Bagaimana Art Therapy Bisa Menyembuhkan PTSD?

potret terapi seni seniman wanita menyenangkan tersenyum - art therapy potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“PTSD merupakan gangguan kesehatan mental akibat adanya kejadian traumatis. Art therapy bisa membantu pasien PTSD menyampaikan trauma tanpa harus menceritakannya secara verbal.”

Kadang kala, ada pengalaman yang terlalu menyakitkan dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bagi seseorang yang menderita gangguan post traumatic stress disorder (PTSD) atau gangguan stres pasca trauma, berbicara mengenai pengalaman akan menjadi sulit dan menyakitkan bagi mereka. Padahal, gangguan trauma tersebut harus diatasi. 

Oleh karena itu terapis telah menemukan bahwa art therapy dapat membantu pasien PTSD berkomunikasi mengenai pengalamannya dengan cara mengekspresikan diri melalui art therapy.

Apa itu PTSD?

PTSD adalah gangguan kejiwaan yang dihasilkan dari peristiwa traumatis. Pengalaman yang menakutkan atau mengancam, seperti pelecehan, pembunuhan, atau pengabaian akan meninggalkan jejak yang terjebak di dalam ingatan, emosi, dan lainnya.

Pada saat dipicu suatu hal, PTSD akan menimbulkan gejala seperti mengalami kembali traum, panik, atau kecemasan, sentuhan, penyimpangan memori, hingga mati rasa.

Untuk pulih dari PTSD berarti bekerja dengan ingatan traumatis tersebut hingga tidak lagi menimbulkan gejala.

Salah satu metode penyembuhan yang disarankan adalah dengan melakukan art therapy yang akan menghidupkan kembali trauma tersebut melalui metode artistik.

 Apa itu art therapy?

Menurut American Art Therapy Association, art therapy adalah perawatan yang dilakukan oleh terapis menggunakan media seni dan proses kreatif untuk membantu pasien mengekspresikan emosi, menyelesaikan konflik internal, dan mendorong penyembuhan.

Art therapy sudah terbukti bisa meningkatkan kesejahteraan individu yang menderita PTSD. Selain itu, efektif juga menyembuhkan orang yang menderita kecanduan, kecemasan, dan masalah kesehatan lainnya.

Art therapy sudah banyak digunakan di rumah sakit, pusat perawatan kecanduan, pusah kesehatan, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya.

Bagaimana art therapy menyembuhkan PTSD?

Gangguan stres pasca trauma bisa terjadi ketika seseorang berada di dalam situasi yang mengancam jiwa atau peristiwa traumatis lainnya. Dengan melihat dan mengalami kejadian traumatis tersebut dapat bermanifestasi yang kemudian bisa mengakibatkan munculnya mimpi buruk, kilas balik, depresi, kecemasan, emosi tidak terkontrol, dan masalah lainnya yang bisa menganggu aktivitas sehari-hari.

Sebagai contohnya, seorang veteran memiliki gangguan trauma atas suara dentuman yang ia alami saat perang dahulu. Wanita yang mengalami PTSD setelah mengalami pelecehan, atau suatu kecelakaan.

Art therapy menerapkan sudut kreatif pada proses perawatan dan pemulihan bagi mereka yang menderita PTSD. Keterlibatan kreativitas ini mampu memupuk proses penyembuhan bagi banyak orang yang mengalami gangguan ini.

Bagi beberapa penderita, menulis lagu, bermain alat musik, memungkinkan mereka untuk secara konstruktif menangani perasaan dan pengakaman mereka dalam konteks yang “aman” karena tidak harus menceritakan kembali trauma yang mereka alami.

Media lainnya juga dapat dilakukan, seperti melukis, fotografi, tanah liat, dan lainnya yang disesuaikan dengan pasien.

Pasien yang berpartisipasi dalam jenis terapi ini sering melaporkan bahwa mereka telah terbebas dari rasa cemas akibat PTSD. Namun, ada pula yang harus melakukannya secara berkala agar terapi ini berhasil.

Art therapy bisa dilakukan oleh semua kalangan umur, tidak hanya terpaku pada anak kecil karena metode seni yang digunakan. Bahkan, kebanyakan art therapy dilakukan untuk orang dewasa karena pada umumnya orang dewasa lebih sulit untuk mengungkit dan menceritakan pengalaman traumatis yang telah ia rasakan.

Hubungan PTSD. tubuh, dan art therapy

Pemulihan PTSD juga perlu melibatkan pemulihan pada tubuh. Penderita PTSD banyak yang mengeluh bahwa dirinya terpisah dari tubuh mereka. Hal ini terjadi akibat adanya rasa terancam dan tidak aman secara fisik selama peristiwa traumatis.

Belajar untuk kembali menyatu dengan tubuh juga penting agar bisa pulih dari PTSD sepenuhnya. Kesadaran secara fisik adalah lanngkah pertama dalam melepaskan tirani masa lalu.

Art therapy membantu menghubungkan keduanya dengan cara mengekspresikan bagian-bagian sulit dari cerita trauma mereka. Dengan metode artistik ini, pasien akan merasa aman untuk mengakses pengalaman fisik mereka dan akhirnya belajar bahwa tubuh mereka adalah tempat yang aman.

Jadi, ketika Anda telah didiagnosis memiliki gangguan PTSD atau merasa curiga dan merasa memilikinya, maka disarankan bagi Anda melakukan art therapy ini. Sebab, art therapy sudah banyak digunakan untuk menyembuhkan PTSD dengan menggunakan proses kreatif pada setiap sesinya untuk menyalurkan trauma dan pulih dari apa yang dahulu tampak gelap tanpa harapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *