Manfaat Kedelai sebagai Obat Herbal untuk Kolesterol

Untuk mencegah kadar kolesterol naik dan menyebabkan komplikasi penyakit, beberapa orang memilih untuk mengonsumsi obat herbal untuk kolesterol. Salah satunya adalah dengan kacang kedelai.

Kedelai dikenal sebagai makanan penurun kolesterol yang cukup ampuh dengan berbagai manfaat yang dikandungnya. Selain itu, kedelai banyak dan mudah kita temukan di sekeliling kita.

Manfaat kedelai untuk mencegah kolesterol

Sudah lama kacang kedelai memiliki reputasi baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Sebab, kedelai mengandung isoflavon yang merupakan komponen mirip estrogen yang ditemukan di beberapa tanaman yang mampu menurunkan kolesterol jahat LDL. 

Banyak penelitian yang sudah mengungkapkan manfaat ini, namun hanya dalam persentase kecil saja. Padahal untuk bisa menurunkan kadar kolesterol tentu butuh mengonsumsi banyak kedelai.

Banyak orang yang menggunakan makanan dari bahan dasar kedelai sebagai pengganti sumber protein yang lebih sehat, misalnya seperti tahu, tempe, dan susu kedelai. 

Mengonsumsi makanan berbahan dasar kedelai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyak 3 persen. Terlihat kecil, namun jika rutin dilakukan maka Anda akan mendapatkan manfaatnya secara tidak langsung.

Terlebih lagi, kedelai adalah sumber protein, serat, dan omega-3 yang baik. Serta kacang kedelai bebas kolesterol, lemak jenuh, dan juga memberikan beberapa jenis nutrisi yang menyehatkan seperti vitamin dan mineral. 

Anda bisa mulai mengganti sumber protein Anda dari hewani menjadi produk kedelai dan bisa merasakan manfaatnya untuk menurunkan kolesterol serta mencegah penyakit jantung koroner karena menurunkan kadar trigliserida. 

Akan tetapi, sebaiknya konsumsi kedelai secukupnya. Sebab meskipun langka, beberapa orang melaporkan mengalami masalah pencernaan seperti sakit perut dan diare setelah memakan produk berbahan kedelai atau bahkan alergi kacang kedelai.

Tips sehat mencegah kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan hipertensi. Menurunkan kadar kolesterol bisa dimulai dengan mengubah gaya hidup, dengan langkah-langkah berikut ini:

1. Makan makanan yang baik untuk jantung

Mengonsumsi makanan yang baik untuk jantung juga diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol. Batasi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans, ganti dengan makanan tinggi omega-3, serat larut, dan protein.

2. Rutin olahraga

Rutin menggerakkan tubuh atau berolahraga setidaknya lima kali dalam seminggu selama 30 menit mampu menjaga kadar kolesterol tetap normal. Olahraga berintensitas rendah dapat meningkatkan kadar kolesterol baik HDL, misalnya berjalan kaki atau bersepeda.

3. Berhenti merokok

Berhenti merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol baik HDL. Perlahan mulai dari 20 menit awal Anda berhenti merokok, tekanan darah, sirkulasi darah, fungsi paru semuanya akan mulai normal dan membaik serta menurunkan risiko penyakit jantung begitu Anda sudah berhenti merokok selama satu tahun. 

4. Menjaga berat badan ideal

Berat badan berlebih bisa menyebabkan kadar kolesterol melonjak, misalnya karena sering minum minuman manis. Ubah dengan mencari penggantinya misal perbanyak minum air putih, atau ganti dengan camilan sehat bebas gula, dan jangan lupa perbanyak aktivitas fisik di manapun Anda berada.

5, Membatasi konsumsi alkohol

Membatasi konsumsi alkohol diketahui dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik HDL. Sebab, terlalu banyak konsumsi alkohol dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, mulai dari tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan stroke.

Mengombinasikan obat herbal untuk kolesterol dengan tips-tips sehat di atas tentu akan memberikan dampak baik pada kadar kolesterol di dalam darah dan menghindarkan Anda dari risiko munculnya penyakit-penyakit serius. 

5 Rekomendasi Obat Gatal Alergi yang Aman untuk Anak

Salah satu gejala alergi yang muncul pada anak-anak adalah rasa gatal. Hal ini bisa disebabkan karena debu, biang keringat, atau makanan. Untuk mengatasinya, kita bisa membeli obat gatal alergi yang aman untuk anak. 

Sebelum membeli obat gatal alergi untuk anak, pastikan kita memilih kandungan yang aman, ya. Apalagi anak-anak memiliki kulit yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. 

Berikut ini 5 rekomendasi obat gatal alergi terbaik untuk anak-anak yang pastinya aman dan efektif meredakan gatal. 

Hydroxyzine

Hydroxyzine merupakan salah satu obat untuk meredakan gejala alergi seperti biduran, pilek, dan juga gatal. 

Cara kerja obat ini yakni dengan mencegah produksi histamin, yakni zat yang menyebabkan munculnya alergi. 

Obat ini bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan juga anak-anak dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Anak-anak usia di bawah 6 tahun: 50 mg per hari dengan dosis dibagi menjadi 4 bagian.
  • Anak-anak usia di atas 6 tahun: 50-100 mg per hari dengan dosis dibagi menjadi 4 bagian.
  • Dewasa: 25 mg sebanyak 3-4 kali sehari.

Agar obat Hydroxyzine bisa bekerja secara maksimal sebaiknya konsumsi obat ini sebelum atau setelah makan. Khusus untuk anak-anak obat ini tersedia dalam bentuk sirup.  

Alleron

Alleron merupakan salah satu obat alergi yang bisa meredakan rasa gatal karena interaksi dengan debu, bulu hewan, atau makanan.

Cara kerjanya yakni dengan menghambat produksi histamin, yakni zat yang menyebabkan munculnya reaksi alergi. Obat ini termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga harus sesuai dengan resep dokter. 

Penggunaan obat Alleron ini bisa untuk anak-anak dan juga dewasa dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali sehari
  • Orang dewasa: 1 kaplet sebanyak 3-4 kali sehari

Pada beberapa kasus, Alleron bisa menyebabkan efek samping seperti mual, sakit kepala, diare, hingga jantung berdebar.

Obat Alleron dijual dengan harga mulai dari Rp8.000-an. 

Caladine Cream

Caladine Cream berkhasiat mengatasi rasa gatal pada kulit karena alergi, biang keringat, atau gigitan serangga. 

Obat krim ini terdiri dari komposisi bahan sebagai berikut ini Calamin 10%, Zinc oxcide 2%, Camphor 0,01%, Menthol 0,01%. Untuk mendapatkannya, kamu pun bisa langsung membeli di apotek terdekat karena obat ini dijual bebas. 

Oleskan Caladine Cream pada kulit anak yang mengalami alergi atau gatal setelah habis mandi. 

Caladine Cream isi 15 gram dijual dengan harga mulai dari Rp7.000-an. 

Sebamed Baby Cream Extra Soft

Sebamed Baby Cream Extra Soft memiliki manfaat untuk mengatasi alergi, kulit kering, eczema, dan juga kulit sensitif saat menggunakan popok. 

Obat krim ini bersifat hypoallergenic yang cocok dan aman digunakan untuk anak-anak. Untuk hasil yang maksimal, oleskan Sebamed Baby Cream Extra Soft pada bagian yang gatal atau area lipatan kulit setelah mandi. 

Sebamed Baby Cream Extra Soft isi 50 ml dijual dengan harga Rp31.900.

Purekids Itchy Cream

Purekids Itchy Cream memiliki manfaat untuk mengatasi rasa gatal karena alergi atau biang keringat yang terjadi pada anak-anak. 

Obat ini memiliki beberapa kandungan yang efektif mengatasi rasa gatal karena alergi pada anak, seperti oat kernel, calamine, minyak kayu putih, dan chamomile. Bahan-bahan ini cukup efektif untuk meredakan rasa gatal, menenangkan kulit, serta mencegah munculnya bakteri penyebab rasa gatal tersebut.

Oleskan krim ini pada area kulit yang gatal atau alergi. Purekids Itchy Cream isi 15 gram dijual dengan harga Rp27.645.

Apabila gatal pada anak tak kunjung mereda, sebaiknya segera menemui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, ya. 

Sesak Napas dan Masalah Pernapasan pada Anak yang Harus Diwaspadai

Banyak gangguan pernapasan ditandai dengan sesak napas. Sesak napas sangat mengganggu dan melelahkan, apalagi jika terjadi pada anak-anak. Anak-anak belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat terhadap virus dan bakteri, sehingga rentan terkena gangguan pernapasan. 

Beberapa masalah pernapasan ringan, tapi sebagian lainnya bisa berdampak fatal. Sebagai orang tua dengan anak yang memiliki gangguan pernapasan, sebaiknya Anda selalu menyediakan obat sebagai pertolongan pertama saat gejala kambuh.

Masalah pernapasan pada anak

Sesak napas sering terjadi jika anak memiliki masalah pada saluran bagian bawah. Masalah pernapasan bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, alergi, paparan asap rokok, atau penyebab genetika. 

Masalah pernapasan di sistem pernapasan bagian bawah lebih jarang terjadi daripada masalah pada sistem pernapasan bagian atas. Namun gejalanya biasanya lebih parah daripada gangguan saluran napas atas, dan cenderung membutuhkan kunjungan ke dokter secara rutin.

Asma dan radang paru-paru adalah dua contoh masalah pernapasan bagian bawah yang ditandai dengan sesak napas. 

Gejala lainnya yang umum terjadi yaitu:

  • Batuk dangkal yang terjadi sepanjang siang dan malam
  • Demam. Dalam kasus pneumonia, penderita sering mengalami demam tinggi.
  • Kelelahan
  • Iritabilitas dan gelisah
  • Penurunan nafsu makan dan tingak aktivitas
  • Dengkuran cepat dan dangkal saat tidur

Sinusitis juga bisa menyebabkan sesak napas. Kondisi ini terjadi ketika jaringan yang melapisi sinus membengkak aau meradang, menyebabkan cairan menumpuk, dan memicu infeksi. 

Infeksi sinus sering menyertai pilek atau flu, dan bisa dipicu oleh alergi. Gejala sinusitis pada anak cenderung bertahan lebih lama daripada orang dewasa, meliputi:

  • Sesak napas
  • Nyeri dan merasakan tekanan di wajah, terutama di belakang mata dan hidung
  • Batuk dan pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Bau mulut
  • Mual atau muntah

Tanda dan gejala yang harus diwaspadai

Sesak napas bisa terjadi secara tiba-tiba, dan jika disertai dengan gejala yang tidak biasa mungkin bisa jadi tanda masalah pernapasan yang lebih serius.

Segera hubungi dokter jika Anda menemukan tanda dan gejala berikut:

  • Kulit berwarna biru atau abu-abu

Perubahan kulit wajah atau dada menjadi biru keabu-abuan merupakan tanda gangguan pernapasan serius atau masalah pada sistem kardiovaskular.

Jika anak Anda mengalami perubahan warna kulit disertai masalah pernapasan, segera bawa ke rumah sakit. Penanganan yang terlambat bisa menyebabkan henti napas di tengah perjalanan. 

  • Mengi

Mengi merupakan suara siulan yang dibuat saat seseorang menghembuskan napas. Mengi pada anak-anak biasanya disebabkan oleh bronkiolitis atau asma. 

Jika anak Anda tidak memiliki riwayat mengi sebelumnya, segera periksakan ke dokter. Mengi dapat berkembang sangat cepat dan mengurangi kadar oksigen anak Anda. 

Jika anak Anda menderita asma atau riwayat mengi, Anda bisa memberikan inhaler atau nebulizer kerja cepat sebagai pertolongan pertama. 

  • Retraksi dada

Retraksi dada atau interkostal adalah terlihatnya tarikan dinding dada bagian bawah setiap kali menarik napas. Kondisi ini tak jarang dialami oleh pasien dengan gangguan pernapasan saluran bawah, terutama pneumonia. 

Anak yang mengalami kelebihan berat badan akan sulit memperlihatkan retraksi interkostal. Cara lain adalah dengan melihat leher dan tulang selangka. 

