Tiga Alternatif Peregangan untuk Atasi Spasme Otot Leher

Leher adalah salah satu bagian tubuh yang sering terasa pegal. Mereka yang terlalu lama duduk, membaca buku sambil berbaring, atau pembagian beban yang tidak proporsional berpotensi besar membuat masalah di leher. Nah, kebanyakan masalah ini dopicu oleh spasme otot.

Spasme otot dapat dimengerti sebagai sebuah kondisi di mana secara spontan dan tidak disadari otot mengalami kontraksi. Otot yang mengalami spasme kemudian akan menegang, mengeras, dan terasa kencang.

Orang yang mengalami spasme otot di lehernya akan merasakan sakit yang hebat. Sensasi itu bisa dirasakan selama beberapa menit, jam, atau bergulir terus tanpa waktu yang ditentukan. Periode atau jangka waktu penderitaan berkaitan erat dengan bagaimana penderita melakukan penanganan.

Untuk pertolongan pertama dan sederhana, orang yang mengalami spasme otot di lehernya bisa melakukan beberapa peregangan untuk mengembalikan kondisi ototnya. Peregangan dilakukan untuk meredakan kontraksi itu.

Di bawah ini ada beberapa alternatif cara melakukan peregangan otot leher sederhana untuk mengatasi spasme otot di leher:

  • Peregangan leher sederhana

Ikuti langkah-langkah ini untuk melakukan peregangan leher sederhana:

  • Duduk atau berdiri dengan kepala lurus ke depan.
  • Sambil memegang tangan Anda dengan longgar di belakang kepala, gunakan leher Anda untuk memutar kepala ke kanan.
  • Gunakan lengan Anda untuk mendorong dagu ke sisi kanan dada Anda.
  • Tetap rileks dan tahan kepala ke dada Anda selama 15 detik.
  • Ulangi peregangan ini tiga kali di setiap sisi.
  • Scalene strecth

Ikuti langkah-langkah ini untuk melakukan peregangan leher yang terganggu lantaran spasme otot:

  • Duduk atau berdiri dengan kedua tangan disatukan di belakang punggung.
  • Dorong satu bahu ke bawah dan miringkan kepala Anda ke sisi yang berlawanan sampai Anda merasakan peregangan lembut di leher Anda.
  • Tahan selama 15-30 detik dan kemudian kembali ke posisi awal.
  • Ulangi peregangan ini tiga kali di setiap sisi.
  • Head lift with neck curl

Berikut langkah-langkah untuk melakukan peregangan leher jenis ini:

  • Berbaring telentang di atas permukaan yang rata dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata di tanah.
  • Selipkan dagu ke dada Anda dan angkat kepala Anda sekitar 7-8 cm dari lantai sambil menjaga bahu Anda tetap menempel rata di lantai.
  • Tahan posisi ini selama 10 detik.
  • Ulangi sebanyak lima kali.
  • Saat Anda melakukan peregangan ini, upayakan untuk mengangkat kepala selama 20-30 detik.

Itulah beberapa teknik peregangan yang dapat Anda terapkan atau lakukan untuk mengatasi sedikit permasalahan pada otot leher Anda. Biasanya, setelah melakukan peregangan, otot kembali rileks dan sejenak Anda tidak merasakan gejalanya.

Namun, spasme otot di leher ini bisa kembali datang selama Anda masih melakukan beberapa kemungkinan pemicunya. Jika gejalanya kembali menyerang, artinya Anda harus beristirahat dan menghentikan aktivitas Anda.

Sebab kondisi tubuh memang tidak dapat ditawar lagi. Tubuh Anda sudah terlalu lama bekerja. Jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah tak dapat berkompromi lagi. Pasalnya, Anda justru semakin memperbesar risiko mengalami kondisi yang lebih mengkhawatirkan nantinya.

Jika nyeri leher yang Anda rasakan sangat berat dan tidak membaik dalam beberapa hari, atau ditemukan adanya rasa nyeri yang berlebihan, mati rasa (kebas) maupun kelemahan anggota gerak, segera periksakan diri ke dokter.

Nyeri leher dan bahu akibat spasme otot ini memang terkesan sepele. Akan tetapi, jika dibiarkan terjadi berkelanjutan atau tanpa pengobatan, Anda bisa mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas. Hal ini pada akhirnya akan menurunkan produktivitas maupun kualitas hidup Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *