Cara Mencegah Terjadinya Kasus Bayi Lahir Meninggal

Kasus bayi lahir meninggal jadi salah satu komplikasi kehamilan yang mungkin menghantui banyak ibu hamil di masyarakat.

Terkadang, kondisi ini bisa terjadi bahkan saat ibu hamil merasa kandungannya sehat dan baik-baik saja. Maka dari itu, ibu hamil harus membekali diri dengan pengetahuan soal lahir meninggal (stillbirth).

Untuk mempelajari lebih lanjut terkait apa saja penyebab dan cara mencegah terjadinya stillbirth, mari simak ulasan di bawah ini ya!

Faktor penyebab 

Lahir meninggal atau juga disebut dengan stillbirth adalah kondisi bayi yang meninggal di kandungan setelah melewati usia kehamilan 20 minggu.

Mengetahui apa penyebabnya, bisa sedikit membantu kita memberikan gambaran langkah pencegahan apa yang harus kita ambil.

Berikut beberapa faktor yang bisa membuat ibu hamil lebih berisiko mengalami kasus stillbirth:

  • Ibu hamil yang obesitas atau kegemukan
  • Memiliki riwayat penyakit yang ada sejak sebelum hamil. Seperti penyakit jantung, gangguan tiroid, diabetes, hingga infeksi
  • Tekanan darah tinggi dan preeklampsia
  • Hamil bayi lebih dari 1, kembar misalnya
  • Ibu hamil pada usia di atas 35 tahun
  • Pernah mengalami komplikasi kehamilan sebelumnya
  • Sebelumnya pernah mengalami kasus stillbirth maupun keguguran
  • Kekurangan gizi atau malnutrisi

Selain itu faktor gaya hidup juga berpengaruh lho. Kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, dan penyalahgunaan narkoba juga bisa meningkatkan risiko bayi lahir mati.

Cara mencegah lahir meninggal

Umumnya, stillbirth tidak dapat dicegah. Hal ini sering terjadi karena perkembangan bayi yang tidak normal. Namun, dengan mengurangi atau menghindari faktor risiko, kamu bisa menurunkan potensi terjadinya lahir meninggal (stillbirth).

Memastikan kesehatan ibu selama hamil, mulai dari mengelola kondisi yang sudah ada sebelumnya dan mengelola gaya hidup, bisa meningkatkan peluang kehamilan yang sukses.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi pada kehamilan kamu:

1. Cek kandungan rutin

Sangat penting untuk melakukan cek kehamilan rutin ke bidan, dokter, atau petugas medis terkait selama kamu hamil.

Petugas kesehatan dapat membantu kamu mengidentifikasi potensi masalah dengan berbagai macam tes dan metode pengukuran yang biasanya harus dilakukan pada waktu tertentu.

Maka dari itu jangan pernah melewatkan jadwal check up ke dokter ya!

2. Pola hidup sehat

Pola hidup sehat yang penting kamu anut adalah mengonsumsi makanan sehat dan seimbang dan disertai dengan aktivitas fisik yang tetap aktif.

Hal ini bisa menghindari beberapa faktor risiko seperti obesitas. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada kehamilan.

Kehamilan bukanlah waktu untuk diet penurunan berat badan, tetapi kamu juga tidak perlu menambah berat badan saat hamil jika sudah kelebihan berat badan. Jagalah berat badan kamu tetap sehat.

3. Hindari gaya hidup buruk

Hindari dan bahkan hentikan kebiasaan buruk seperti merokok, minum-minuman beralkohol, dan penggunaan narkotika.

Semua zat ini dapat merusak kesehatan kamu dan pastinya janin yang ada di kandungan kamu. Jika kamu memiliki kesulitan untuk berhenti, carilah bantuan.

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan terkait yang bisa membantu mengatasi masalah kecanduan yang kamu alami.

4. Tidur miring

Saat usia kehamilan sudah memasuki minggu ke 28 atau lebih, kamu lebih disarankan untuk tidur miring. Sebab tidur telentang justru bisa meningkatkan risiko lahir meninggal (stillbirth).

Alasan pastinya sebenarnya tidak sepenuhnya jelas, namun para ahli menduga bahwa itu ada hubungannya dengan aliran darah dan oksigen ke bayi.

BAB Berdarah, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasannya

Berdarah dapat terjadi karena luka tertentu. berdarah atau juga pendarahan bisa terjadi di bagian tubuh mana saja baik di organ dalam, maupun di kulit atau organ bagian luar tubuh. kulit yang berdarah mungkin disebabkan oleh cedera atau luka, tapi bagaimana jika BAB berdarah?

Hal ini tentu akan mengkhawatirkan penderitanya. Ada mungkin akan bertanya-tanya apa sebabnya? Apakah ini berbahaya? Apakah ini umum terjadi? Terlebih bagi Anda yang sedang dalam kondisi tertentu, contohnya sedang hamil, membuat rasa khawatir semakin meningkat. 

Artikel ini akan sedikit membantu Anda untuk menjawab pertanyaan itu semua. Tapi untuk hasil yang lebih jelas, tentu harus dengan pemeriksaan dokter dengan prosedur yang telah disarankan. 

Apakah BAB berdarah itu?

BAB berdarah adalah ketika darah keluar dari anus saat atau setelah buang air besar (BAB). Feses Anda mungkin berwarna merah marun atau hitam atau adanya darang terang di feses. Pendarahan juga bisa tersembunyi atau tak terlihat mata.

Darah tersebut bisa berasal dari rektum (usus besar bagian bawah atau ujung usus besar dekat anus), mungkin juga berasal dari bagian lain dari saluran pencernaan, atau dari anus itu sendiri. pendarahan ini bisa ringan tapi juga bisa parah, tingkat keparahannya bisa bervariasi sesuai dengan jumlah yang dikeluarkan dan periodenya.

BAB berdarah dapat diikuti dengan gejala, seperti:

  • Kebingungan dan kelelahan
  • Pingsan
  • Merasa pusing
  • Nyeri dubur atau anus
  • Sakit perut atau kram 
  • Diare
  • Sembelit
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja

Apa saja penyebab BAB berdarah?

Penyebab dan letak sumber pendarahan dari BAB berdarah bisa dilihat dari warna darah yang keluar. Berikut warna dan artinya:

  • Darah merah cerah: Biasanya berupa pendarahan rendah di usus besar atau rektum 
  • Darah merah tua atau merah marun: pendarahan di saluran cerna lebih tinggi, yaitu di usus besar bagian awal atau di usus kecil
  • Melena (tinja berwarna gelap/hitam dan lembek/seperti tar): menunjukkan pendarahan di perut, seperti pendarahan dari bisul atau bagian atas usus kecil

Sementara itu, penyebabnya sendiri terbagi menjadi ringan dan serius. Untuk penyebab ringan, biasanya terjadi karena:

  • Fisura anus. Ini adalah kondisi robekan kecil di lapisan anus atau dikulit sekitar anus. Hal ini terjadi karena mengejan terlalu keras akibat dari feses yang sangat keras dan sulit untuk dikeluarkan. Ini juga bisa menimbulkan rasa terbakar pada anus anda, biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring waktu.
  • Sembelit, kondisi buang air besar yang keras dan kering
  • Wasir/ambeien/hemoroid. Ini merupakan penyebab paling sering dari bab berdarah, ini juga berarti adanya iritasi atau pembengkakan pembuluh darah (vena) di anus (wasir luar) atau rektum (wasir dalam). Ini dapat diobati dan bukan kondisi yang parah. 
  • Polip. Kondisi ini berupa pertumbuhan jaringan kecil di lapisan rektum atau usus besar yang bisa berdarah setelah buang air besar. Polip juga dapat terlihat seperti jamur yang tumbuh dari sisi usus Anda.
  • Bisul. Gangguan ini terjadi ketika jumlah cairan pencernaan di usus tidak seimbang, sehingga dapat merusak lapisan saluran pencernaan dan menyebabkan bisul yang berakibat pada feses yang berdarah warna hitam dan lembek.

Sementara untuk penyebab serius dari BAB berdarah, berupa kondisi:

  • Kanker dubur
  • Kanker usus besar
  • Penyakit radang usus (IBD), yang meliputi penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, diikuti dengan gejala demam, diare , sakit perut dan kram, dan penyumbatan usus
  • Infeksi usus atau infeksi bakteri, seperti bakteri Salmonella

Apakah BAB berdarah berbahaya?

Dalam beberapa kasus, BAB berdarah merupakan gejala kecil dari suatu kondisi dan dapat dengan mudah diobati. Salah satunya adalah wasir dan fisura anus. Kondisi tersebut biasanya tidak berlangsung lama dan ada beberapa obat yang bisa diresepkan. 

Namun, BAB berdarah kadang bisa menjadi tanda kondisi serius, seperti kanker kolorektal. Sangat penting untuk melacak setiap pendarahan yang Anda alami, baik itu kapan terjadi, seberapa banyak keluarnya, bagaimana gejalanya dan seberapa lama terjadinya. 

Pada wanita hamil, BAB berdarah mungkin terjadi yang disebabkan oleh wasir. Tapi perlu diperhatikan dan diketahui dengan pasti apakah itu berasal dari anus dan pada feses atau berasal dari vagina. Pendarahan saat hamil perlu diawasi, karena bisa berupa gejala keguguran atau gangguan kehamilan.

Jika BAB berdarah berat, disertai gejala yang menyakitkan atau mengganggu, sering dan menyebabkan Anda khawatir, segera hubungi penyedia layanan kesehatan Anda untuk memeriksanya. Pemeriksaan dan diagnosis yang tepat akan membantu Anda mengatasinya dengan baik.

Jika Anda punya banyak pertanyaan tentang BAB berdarah, Anda bisa mencari informasi di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ atau melalui website SehatQ. Anda juga bisa berdiskusi langsung dengan dokter melalui chat di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Penyuka Kucing, Hati-Hati dengan Bahaya Cat Scratch Disease

Kucing adalah hewan yang lucu dan menggemaskan, terlebih jika bentuk tubuhnya gemuk dengan bulu-bulu yang tebal. Kucing banyak dipelihara bahkan dianggap menjadi bagian dari keluarga sendiri seperti binatang lainnya, yaitu anjing. 

kucing banyak ditemukan, bahkan tanpa Anda pelihara pun ia akan masuk sendiri ke dalam rumahmu. Anda yang terbiasa dan menyukai kucing, mungkin menganggap bahwa dicakar olehnya adalah biasa saja. tapi, hal tersebut harus Anda pikirkan dan pertimbangkan sekali lagi. Pasalnya cakaran kucing memiliki dampak berbahaya yang mengintai di belakangnya.

Kucing yang Anda pelihara mungkin sudah terjaga baik kebersihan atau makanannya, berbeda dengan kucing kampung atau kucing liar. Meski begitu, cakaran kucing manapun dapat membawa infeksi bakteri. Penyakit ini dinamakan cat scratch disease. 

Apa itu cat scratch disease?

CDC menjelaskan bahwa cat scratch disease atau penyakit cakaran kucing adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Bartonella henselae. Infeksi biasanya terjadi setelah Anda dicakar atau digigit oleh kucing domestik atau liar, terutama anak kucing. Penyakit ini terjadi di mana pun kucing atau kutu ditemukan. 

Air liur kucing yang terinfeksi dan masuk ke luka terbuka di tubuh Anda atau menyentuh bagian putih mata Anda, bisa menjadi penyebab Anda terkena penyakit ini. Kadang-kadang, Anda mungkin mendapatkan penyakit dari kutu yang membawa bakteri.

Bagaimana bahaya yang mengintainya cat scratch disease?

Cat stratch disease dapat menyebabkan seseorang mengalami demam, kelenjar getah bening yang membesar dan berkembang 1-3 minggu setelah terpapar, dan bengkak, merah serta koreng yang bisa mengandung nanah di tempat goresan atau gigitan.

Rasa lelah yang sangat dan menurunnya nafsu makan juga bisa menjadi gejala dari penyakit ini. terlebih pada pasien yang mengalami gangguan kekebalan tubuh,gejala lebih serius dapat timbul pada sendi, otak, jantung, dan organ-organ lainnya.

komplikasi dari cat scratch disease?

Cat scratch disease umumnya tidak menimbulkan keluhan yang parah. Kendati demikian, harus tetap diawasi karena sebagian orang bisa mengalami gejala yang parah, apalagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tubuh khusus. Ada beberapa kemungkinan terjadinya komplikasi dari cat scratch disease, meski cukup jarang. Komplikasi tersebut, termasuk:

  • Ensefalopati

Ensefalopati merupakan penyakit otak yang terjadi ketika bakteri menyebar ke otak. Dalam beberapa kasus, penyakit ensefalopati bisa menyebabkan kerusakan otak permanen atau kematian.

  • Neuroretinitis

ketika bakteri penyebab cat scratch disease menyebar ke mata, neuroretinitis akan terjadi. Kondisi ini berupa peradangan pada saraf optik dan retina yang menyebabkan penglihatan kabur. Peradangan ini terjadi Penglihatan akan membaik setelah infeksi tersebut hilang.

  • Osteomielitis

Jika penyakit sebelumnya dikarenakan infeksi bakteri menyebar ke mata, osteomielitis terjadi ketika infeksi bakteri menyebar ke tulang. Akibatnya dapat berupa kerusakan tulang yang dalam beberapa kasus, terjadi kerusakan tulang sangat parah sehingga perlu dilakukan amputasi.

  • Sindrom okuloglandular parinaud

Parinaud oculoglandular syndrome juga termasuk salah satu infeksi mata yang disebabkan oleh cat scratch disease. Ini mungkin terjadi akibat dari hasil dari B. henselae yang memasuki mata secara langsung, atau dari bakteri yang berjalan melalui aliran darah ke mata. 

Sindrom ini biasanya dapat ditangani dengan pengobatan antibiotik. Ada kemungkinan diperlukan pembedahan untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi dari mata, namun pengobatan ini sangat minim terjadi dan amat jarang.

Apa penanganan cat scratch disease?

Bagi orang yang sehat, cat scratch disease dapat hilang tanpa pengobatan. Anda juga dapat mengonsumsi obat antiinflamasi yang dijual bebas seperti ibuprofen (Advil , Motrin , Nuprin) atau naproxen sodium (Aleve, Anaprox, Naprosyn) untuk meredakan pembengkakan dan rasa sakit. 

Untuk meredakan kelenjar getah bening yang sangat kencang dan menyakitkan, dokter mungkin akan mengalirkan cairannya dengan memasukkan jarum ke dalamnya. Sedangkan bagi Anda yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan atau gejala belum hilang dalam 2 bulan, antibiotik kemungkinan besar akan diresepkan oleh dokter untuk Anda. Antibiotik akan mencegah infeksi menyebar ke tempat lain di tubuh, seperti hati atau tulang. 

cat scratch disease merupakan infeksi bakteri yang dapat terjadi akibat dari cakaran atau gigitan kucing yang mengandung bakteri Bartonella henselae. Cat scratch disease umumnya tidak terlalu memicu keluhan yang serius bagi orang yang sehat dan dapat hilang tanpa pengobatan.

Tapi hal ini tidak boleh juga disepelekan, karena ada risiko komplikasi penyakit lain dan gejala yang berbahaya, terlebih bagi Anda yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Selalu berhati-hati saat Anda bermain dengan kucing. Lekas hubungi dokter apabila gejala bertambah parah.

Anda dapat mengetahui lebih banyak tentang cat scratch disease di website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa chat dengan dokter melalui aplikasi SehatQ seputar topik ini. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

8 Kebiasaan yang Berisiko Timbulkan Herniasi Otak

Pernah mendengar herniasi otak? Ini merupakan kondisi ketika adanya celah di tulang tengkorak Anda. Celah ini membuat jaringan otak menjadi lebih mudah bergeser dan menghadirkan berbagai gejala yang bisa mengancam jiwa, seperti detak jantung melambat, susah bernapas, sampai kehilangan kesadaran. 

Penyakit ini biasanya timbul pada orang-orang yang memiliki riwayat stroke ataupun darah tinggi. Adanya kondisi yang menyebabkan cedera kepala parah juga bisa menjadi faktor risiko lain yang memicu herniasi otak. 

Namun, tahukah Anda bahwa berbagai kondisi yang menjadi penyebab herniasi otak bisa terjadi karena kebiasaan sehari-hari? Berikut ini adalah 8 kebiasaan yang mungkin Anda lakukan dan bisa menjadi pemantik munculnya penyebab herniasi otak. 

Suka Begadang 

Apakah Anda termasuk orang yang suka begadang? Mulai sekarang, lebih baik Anda menghentikan kebiasaan begadang tersebut karena bisa memicu berbagai penyakit. Kondisi herniasi otak sendiri bisa lebih rentan Anda alami apabila masih suka begadang. Pasalnya ketika Anda hobi begadang dan kurang tidur malam, risiko darah tinggi akan lebih mengintai Anda. 

Makan Berlebihan 

Salah satu faktor risiko dari stroke ataupun hipertensi yang dapat menjadi penyebab herniasi otak adalah berat badan berlebih atau obesitas. Makan berlebihan sendiri menjadi faktor kunci yang bisa membuat berat badan Anda bertambah dan sulit dikendalikan. Masih yakin tidak mau diet untuk mengurangi berat badan agar lebih ideal? 

Sedikit Asupan Serat 

Semakin sedikit serat yang Anda konsumsi tiap hari, semakin rentan Anda mengalami berbagai penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah, seperti stroke, penyakit jantung, ataupun tekanan darah tinggi. Mulailah untuk memperbanyak asupan serat agar faktor risiko herniasi otak akibat penyakit pembuluh darah bisa dikurangi. Untuk itu, tentu Anda harus lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah. 

Banyak Konsumsi Garam 

Hati-hati dalam menabur garam pada makanan Anda. Terlalu banyak garam pada makanan yang Anda konsumsi bisa memicu berbagai risiko penyakit serius. Bukan hanya penyakit jantung ataupun penyakit darah tinggi, kebanyakan konsumsi garam juga bisa memicu terjadinya herniasi otak di kemudian hari. Tidak ingin demikian, bukan? 

Malas Berolahraga 

Biasakanlah untuk berolahraga minimal 30 menit tiap hari. Malas berolahraga atau bahkan jarang bergerak karena kebanyakan duduk di depan layar rentan menimbulkan berbagai risiko penyakit. Aktivitas fisik yang sangat terbatas ini juga menjadi faktor risiko yang kuat munculnya herniasi otak akibat adanya tekanan darah tinggi ataupun stroke di kemudian hari. 

Gemar Konsumsi Alkohol 

Alkohol mudah menimbulkan peradangan di tubuh Anda. Ketika gemar mengonsumsi alkohol, peradangan juga bisa terjadi di bagian otak. Inilah yang menjadi risiko bergesernya jaringan otak karena munculnya celah di batang otak. Mulai kurangi pengonsumsian alkohol Anda sekarang agar tidak perlu berhadapan dengan risiko herniasi otak yang tidak bisa dipandang enteng ini. 

Merokok 

Rokok adalah sumber berbagai penyakit, termasuk herniasi otak. Masalahnya ketika Anda banyak mengonsumsi rokok ataupun sering terpapar asap rokok, risiko tekanan darah tinggi maupun stroke akan semakin besar. Komplikasi penyakit yang mengarah ke herniasi otak pun menjadi semakin sulit dihindari. 

Berkendara Tanpa Helm 

Bukan hanya dari penyakit, herniasi otak juga bisa muncul karena adanya cedera kepala yang parah. Cedera parah di kepala umum terjadi pada pengendara motor yang terjatuh tanpa perlindungan helm. Karena itu, memakai helm sangat penting untuk menghindari cedera tersebut dan tentu saja meminimalkan risiko herniasi otak. 