Jika Anda melihat kulit tertarik ke bawah hingga tulang selangka, atau anak terlihat seperti meregangkan otot lehernya setiap kali bernapas, maka buah hati Anda mungkin mengalami masalah pernapasan serius.    

Jika gejala sesak napas disertai dengan demam tinggi, muntah, dan batuk terus menerus, Anda juga harus menghubungi dokter untuk meminta perawatan lebih lanjut.

Anda bisa bertanya masalah sesak napas kepada dokter dengan cepat dan mudah dengan chat dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Dokter akan memberikan obat sesak napas yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.

4 Perawatan Kulit Gatal Dengan Bahan Alami, Seperti Menggunakan Obat Negatal

4 Perawatan Kulit Gatal Dengan Bahan Alami, Seperti Menggunakan Obat Negatal

Penyakit kulit adalah bentuk infeksi paling umum yang terjadi pada orang-orang dari segala usia. Gangguan kulit adalah salah satu penyakit yang paling sulit untuk dibiasakan terutama jika terletak di tempat yang sulit untuk disembunyikan seperti wajah, bahkan dengan make up. 

Tidak banyak statistik yang membuktikan frekuensi pasti penyakit kulit di negara ini, tetapi kesan umum adalah 10-20 persen pasien yang mencari nasihat medis menderita penyakit kulit. Kondisi kulit umum terjadi di seluruh belahan dunia. Matahari adalah salah satu sumber utama kanker kulit dan trauma.

Sedangkan untuk penyakit kulit yang gatal, atau yang oleh dokter disebut pruritus, bisa membuat tidak nyaman dan membuat frustrasi. Untungnya, banyak pengobatan alami dan rumahan yang dapat membantu meredakan nyeri.

Menurut National Eczema Association (NEA), orang yang sering mengalami kulit gatal mungkin sulit tidur dan menjadi depresi atau cemas. Mereka mungkin juga menggaruk kulitnya, menyebabkan air mata kecil, yang rentan terhadap infeksi.

Penyebab umum kulit gatal termasuk gigitan serangga, alergi, stres, dan kondisi kulit, seperti eksim dan psoriasis. Pakai bahan alami untuk mencegah kulit gatal salah satunya dengan obat herbal negatal, lainya seperti :

  1. Menggunakan Menthol 

Menthol adalah minyak esensial yang ditemukan pada tanaman dari keluarga mint. Ini memiliki efek mendinginkan dan dapat membantu menghilangkan rasa sakit dan gatal.

Sebuah studi tahun 2012 menyelidiki apakah minyak peppermint, yang mengandung mentol, dapat secara efektif mengobati kulit gatal pada wanita hamil.

Peneliti membagi partisipan menjadi dua kelompok. Satu kelompok menerima sebotol minyak wijen yang diresapi dengan konsentrasi minyak peppermint 0,5 persen. Kelompok lainnya menerima botol berisi kombinasi wijen dan minyak zaitun.

Peserta mengoleskan minyak ke area kulit yang gatal dua kali sehari selama 2 minggu. Mereka yang menggunakan minyak infus peppermint melaporkan penurunan keparahan gatal yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang menggunakan produk lain.

Selalu encerkan minyak esensial dalam minyak pembawa sebelum mengoleskannya ke kulit.

  1. Menggunakan Oatmeal 

Oatmeal koloid bukanlah sesuatu yang Anda makan untuk sarapan. Oatmeal jenis ini terbuat dari oat yang telah digiling menjadi bubuk yang sangat halus. Produk alami yang digunakan dalam berbagai jenis sabun dan lotion, juga dapat ditambahkan ke bak mandi air dingin.

Satu studi menemukan bahwa produk ini aman dan membantu mengobati gatal dari berbagai penyebab. Anda dapat menemukan oatmeal koloid di banyak apotek, atau membuatnya sendiri dengan menggiling oat menjadi bubuk halus.

  1. Menggunakan Cuka Sari Apel 

Cuka sari apel mengandung asam asetat, yang telah digunakan orang selama ribuan tahun sebagai desinfektan dan antiseptik luka alami.

Menurut National Psoriasis Foundation (NPF), cuka sari apel mungkin sangat membantu dalam meredakan kulit kepala yang gatal.

NPF merekomendasikan untuk mengencerkan cuka dalam air menggunakan rasio 1 banding 1. Oleskan larutan ke kulit kepala dan biarkan mengering sebelum dibilas dengan lembut dengan air hangat.

Cuka bisa menyebabkan sensasi terbakar pada luka terbuka. Orang dengan kulit pecah-pecah dan berdarah harus menghindari perawatan ini.

  1. Menggunakan Daun Sambiloto

Andrographis atau disebut dengan Sambiloto adalah ramuan dengan rasa pahit yang kaya akan senyawa yang dikenal sebagai andrographolides. Senyawa ini diduga memiliki sifat antiinflamasi, antivirus, dan antioksidan. Andrographis paling banyak digunakan untuk mengobati gejala pilek dan flu. Andrographis juga bertindak sebagai penguat kekebalan alami. Tetapi juga bermanfaat dengan masalah kulit, seperti yang digunakan pada obat herbal Negatal. 

Suplemen herbal lebih populer sekarang daripada sebelumnya. Orang-orang mencari cara baru untuk meningkatkan kesehatan mereka, dan mereka semakin beralih ke pengobatan alami seperti obat herbal negatal yang dapat merawat gatal daripada obat-obatan farmasi. Dengan demikian, ada banyak penelitian yang dilakukan tentang manfaat terapeutik dan aplikasi berbagai herbal dan ekstrak herbal. Sebagian besar penelitian ini menyajikan bukti kuat bahwa mengonsumsi suplemen herbal dalam hubungannya dengan pola makan dan gaya hidup sehat dapat bermanfaat.

Obat Sakit Tenggorokan untuk Ibu Hamil yang Manjur

Sakit tenggorokan merupakan kondisi yang bisa terjadi pada ibu hamil. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan obat sakit tenggorokan untuk ibu hamil yang alami maupun yang diresepkan dokter.

Dokter bisa memberikan penanganan yang lebih baik untuk mengatasi sakit tenggorokan. Meskipun jarang terjadi, sakit tenggorokan yang tidak diatasi dengan baik bisa menyebabkan komplikasi medis baik pada ibu maupun sang bayi.

Obat sakit tenggorokan untuk ibu hamil yang aman

Gejala Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan bisa muncul tiba-tiba, biasanya 2-5 hari setelah seseorang berkontak dengan bakteri Streptococcus penyebab kondisi tersebut.

Umumnya, tenggorokan akan terasa membengkak, sehingga sulit untuk menelan makanan atau cairan, bahkan bisa menyebabkan kesulitan berbicara. Di belakang tenggorokan, titik putih akan terlihat di bagian amandel.

Gejala lainnya yang bisa muncul saat sakit tenggorokan antara lain:

  • kelenjar limpa yang membengkak di leher (tidak keras)
  • demam
  • sakit kepala
  • nafsu makan menurun
  • kurang energi atau lemas
  • mual
  • sulit bernapas
  • nyeri perut
  • kelelahan yang meningkat

Walaupun ibu hamil memang kerap merasa lelah saat hamil, akan tetapi ketika terkena sakit tenggorokan rasa lelah ini bisa semakin menjadi. Untuk membedakan dengan demam atau flu, umumnya orang yang sakit tenggorokan tidak mengalami batuk.

Meskipun tidak berbahaya dan bisa ditangani di rumah, namun segera periksakan ke dokter apabila mulai muncul gejala-gejala lain seperti berikut ini:

  • demam tinggi, terutama jika sakit tenggorokan sudah berlangsung selama beberapa hari karena menjadi indikasi adanya infeksi
  • menggigil, bisa jadi terkena flu
  • ruam, bisa menjadi tanda bahwa ada penyakit serius yang membutuhkan penanganan medis yang tepat

Saat diperiksa, dokter akan melakukan tes kilat dengan mengambil sampel dari amandel setelah itu baru dites untuk mendapatkan hasil.

Jenis Obat Sakit Tenggorokan yang Aman untuk Ibu Hamil

Ada beberapa obat radang tenggorokan untuk ibu hamil yang tersedia di apotik dan bisa dibeli tanpa menggunakan resep dokter. Akan tetapi, tidak semua obat bisa dikonsumsi saat hamil dan sebisa mungkin mengurangi konsumsi obat-obatan. 

Konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum Anda membeli obat untuk mengatasi sakit tenggorokan. Kenali apa saja bahan yang digunakan dan apakah mempunyai risiko terhadap bayi Anda. 

1. Antibiotik 

Antibiotik biasanya diresepkan untuk mengatasi sakit tenggorokan. Tidak sembarang antibiotik bisa dikonsumsi oleh ibu hamil. 

Ada dua kategori antibiotik yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil, yakni antibiotik kategori A, di mana sudah ada kajian terkendali yang menunjukkan tidak ada risiko atau bukti yang bisa membahayakan baik ibu maupun bayi.

Kemudian antibiotik kategori B yang perlu dikonsumsi dengan hati-hati, sebab obat dalam kategori ini memang tidak ada risiko dalam kajian menggunakan hewan, namun belum ada kajian yang dilakukan pada ibu hamil.

Cephalexin, amoxicillin, dan penicillin merupakan tiga antibiotik yang kerap diresepkan dokter untuk menangani sakit tenggorokan. Ketiganya termasuk dalam kategori B sehingga perlu dikonsumsi dengan dosis tertentu.

2. Asetaminofen 

Asetaminofen merupakan bahan aktif yang terdapat di dalam obat Tylenol. Meskipun aman bagi ibu hamil, konsumsi secukupnya karena dosis yang berlebihan bisa merusak liver.

Batasan dosis asetaminofen yang disarankan untuk ibu hamil adalah 3.000 mg dalam 24 jam. 

3. Antacid

Apabila sakit tenggorokan yang dialami disebabkan oleh refluks asam, gunakkan obat yang mengandung antacid untuk mengatasinya. Akan tetapi, pilih yang mengandung kalsium karbonat, hindari sodium bikarbonat karena bisa menyebabkan retensi cairan.

4. Lozenges

Tablet hisap lozenges seperti merek Strepsils secara umum aman untuk dikonsumsi ibu hamil, khususnya untuk mengobati sakit tenggorokan. Tidak hanya berbentuk tablet hisap, lozenges juga kadang berbentuk spray atau semprotan (Chloraseptic) yang ditambahkan antiseptik di dalamnya untuk membantu mengurangi rasa nyeri. 

Obat-obatan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Selama hamil, konsumsi obat harus diawasi dengan ketat. Jika memang bukan dalam keadaan darurat atau sangat dibutuhkan, sebaiknya hindari konsumsi obat sama sekali.

Apabila harus minum obat, tidak semuanya bisa dikonsumsi. Beberapa obat di bawah, baik herbal maupun tidak, juga tidak bisa dijadikan obat sakit tenggorokan untuk ibu hamil.

  • Aspirin
  • Ibuprofen (obat pereda nyeri)
  • Teh berkafein
  • Suplemen vitamin C, memang aman dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas, namun apabila ingin digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan maka konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter
  • Zinc lozenges, vitamin pra-hamil biasanya sudah mencakup semua kebutuhan vitamin dan dan mineral, sehingga tidak perlu mengonsumsi lagi agar tak berlebihan. 

Cara Mencegah Sakit Tenggorokan pada Ibu Hamil

Ungkapan mencegah lebih baik daripada mengobati sangat benar, apalagi untuk ibu hamil. Apalagi dengan kondisi sistem imun yang tidak terlalu kuat.

Mencegah agar tidak terkena sakit tenggorokan bisa dilakukan dengan cara-cara berikut:

  • Tidak kontak dekat dengan orang yang mengalami sakit tenggorokan
  • Tetap terhidrasi, minum cukup air putih untuk mencegah tubuh terkena infeksi
  • Selalu cuci tangan dengan air dan sabun setelah menggunakan toilet umum, barang-barang umum (contohnya keranjang belanja), menyentuh pegangan pintu atau tombol lift, dari rumah sakit, kantor, atau berpergian ke luar rumah, dan sebelum makan

Jika tidak segera ditangani, sakit tenggorokan bisa berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti peradangan pada ginjal dan demam rematik. 

