit kronis, seperti kanker, keluhan pada jantung, dan lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu mengonsumsi suplemen yang dapat memberikan efek antioksidan, seperti kandungan pada Zegavit. 

  • Mencegah migrain

Sakit kepala pada satu sisi atau biasa disebut migrain ini kerap terjadi di berbagai kalangan. Penyebab munculnya migrain ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti adanya perubahan hormon, mengalami stres yang berlebihan, serta efek dari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dijalani. Migrain yang kambuh dapat ditangani dengan meminum obat. 

Namun, ada baiknya bila Anda mencegah migrain tersebut dibandingkan mengobati. Dengan mengonsumsi Zegavit suplemen yang mengandung vitamin B kompleks dapat membantu Anda mencegah migrain. Menurut para ahli, vitamin B2, B6, dan B12 dapat mencegah migrain karena kandungan tersebut memengaruhi disfungsi mitokondria pada tingkat sel. Maka dari itu, frekuensi migrain bisa berkurang. 

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Untuk menyokong aktivitas Anda, maka diperlukan pula tulang yang sehat dan tak mudah nyeri. Kalsium merupakan mineral yang dapat membantu Anda menjaga kepadatan tulang dan gigi sehingga menjadi lebih kuat dan tidak mudah rapuh. 

Selain itu, mengonsumsi dan memenuhi kebutuhan kalsium setiap harinya juga bisa mencegah Anda dari risiko penyakit tulang, seperti osteoporosis. 

Nah, itulah penjelasan mengenai kandungan Zegavit dan manfaat yang akan dirasakan bila Anda mengonsumsinya. Perlu diperhatikan bahwa suplemen ini hanya boleh dikonsumsi oleh anak di atas 12 tahun, dan dewasa. 

Selain itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini secara terus-menerus karena dikhawatirkan akan memberikan efek samping pada tubuh. Minumlah Zegavit bila Anda membutuhkannya, dan jangan lupa untuk mengonsultasikan ke dokter bila memiliki alergi terhadap salah satu kandungan Zegavit atau merasakan efek samping sesaat setelah meminum suplemen ini.

Cara Mengatasi Kekurangan Produksi ASI dengan LaktaFit

laktafit suplemen ibu menyusui

Sebagai seorang ibu tentunya Anda ingin memberikan yang terbaik bagi sang buah hati. Terutama jika berhubungan dengan nutrisi-nutrisi untuk menunjang tumbuh kembang si kecil. ASI atau air susu ibu menjadi nutrisi yang wajib untuk para bayi baru lahir. Namun di beberapa kondisi produksi ASI tidak maksimal, maka dari itu penting bagi para ibu untuk mengetahui manfaat memberikan ASI dan mengatasi kekurangan ASI dengan LaktaFit.

Manfaat Memberikan ASI Eksklusif 

Pemberian ASI bersifat eksklusif sebab pemberiannya berlaku pada bayi mulai dari usia 0 bulan hingga 6 bulan. Fase ini perlu perhatian khusus terutama pada kualitas ASI yang keluar, supaya tidak mengganggu tahap tumbung kembang si kecil sejak hari pertama lahir hingga 6 bulan, mengingat masa-masa tersebut merupakan periode emas si kecil hingga berusia 2 tahun. Berikut beberapa manfaat lainnya dari pemberian ASI Eksklusif :

  1. Dapat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Pada bayi baru lahir, sistem imun belum terbentuk dengan baik, sehingga sangat rentan terhadap virus dan penyakit. ASI yang diberikan oleh ibu mengandung zat antibodi di dalamnya sehingga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

  1. Membantu Pertumbuhan Fisik Dan Perkembangan Otak Bayi

ASI merupakan nutrisi pertama yang masuk kedalam tubuh bayi, ini karena di usia 0 hingga 6 bulan bayi belum diperbolehkan mengonsumsi nutrisi lain selain ASI. Sehingga selama 6 bulan, ASI yang diberikan pada si kecil lah yang berdampak besar pada pertumbuhan fisik dan juga perkembangan otaknya.

  1. Mencegah Terserang Penyakit Dan Menurunkan Risiko Penyakit Infeksi

Dalam ASI terdapat banyak sekali nutrisi yang dibutuhkan oleh buah hati Anda untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya sehingga dengan pemberian ASI dapat menurunkan risiko terserang penyakit infeksi seperti infeksi saluran cerna, infeksi saluran kemih maupun infeksi saluran pernapasan.

  1. Memperkuat Tulang

ASI dapat menyuplai kebutuhan kalsium yang cukup untuk tulang bayi, sehingga ini dapat mendukung proses perkembangannya dimulai dari belajar tengkurap, duduk, merangkak, hingga berjalan.

  1. Melancarkan Metabolisme

Metabolisme yang lancar juga dapat menjadi penunjang dalam tumbuh kembang bayi, dalam pembentukan energi yang dibutuhkan oleh metabolisme tubuh salah satunya memerlukan zat karnitin. Zat karnitin ini bisa didapatkan melalui pemberian ASI.

Cara Mengatasi Kekurangan Produksi ASI

Kurangnya produksi ASI kerap kali membuat cemas pada Ibu, hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan baik dari segi faktor fisik hingga faktor psikologis sang Ibu seperti kecemasan, stres bahkan hingga depresi yang dapat mengganggu produksi ASI. Faktor lainnya seperti kondisi bayi yang tidak menyusu dengan benar dan penggunaan susu formula juga dapat mempengaruhi kurangnya produksi ASI.

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi Produksi ASI:

  • Minum banyak air putih minimal 8 hingga 12 gelas per hari.
  • Menerapkan pola makan sehat, perbanyak makan buah dan sayur-sayuran yang dapat meningkatkan produksi ASI.
  • Rutin menyusui si kecil agar payudara terstimulasi untuk memproduksi ASI. Jika si kecil terkendala ketika menghisap puting, Anda dapat melakukan pompa ASI.
  • Kurangi stress dan istirahatlah yang cukup, hal ini diyakini mampu untuk meningkatkan jumlah produksi ASI.
  • Minum vitamin ataupun obat yang mengandung vitamin B1 dan ekstrak placenta untuk mengatasi kurangnya produksi ASI, contohnya seperti produk LaktaFit.

Itu dia beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kekurangan produksi ASI. Namun dalam penggunaan vitamin ataupun obat seperti LaktaFit pastikan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, mengingat produk LaktaFit termasuk dalam golongan obat keras yang perlu pengawasan dalam penggunaannya.