*** 

Selain menghentikan berbagai kebiasaan di atas, sebaiknya Anda juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan rutin tiap tahun. Dengan begitu, adanya faktor risiko yang mengarah pada herniasi otak bisa lebih cepat diketahui dan dilakukan pencegahan agar penyakit tersebut tidak sampai menyerang Anda. 

Inkompatibilitas ABO, Kenali Fakta Pentingnya

Pernah terpikir tidak mengapa dalam transfusi darah, pelabelan sangat penting? Tujuannya agar darah yang diberikan kepada penerima cocok dan tidak menimbulkan pertentangan. Tapi, pernah berpikir lagi tidak, memang apa yang terjadi apabila golongan darah A, B, O, atau AB tidak mendapatkan donor darah yang sesuai golongannya? Sangat besar kemungkinan Anda akan mengalami inkompatibilitas ABO. 

Inkompatibilitas ABO merupakan kondisi ketika tubuh memberikan perlawanan dan penolakan akibat darah yang masuk ke tubuh berbeda dengan golongan darah yang sudah ada di tubuh tersebut. Pasalnya, perbedaan golongan darah tersebut dianggap sebagai bentuk benda asing jahat, sama seperti virus maupun bakteri. Tentu jika sudah begini, sejumlah gejala inkompatibilitas ABO akan Anda temui. 

Namun, berbicara mengenai inkompatibilitas ABO jangan hanya berfokus pada masalah tranfusi darah yang tidak tepat. Fakta-fakta penting terkait kondisi ini jauh lebih urgen untuk Anda pahami. 

Cepat Bereaksi 

Tidak perlu khawatir jika sehabis menerima darah, Anda akan terkena inkompatibilitas ABO atau tidak. Kondisi reaksi tubuh terhadap golongan darah yang berbeda ini biasanya terjadi sangat cepat, hanya hitungan menit dari waktu Anda diberikan transfusi darah. Jadi, jika sudah lewat berhari-hari Anda menerima tranfusi dan tidak menemui gejala inkompatibilitas ABO, percayalah Anda tidak sedang mengalaminya. 

Golongan Darah AB Kebal 

Sebagian besar orang yang menerima golongan darah yang berbeda akan merasakan gejala inkompatibilitas ABO. Namun, orang dengan golongan darah AB cenderung tidak mengalami inkompatibilitas. Pasalnya, orang dengan golongan darah AB tidak akan bereaksi terhadap golongan darah yang lain. Di sisi lain, orang-orang dengan golongan darah A, B, atau O cenderung hampir bisa dipastikan mengalami inkompatibilitas ABO jika mendapat golongan darah yang tidak sesuai. 

Inkompabilitas ABO Ibu ke Anak 

Inkompatibilitas ABO bukan hanya bisa terjadi dari proses transfusi. Sering kejadian bayi yang baru lahir mengalami kondisi inkompabilitas ABO. Hal ini apabila golongan darah si anak berbeda dengan golongan darah sang ibu. 

Gejala Tidak Selalu Hadir 

Pada bayi baru lahir, kemungkinan mengalami inkompabilitas ABO cukup besar, yaitu mencapai 20 persen. Artinya, 1 dari 5 anak yang baru lahir bisa mengalami inkompatibilitas ABO. Namun dari jumlah tersebut, hanya 5 persen anak yang mengalami gejala klinik akibat terkena inkompabilitas ABO. 

Menguning jadi Ciri Khas 

Inkompatibilitas ABO bisa menghadirkan banyak gejala. Namun, kebanyakan gejalanya tidak spesifik. Satu-satunya gejala palong spesifik dari seseorang yang mengalami inkompatibilitas ABO adalah kulit dan mata yang menguning. Ini karena pada kasus inkompatibilitas ABO, ada peningkatan bilirubin yang cukup signifnikan. Bilirubin sendiri merupakan zat yang terbentuk dari penguraian sel darah merah di tubuh Anda. Bilirubin biasanya memberikan warna pada urine dan tinja. Namun jika kadarnya berlebihan,  bilirubin juga akan berpengaruh ke warna kulit maupun mata. 

Risiko Pembekuan Darah 

Jangan remehkan gejala inkompatibilitas ABO. Di mana salah satu gejalanya adalah sakit pada dada dan punggung. Ini sangat mungkin mengarah pada masalah kardiovaskular. Masalahnya, ketidakcocokan golongan darah bisa memancing pembekuan darah di seluruh tubuh sehingga mematikan suplai darah ke jantung maupun organ vital lainnya. 

Picu Gagal Ginjal 

Apakah gejala inkomtabilitas ABO bisa pulih dengan sendirinya? Jawabannya, tidak. Jika terus dibiarkan, gejala akan semakin parah dan bisa menyebabkan gagal ginjal. Ini terjadi karena ketidakcocokan darah yang masuk ke tubuh merusak organ ginjal Anda. 

Antihistamin dan Steroid 

Kebanyakan dokter akan memberikan obat antihistamin maupun obat steroid oral untuk mengatasi gejala inkompatibilitas ABO. Pasalnya, kebanyakan gejala ketidakcocokan golongan darah ini mengarah ke reaksi alergi. Namun pada kondisi tertentu, tim medis juga bisa memberikan penanganan berupa immunoglobulin intravena yang dipandang lebih paten. 

*** 

Mulailah untuk berhati-hati agar Anda tidak menjadi penyebab atau penderita inkompatibilitas ABO. Selalu bertanya dan meminta petugas medis melakukan pengecekan kantong transfusi dapat menjadi pencegahan terbaik. 

Blackmores Multivitamin dan Bahan Alami Peningkat Imunitas

Memelihara dan menjaga imunitas tubuh dapat dilakukan lewat banyak cara. Anda bisa mengonsumsi suplemen seperti Blackmores Multivitamin untuk membuat tubuh senantiasa bugar dan tidak mudah jatuh sakit. Namun selain itu, menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga dan meningkatkan imunitas pun tidak kalah ampuhnya. 

Banyak bahan alami yang ternyata sudah terkenal sedari dulu bisa menghindarkan Anda dari berbagai penyakit. Bahan-bahan alami ini pula bisa membuat daya tahan tubuh terpelihara sehingga Anda merasa lebih sehat. 

Jangan berpikir bahwa sulit mendapatkan bahan alami yang baik untuk imunitas tubuh. Nyatanya, mendapatkan bahan alami yang bisa meningkatkan imunitas juga bisa semudah mendapatkan Blackmores Multivitamin di berbagai toko obat dan apotek. Berikut ini adalah bahan-bahan alami yang mampu meningkatkan imunitas tubuh, yang sangat mungkin terdapat di dapur Anda. 

Kunyit

Kunyit dengan kandungan kurkuminnya sudah terkenal sejak zaman dulu bisa memelihara kesehatan dengan baik. Kunyit pun kerap dijadikan bahan utama berbagai obat fitofarmaka untuk menjaga imunitas tubuh. Kemampuan kunyit menjaga daya tahan tubuh karena karena kurkuminnya bisa membantu menghilangkan racun dari tubuh Anda sehingga sistem kekebalan tubuh untuk melawan kuman dan bakteri. 

Jahe 

Jahe memiliki kandungan gingerol. Ini merupakan jenis antioksidan yang terbukti efektif memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bahkan dengan mengonsumsi jahe, paparan virus dan bakteri yang masuk ke tubuh bisa dibasmi dan tidak sampai menginfeksi. Anda bisa menggunakan jahe sebagai campuran bahan makanan. Merebusnya dengan sejumlah air juga bisa menjadi minuman andalan untuk tubuh senantiasa terasa segar dan bugar. 

Bawang Putih 

Bawang putih juga sangat baik untuk memelihara dan meningkatkan imunitas tubuh Anda. Pasalnya, bumbu dapur yang satu ini memiliki kandungan alicin, yang merupakan senyawa dengan sifat antibakteri yang sangat ampuh. Anda bisa menambahkan bawang putih sebagai bumbu ataupun memakannya mentah-mentah tiap hari untuk merasakan manfaatnya bagi tubuh Anda. 

Daun Kelor 

Daun kelor merupakan jenis tumbuhan super yang bisa menangkal berbagai masalah kesehatan yang tidak Anda harapkan. Ini karena adanya kandungan vitamin C yang sangat tinggi pada tumbuhan yang satu ini. Bukan itu saja, daun kelor juga mengandung potasium, zat besi, kalsium, dan asam aminonya yang tinggi. Karena keampuhannya menjaga daya tahan tubuh, bahkan sudah banyak suplemen kesehatan yang menjadikan daun kelor sebagai bahan bakunya. Jadi selain Blackmores Vitamin dengan segudang vitamin dan nutrisinya, mengonsumsi daun kelor maupun suplemen daun kelor pun dapat menjadi pilihan untuk terhindar dari berbagai penyakit. 

Madu  

Madu memiliki kandungan antimikroba yang efektif melawan berbagai peradangan dan bakteri yang ada dalam tubuh. Mengonsumsi madu pun sudah diterapkan sejak lama dalam pengobatan tradisional untuk membuat tubuh terasa bugar dan jauh dari penyakit. Tentunya, rasa madu yang enak juga akan membuat Anda merasa senang mengonsumsinya. Makanlah 1—2 sendok madu asli tiap hari dan Anda akan merasakan daya tahan tubuh yang lebih kuat. 

Chamomile 

Duduk bersantai sambil menyeruput teh chamomile dapat menjadi alternatif untuk menjaga imunitas tubuh. Chamomile sendiri merupakan kelompok bunga aster yang kaya akan antioksidan. Rajin mengonsumsi teh dari tumbuhan ini setidaknya sehari sehari bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh sampai membuat perasaan Anda senantiasa tenang. 

Lada Hitam 

Ini adalah bahan umum dalam hidangan, tetapi juga memiliki beberapa kegunaan terapeutik. Lada hitam bukan hanya membuat rasa makanan lebih lezat dan kuat. Lebih daripada itu, penggunaan lada hitam bisa meningkatkan imunitas tubuh karena bahan herbal ini terbukti memiliki sifat antimikroba, antivirus, antijamur, antioksidan, anti-inflamasi, antidiabetes, dan penekan kanker. 

*** 

Jadi, bahan herbal apa yang Anda pilih untuk bisa menunjang dan meningkatkan imunitas tubuh Anda? Atau agar lebih simpel, Anda lebih memilih mengonsumsi Blackmores Multivitamin. Semua sama baiknya!  

Penyebab Payudara Dan Puting Gatal Bisa Sebabkan Kanker Payudara

Payudara dan puting gatal telah menjadi hal yang umum di alami wanita. Namun jika tidak ada ruam pada payudara penyebabnya mungkin akan sulit ditentukan. Ada berbagai kondisi yang menyebabkan gatal tetapi juga menghasilkan ruam seperti infeksi jamur, eksim, psoriasis. 

Mengapa payudara terasa gatal tanpa disertai ruam, walaupun sebagian besar penyebab tidak berbahaya. Apa saja gejala yang timbul, Anda harus tahu hal itu, karena gatal pada payudara juga bisa menjadi tanda awal dari terjadinya kanker payudara inflamasi yang langka.

Kami akan memberikan informasi apa saja penyebab terjadinya payudara gatal tanpa memiliki ruam. Berikut adalah panduan untuk beberapa penyebab payudara gatal, bagaimana Anda bisa mengobatinya di rumah, dan kapan harus ke dokter.

Terkadang rasa gatal pada payudara bisa menjadi tanda awal kanker payudara inflamasi atau penyakit Paget pada payudara. Namun, kondisi ini agak jarang terjadi, dan rasa gatal biasanya akan disertai dengan ruam, bengkak, kemerahan, atau nyeri tekan di area tersebut.

Apa penyebab kulit gatal di payudara?

Banyak hal yang bisa memungkinkan penyebab dari gatal pada bawah atau diantara kedua payudara Anda.Ketika ada ruam atau iritasi merah yang jelas, Anda mungkin berurusan dengan:

  • Infeksi ragi (kandidiasis) di daerah payudara adalah infeksi jamur yang sering terbentuk di daerah yang hangat dan lembab di bawah payudara. Mereka biasanya merah, teriritasi, dan sangat gatal.
  • Dermatitis atopik atau eksim ini terjadi karena disebabkan ruam merah yang berada pada sekitar payudara serta area kulit lainnya. Hal ini umumnya disebabkan oleh kulit yang tidak mampu untuk menahan kelembapan dan bakteri baik yang membantu melindunginya dari iritasi.
  • Psoriasis membentuk bercak merah gatal pada kulit kering dan mati karena pertumbuhan sel kulit yang tidak terkendali. Adalah umum untuk mendapatkan bercak psoriasis yang teriritasi pada atau di bawah payudara.
  1. Kulit Kering 

Terjadinya payudara dan puting gatal ini bisa disebabkan karena Anda rentan dengan kulit kering di sekitar payudara. Hal itu dapat terjadi kulit mengalami kering dengan alami, atau terjadinya kering dari pemakaian produk perawatan kulit yang keras, serta tidak sesuai dengan kulit Anda. 

Selain itu, penyebab terjadinya gatal pada area payudara juga bisa disebabkan kulit kering karena terlalu banyak kena sinar matahari. Kulit kering juga bisa menyebabkan gatal pada bagian bawah payudara Anda. 

Oleh sebab itu, gunakan pelembab atau tabir surya untuk dapat mencegah kulit kering. Anda juga bisa melakukan dengan menyimpan krim pada lemari es dan melakukan olesan ke payudara Anda, karena dapat mendinginkan kulit dan mengurangi rasa gatal. 

  1. Pertumbuhan Payudara

Payudara yang tumbuh akan menyebabkan kulit pada sekitarnya merengang, dan bisa menyebabkan payudara Anda terasa gatal dan kurang nyaman. Apa yang menyebabkan payudara bisa tumbuh yaitu karena pubertas, kehamilan, karena adanya naiknya berat badan, serta perubahan hormonal, seperti selama siklus menstruasi. 

  1.  Reaksi Alergi 

Kulit bisa terjadi iritasi karena penggunaan produk yang menyebabkan alergi, produk itu diantaranya seperti sabun, deterjen, deodoran, parfum, kosmetik. Alergi memiliki reaksi yang memiliki ruam kemerahan yang terlihat jelas. Reaksi dari alergi ini bisa sangat terasa gatal yang parah.

  1.  Kanker Payudara 

Terjadinya rasa gatal yang terjadi pada payudara dapat menjadi penyebab dari gejala kanker payudara, namun hal ini sangat jarang terjadi. Menurut National Breast Cancer Foundation mencantumkan ciri payudara yang gatal sebagai gejala karena bentuk kanker payudara langka atau disebut juga dengan kanker payudara inflamasi. 

Selain itu, penderita kanker payudara juga mengalami ruam dan merasakan payudara menjadi hangat dan bengkak. Jika payudara dan puting gatal, hal ini bisa menjadi gejala dari bentuk payudara yang langka atau disebut juga dengan payudara paget. 

  1.  Ruam panas 

Ruam panas serta keringat pada bawah payudara bisa membuat kulit Anda menjadi kemerahan, dan gatal serta terdapat benjolan atau juga adanya lecet. Kain yang dingin bisa meredakan rasa gatal yang terjadi dalam sehari. 

Ruam panas dapat memengaruhi bagian tubuh mana pun yang memiliki kelenjar keringat, dan sering muncul di, di antara, atau di bawah payudara. Nama lainnya yaitu berupa biang keringat atau disebut juga dengan miliaria.

Perawatan Payudara dan Puting Gatal 

Ada banyak orang mungkin termasuk Anda, yang sering mengobati dan mencegah gatal payudara di rumah. Seperti pada kulit kering yang menyebabkan gatal dengan mencoba memberikan seperti 

  • Memakai tabir surya 
  • Memakai pelembab tidak bahan dasar minyak
  • Tetap terhidrasi
  • Payudara dijaga tetap bersih dan kering 
  • Menggunakan produk parfum termasuk kirm dan deterjen tanpa pewangi. 

Apabila terjadi reaksi alergi yang terasa gatal, maka Anda bisa dapat mencoba identifikasi sumber dari iritasi dan menghindari paparannya. 

Ada berbagai perawatan payudara yang gatal bisa Anda lakukan, seperti menggunakan salep seperti pramoxine, yang membuat kulit mati rasa, atau hidrokortison, yang mengurangi rasa gatal dan bengkak.

Antihistamin adalah pilihan pengobatan lain yang mungkin. Beberapa contoh termasuk:

  • difenhidramin (Benadryl)
  • cetirizine (Zyrtec)
  • loratadin (Claritin)
  • fexofenadine (Allegra)

Antihistamin bisa menekan sistem kekebalan terhadap alergi, Anda dapat menggunakannya dengan di minum atau dalam bentuk krim dan salep.

Pencegahan dan Kebersihan 

Apabila payudara Anda gatal disebabkan karena kulit kering, dengan terbiasanya perawatan kulit yang baik, bisa membantu meredakannya gatal tersebut. Penting untuk merawat payudara Anda agar bisa mencegah kondisi yang lebih parah seperti infeksi jamur pada area tertentu. 

Caranya yaitu dengan mencuci dan keringkan secara seluruhnya, pakai sabun yang lembut untuk membersihkan kulit Anda, serta keringkan area pada bawah payudara dengan baik agar bisa mencegah kelembaban pada payudara Anda. 

Gunakan pelembab bebas dari pewangi agar bisa mencegah gatal pada kulit kering pada payudara atau bagian lainnya pada kulit Anda. 

Ganti produk perawatan kulit Anda yang beraroma kuat dan mengandung natrium lauril sulfat, produk tersebut bisa membuat kulit Anda kering serta mengiritasi payudara Anda. Cari produk untuk kulit yang sensitif. 

Kapan Harus Pergi Kedokter

Jika payudara Anda mengalami kulit kering atau payudara yang tumbuh yang menyebabkan gatal. Hal itu tidak perlu memerlukan pemeriksaan dokter. Tetapi Anda harus tetap bertemu dengan dokter apabila terjadi gejala sebagai berikut : 

  • Gatal yang cukup lama lebih dari seminggu 
  • Rasa gatal yang parah 
  • Payudara dan puting gatal, terutama jika terdapat nyeri, bengkak serta rasa gatal 
  • Adanya ruam pada diantara dibawah payudara gatal yang tidak menghilang dengan pengobatan rumahan.

Payudara Mengerut seperti Kulit Jeruk, Penyebabnya Kanker?

Mengalami perubahan pada tubuh misalnya kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk mungkin akan membuat Anda panik. Kondisi ini secara medis disebut peau d’orange, di mana sesuai namanya ditunjukkan dengan tekstur kulit yang berubah menjadi seperti kulit buah jeruk.

Peau d’orange bukanlah jenis penyakit, melainkan sebuah gejala dari suatu masalah atau penyakit yang terjadi pada tubuh. Misalnya bengkak yang terjadi di payudara karena adanya penumpukan cairan atau yang disebut edema. 

Lapisan teratas kulit akan melebar untuk mengakomodasi pembengkakan tersebut. Pori-pori pada kulit akhirnya membentuk lubang-lubang kecil yang mirip dengan penampilan kulit buah jeruk. 

Apa penyebab payudara mengerut seperti kulit jeruk?

Ada beberapa kondisi penyakit yang dapat menyebabkan penampilan payudara mengerut seperti kulit jeruk ini. Agar dapat mendiagnosisnya, dokter akan melakukan tes fisik dan juga biopsi jika dicurigai kondisi tersebut adalah gejala dari kanker.

Berikut adalah sejumlah penyebab perubahan pada kulit payudara:

1. Kanker payudara

Peau d’orange yang muncul di payudara kemungkinan adalah gejala kanker payudara tipe inflamasi. Jenis kanker payudara yang cukup agresif ini tidak memunculkan tumor, namun justru menghambat pembuluh limfe sehingga cairan limfa menumpuk di bagian payudara.

Penumpukan cairan ini disebut sebagai edema dan menyebabkan payudara terlihat meradang. Meskipun menjadi salah satu gejalanya, namun tidak selalu berarti Anda mengidap kanker payudara. Kenali beberapa gejala lainnya seperti:

  • Bengkak dan kemerahan yang menutupi sebagian besar area payudara
  • Memar atau warna kulit berubah jadi kemerahan maupun keunguan
  • Ukuran payudara membengkak secara cepat
  • Sensasi berat, nyeri, terbakar, atau tekstur terasa lunak pada payudara dengan puting masuk ke dalam (inward)
  • Kelenjar limfa membengkak di bawah lengan, dekat tulang selangka atau keduanya.

2. Limfedema

Merupakan bengkak yang terjadi akibat penyumbatan di aliran limfa. Limfedema terbagi menjadi dua, yakni limfedema primer yang terjadi secara spontan, sementara limfedema sekunder penyumbatannya bisa disebabkan oleh:

  • kanker
  • terapi atau operasi untuk penyakit dengan tumor
  • infeksi
  • kekurangan
  • chronic venous insufficiency (gangguan aliran darah di pembuluh darah vena)
  • cacat lahir
  • obesitas

Apapun penyebabnya, limfedema bisa mengarah kepada infeksi. Sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk mengurangi risiko infeksi dan komplikasi lainnya.

4. Infeksi

Infeksi kulit dan jaringan lunak di tubuh dapat menyebabkan peau d’orange, contohnya adalah Acinetobacter baumannii. 

Bakteri jenis ini tak hanya menyebabkan payudara mengerut seperti kulit jeruk, namun juga menyebabkan infeksi di aliran darah dan saluran kencing. Bahkan, infeksi ini juga dapat memicu pneumonia terkait dengan ventilator, yang umumnya mengenai orang yang sudah terlalu lama menggunakan alat tersebut di rumah sakit.

5. Selulit

Selulit disebabkan oleh deposit lemak yang tidak teratur langsung di bawah kulit, sehingga menampilkan kulit yang mengerut. Sebanyak 80-90 persen wanita yang mengalaminya.

Meski selulit bisa nampak seperti kulit jeruk namun jarang ada yang menyebutnya sebagai peau d’orange. Selulit umumnya terjadi saat seseorang mengalami perubahan berat badan dengan cepat.

6. Bengkak di payudara

Payudara yang membengkak atau membesar ketika semasa hamil, biasanya menimbulkan peau d’orange. Namun tentu saja sifatnya jinak dan merupakan efek samping dari kehamilan. 

Kaitannya dengan kanker payudara

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kondisi payudara mengerut seperti kulit jeruk dapat disebabkan oleh kanker payudara tipe inflamasi atau inflammatory breast cancer (IBC).

IBC adalah jenis yang cukup langka, hanya terjadi pada 1-5 persen kasus kanker payudara. Selain itu, jenis kanker ini juga memiliki perbedaan yang signifikan terkait gejala dan penanganan.

Bahkan, kanker ini tidak menyebabkan benjolan di payudara dan mungkin tidak dapat terdeteksi oleh mammogram. Sehingga cukup sulit untuk mendiagnosisnya. 

Kanker tipe ini bekerja dengan cara menghambat aliran limfa di dalam kulit sehingga menyebabkan payudara terlihat mengalami peradangan. Ia cenderung lebih agresif, pertumbuhan dan penyebarannya sangat cepat ketimbang jenis kanker payudara lainnya.

Dalam kasus tertentu, IBC mampu menyebar (bermetastasis) ke area yang cukup  jauh ketika terdiagnosis penyakit.

Berita baiknya, prognosis atau kemungkinan tingkat harapan hidup pada IBC cukup tinggi jika belum menyebar di area lain selain payudara. Kemudian kemoterapi untuk mengatasi tumor, diikuti dengan operasi yang bertujuan mengangkat kanker. 

Akan tetapi jika IBC telah menyebar di beberapa bagian tubuh lainnya (stadium IV) dapat ditangani dengan kemoterapi, hormon terapi, dan obat-obatan yang khusus menarget HER2. Sebaiknya jangan abaikan apabila terjadi kondisi payudara mengerut seperti kulit jeruk.

Cara Mengatasi Testis Mengkerut Agar Kembali Normal

Testis mengkerut atau mengecil ukurannya ketika mereka terkena suhu dingin. Sebaliknya, testis juga bisa menjadi elastis ketika berada di suhu yang hangat. Ini karena sperma yang disimpan dalam testis perlu diatur pada suhu tertentu.  Mengingat testis adalah tempat terjadinya spermatogenesis atau sebagai tempat produksi sperma, suhu ideal untuk menjaga sperma aman dan mencegah pengerutan testis adalah sekitar 36 derajat celcius suhu tubuh normal. Sedangkan otot yang berperan untuk mengerutkan dan melonggarkan testis, dikendalikan oleh otot kremaster, yang mana berguna mengatur rangsangan suhu dari lingkungan di mana testis itu sendiri berada.

Konsumsi Lemak Sehat, Protein, dan Karbohidrat

Cara mencegah testis mengkerut adalah dengan menjaga Pola makan karena pola makan memiliki pengaruh besar terhadap hormon testosteron dan hormon lainnya. Salah satu yang bisa dicoba untuk menjaga kadar testosteron adalah dengan mengonsumsi makanan sumber protein. Karbohidrat dan lemak sehat pun berperan dalam pengendalian hormon pria ini. Bahkan, karbohidrat dilaporkan dapat mengoptimalkan kadar testosteron selama latihan ketahanan.  Selain itu, konsumsi telur harus lebih rutin. Untuk makanan lainnya, tiram atau kerang juga baik karena banyak mengandung protein, magnesium, dan zinc. Juga daging merah, sayur hasil persilangan, seperti kangkung, daun kelor, brokoli, kembang kol, dan toge.  Lainnya adalah madu seperti madu hitam (trigona). Kemudian bawang-bawangan serta buah-buahan semisal anggur dan durian yang mengandung vitamin A, E, zinc, dan alenium tinggi.

Beraktivitas Fisik dan Angkat Beban

Cara sehat lain untuk meningkatkan hormon testosteron adalah dengan berolahraga. Dalam sebuah studi komparatif yang dimuat dalam European Journal of Applied Physiology, pria yang berolahraga secara teratur memiliki level testosteron yang tinggi. Latihan ketahanan, termasuk dengan angkat beban, dilaporkan menjadi jenis aktivitas fisik terbaik untuk meningkatkan testosteron – baik jangka panjang maupun jangka pendek. Latihan interval intensitas tinggi atau HIIT pun dilaporkan efektif, walau olahraga secara umum tetap akan membantu.

Kendalikan Stress

Kesehatan psikologis juga diyakini berkaitan dengan kadar hormon testosteron. Stres yang melanda dapat menimbulkan naiknya hormon kortisol atau hormon stres, yang kemudian berpengaruh terhadap penurunan testosteron. Hubungan kedua ini hormon ini memang dilaporkan berlawanan. Stres dan kenaikan kortisol juga dikaitkan dengan naiknya asupan kalori, sehingga memicu kenaikan berat badan dan lemak tubuh. Kondisi ini juga menurunkan kadar testosteron. Ada banyak cara untuk mengendalikan stres, seperti dengan berolahraga, tidur yang cukup, hingga mencari hiburan untuk membantu Anda lebih gembira. Jangan lupa mengonsumsi makanan utuh dan menjauhi makanan olahan.

Cukupkan Kebutuhan Vitamin D

Vitamin D semakin populer karena kontribusinya terhadap kesehatan sistem imun. Vitamin ini juga dilaporkan memiliki peran terhadap kadar hormon testosteron yang sehat. Mengalokasikan waktu dengan berjemur merupakan salah satu cara untuk mencukupkan kebutuhan vitamin D. Namun sayangnya, orang Indonesia masih terancam mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin D – walau matahari bersinar sepanjang tahun. Apabila Anda merasa tak bisa mencukupkan kebutuhan vitamin D, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan suplemen vitamin D – demi meningkatkan hormon testosteron dan kualitas kesehatan lain.

Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup amatlah vital untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, tak terkecuali untuk kadar sehat hormon testosteron,dengan tidur yang cukup maka dapat mencegah testis mengkerut. Dalam sebuah studi, pria yang tidur hanya lima jam dalam satu malam dikaitkan dengan penurunan hormon testosteron hingga 5%. Sebaliknya, penambahan jam tidur juga dilaporkan membantu meningkatkan testosteron hingga rata-rata 15%. Tidur selama 7-10 jam tiap malamnya disarankan agar tubuh tetap sehat, termasuk menjaga kadar normal testosteron.

Diagnosis dan Perawatan Iritis

Iritis adalah pembengkakan dan peradangan atau iritasi pada lingkaran berwarna di sekitar pupil mata atau iris. Nama lain dari iritis adalah uveitis. Uvea adalah lapisan tengah mata di antara retina dan bagian putih mata. Iris terletak di bagian depan uvea. Iritis adalah jenis uveitis yang paling sering dijumpai. Uveitis adalah peradangan pada sebagian atau seluruh bagian uvea. Penyebab kondisi ini tidak diketahui. Namun, kondisi ini dapat dipicu oleh penyakit atau faktor genetik tertentu. Jika tidak diobati, iritis dapat menyebabkan glauooma atau hilangnya penglihatan. Hubungi dokter secepatnya apabila Anda memiliki gejala iritis. 

Iritis dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Kondisi ini biasanya terjadi dengan tiba-tiba, dan dapat berlangsung selama 3 bulan. Tanda dan gejala iritis di antaranya adalah mata yang memerah, rasa tidak nyaman di mata, sensitivitas terhadap cahaya, dan kemampuan melihat yang menurun. Iritis yang terjadi secara tiba-tiba, dalam beberapa jam atau bahkan hari, dikenal dengan sebutan iritis akut. Gejala yang muncul dengan perlahan dan memakan waktu lebih dari 3 bulan disebut sebagai iritis akut. 

Dokter akan melakukan pemeriksaan mata komplit untuk melakukan diagnosis iritis, seperti:

  • Pemeriksaan eksternal. Dokter dapat menggunakan penlight untuk memeriksa pupil Anda, mengamati pola kemerahan di satu atau kedua mata, dan memeriksa tanda-tanda apakah ada cairan yang keluar dari mata atau tidak.
  • Visual acuity. Dokter Anda akan memeriksa seberapa tajam penglihatan Anda menggunakan bagan mata dan tes standar lainnya. 
  • Pemeriksaan slit-lamp. Menggunakan mikroskop khusus dengan cahaya di ujungnya, dokter dapat melihat bagian dalam mata untuk mencari tanda-tanda iritis. Memperbesar pupil menggunakan obat tetes mata dapat membantu dokter melihat bagian mata dengan lebih jelas. 

Apabila dokter mata mencurigai penyakit atau kondisi tertentu menyebabkan iritis Anda, ia akan bekerja sama dengan dokter lain untuk mencari tahu apa yang menjadi penyebab utama. Dalam kasus tersebut, pemeriksaan lanjutan dapat dibutuhkan, seperti tes darah atau sinar-X untuk mengidentifikasi penyebab khusus. 

Perawatan iritis didesain untuk menjaga kemampuan melihat dan mengatasi rasa nyeri dan peradangan. Untuk iritis yang disebabkan oleh kondisi medis tertentu, perawatan kondisi penyebab tersebut juga dibutuhkan. Dalam kebanyakan kasus, perawatan iritis meliputi penggunaan obat tetes mata steroid. Obat seperti glucocorticoid yang digunakan sebagai tetes mata dapat mengurangi peradangan. Selain itu, tetes mata yang digunakan untuk memperbesar pupil juga dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh iritis. Obat tetes mata pembesar pupil juga akan melindungi Anda dari komplikasi yang mengganggu fungsi pupil normal. Jika gejala Anda tidak kunjung sembuh, atau malah berubah menjadi semakin parah, dokter mata dapat meresepkan obat-obatan oral yang melibatkan steroid dan agen anti-peradangan lainnya, tergantung pada kondisi keseluruhan Anda. 

Iritis biasanya akan hilang setelah beberapa hari perawatan. Namun, uveitis jenis lain, terutama yang memengaruhi bagian belakang mata, biasanya sembuh dengan lebih lambat dibandingkan dengan iritis. Kekambuhan atau kondisi ini datang kembali juga cukup lazim dijumpai. Sulit untuk mencegah iritis. Namun, mencari perawatan yang tepat untuk kondisi penyakit autoimun atau infeksi yang Anda derita dapat membantu mencegah uveitis. Namun, uveitis seperti iritis juga banyak ditemukan di orang-orang yang memiliki kondisi tubuh sehat. Sehingga, pencegah sulit untuk dilakukan karena penyebab utamanya tidak diketahui. Deteksi dan perawatan dini iritis sangat penting untuk mengurangi risiko hilangnya penglihatan atau kerusakan permanen.