5 Tips dan Cara Menanam Tomat di Polybag Agar Panen Maksimal

Tanaman tomat bisa jadi pilihan untuk dibudidayakan di rumah dengan menggunakan pot atau polybag. Bahkan tomat bisa tumbuh dengan teknik penanaman hidroponik hingga vertikultur. Simak cara menanam tomat hingga sukses panen berikut ini.

Cara Menanam Tomat di Polybag

Anda yang punya lahan terbatas namun tetap ingin melakukan budidaya tomat, bisa dengan memanfaatkan media seperti pot atau polybag.

Cara menanam tomat di rumah di polybag maupun lahan

Berikut cara menanam tomat yang bisa Anda coba:

  1. Pemilihan jenis tanaman

Anda perlu memilih jenis tomat dan varietas yang akan ditanam. Perlu juga mempertimbangkan lokasi budidaya dengan jenis tomat yang ditanam.

Tentu Anda perlu menggunakan benih unggul dari toko pertanian yang sudah terpercaya agar hasil tomat yang ditanam lebih maksimal.

  1. Penyemaian benih tomat

Tahap persemaian perlu dilakukan meskipun Anda menanam tomat di polybag. Benih yang berbentuk biji ini perlu disemai hingga menjadi bibit yang siap ditanam. 

Tentu saja Anda perlu menyiapkan tempat dan juga media semai. Jangan sampai tempat persemaian terkena hujan dan sinar matahari langsung. 

Bibit tomat sudah bisa dipindahkan ke polybag setelah 30 hari atau memiliki sekitar 5 helai daun atau lebih.

  1. Pemindahan bibit tomat ke dalam polybag

Anda perlu menyiapkan media tanam dan polybag sebelum memindahkan bibit. Isilah polybag dengan tanah, kompos, dan arang sekam, perbandingan ketiganya 2:1:1.

Ada 2 cara menanam tomat dengan benih persemaian ini. 

  • Cara pertama bisa dengan memindahkan bibit yang disemai dengan cara dicabut.Siram persemaian terlebih dahulu menggunakan air hingga media tanamnya menjadi lunak. Baru kemudian dicabut perlahan agar akar tidak rusak atau putus. Baru pindahkan ke dalam polybag secara tegak lurus.
  • Cara kedua adalah dengan memindahkan bibit dengan diputar. Maksudnya, Anda perlu mengangkat bibit tomat dengan media tanam yang ada di sekitarnya menggunakan sekop atau tangan. Angkat dan pindahkan bibit beserta tanahnya. 

Satu polybag tetap harus diisi oleh maksimal 2 benih saja. Hal ini agar bibit tomat bisa tumbuh maksimal.

  1. Pemeliharaan dan perawatan tanaman tomat

Sebenarnya pemeliharaan tomat dalam polybag ini tidak terlalu sulit. Lagipula, kesehatan tanaman tomat akan lebih terjaga karena terhindar dari penyakit yang menular lewat akar. 

Siram setidaknya 2 kali sehari agar media tanam, jadi tidak terlalu kering. Namun, jangan sampai terlalu basah agar akarnya tidak busuk.

Jangan lupa pula untuk menjaga agar sekitar tanaman tomat tidak ditumbuhi oleh gulma. Tanaman tomat juga perlu diberikan ajir atau penopang tanaman agar nanti buah tidak menyentuh tanah.

Setiap polybag yang berisi tomat perlu diberikan pupuk tanaman maupun pupuk kompos. Jika tomat sudah akan berbuah, bisa ditambahkan pupuk buah.

Jika ada daun atau batang yang rusak diserang hama, maka segera buang agar tidak menulari bagian lain. 

Letakkan polybag berisi tanaman tomat di tempat yang terbuka dan terkena sinar matahari. Tomat yang terkena banyak sinar matahari akan semakin manis dan harum.

  1. Proses panen tomat

Untuk tomat yang ditanam dalam polybag bisa dipanen setelah berusia 3 bulan. Tapi ini tentu disesuaikan juga dengan jenis varietas tomat yang ditanam.

Tomat yang siap dipanen memiliki ciri-ciri seperti warna buah sudah  kekuning-kuningan, pinggir daun mengering, hingga batangnya menguning. 

Petik buah yang sudah matang saja saat proses panen. Paling baik buah tomat yang matang dipetik di pagi atau sore hari. 

Itulah beberapa panduan cara menanam tomat dalam polybag di rumah yang bisa Anda coba. Pastikan hal-hal penting di atas diperhatikan saat menanam tomat. Selamat mencoba dan semoga berhasil!