Oleh karena itu, apabila Anda merasakan gejala sakit tenggorokan atau ada orang dalam satu rumah yang mengidap penyakit tersebut, segera periksakan. Jangan konsumsi obat sakit tenggorokan untuk ibu hamil apapun tanpa konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Perbedaan Ambroxol atau Golongan Obat Mukolitik dengan Ekspektoran

Dalam iklan obat batuk mungkin kita sering mendengar istilah ‘mukolitik’ dan ‘ekspektoran’ karena kedua istilah itu adalah golongan obat yang dijadikan pembeda dalam industri obat batuk. Keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, tetapi keduanya sebenarnya berbeda. Salah satu obat yang dapat dikatakan mewakili kelompok mukolitik adalah Ambroxol, sementara ekspektoran bisa diwakili oleh Glyceryl Guaiacolate.

Dalam industri obat batuk, perusahaan farmasi memiliki semacam klasifikasi dalam meracik produknya. Ada dua klasifikasi utama, kelas pertama adalah obat batuk berdahak. Kelas kedua adalah obat batuk kering atau tidak berdahak. Mukolitik dengan ekspektoran masuk ke dalam kelas yang pertama. Dua kelompok itu, mukolitik dan ekspektoran, memiliki fungsi utama untuk meredakan batuk berdahak. Perbedaan masing-masing kelas, juga kelompok, dalam industri obat batuk ini terletak pada kandungan utama yang digunakan.

Mari kita lupakan sejenak batuk kering, karena artikel ini akan membahas mengenai batuk berdahak—utamanya dalam ranah pengobatan, termasuk dua kelompok utama dalam kelas ini, yakni mukolitik dan ekspektoran.

  • Apa itu batuk berdahak?

Secara sederhana, batuk berdahak dapat dipahami sebagai batuk yang disertai dengan adanya dahak atau lendir di saluran pernapasan kita. Lendir ini diproduksi dan keluar dari paru-paru untuk terus mengalir sampai ke belakang tenggorokan. Jika tidak diatasi, lendir atau dahak ini akan menumpuk sehingga terasa mengganjal di pangkal tenggorokan atau berjejal di dada.

Batuk berdahak dipicu atau disebabkan oleh infeksi mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Ketika tubuh terinfeksi, respons alami tubuh akan memproduksi lendir lebih banyak dari biasanya untuk menjebak sekaligus membuang sumber infeksi itu keluar dari tubuh.

Masalahnya, perjalanan lendir untuk keluar dari tubuh kerap tidak lancar sehingga seseorang membutuhkan sesuatu yang dapat membantu dahak tersebut lebih mudah dibuang. Nah, disinilah peran obat mukolitik dan juga ekspektoran.

  • Sekilas mengenai ekspektoran

Ekspektoran dapat merangsang batuk lebih efektif serta membantu mengencerkan dan meningkatkan produksi dahak di saluran pernapasan. Sehingga dahak bisa dikeluarkan lebih mudah dan cepat. Ekspektoran memiliki fungsi utama membentuk massa dahak agar mudah dikeluarkan. 

Cara kerja ekspektoran adalah dengan merangsang saraf kelenjar bronchial, sehingga sekret yang dikeluarkan menjadi lebih banyak. Ekspektoran mengandung bahan aktif, yang paling umum adalah guaifenesin. Guaifenesin berfungsi untuk mengencerkan dahak di saluran napas. Guaifenesin juga bekerja secara langsung dengan merangsang produksi kelenjar bronchial.

  • Sekilas mengenai mukolitik

Obat batuk mukolitik sebenarnya mempunyai fungsi sama, yaitu untuk mempermudah pengeluaran dahak, tetapi secara lebih jauh mukolitik bekerja dengan cara mengencerkan massa dahak sehingga mudah untuk dibatukkan. Namun, cara kerja mukolitik dengan ekspektoran berbeda. 

Mukolitik bekerja dengan cara memecah ikatan protein pada dahak, sehingga dahak lebih encer dan mudah dikeluarkan. Walaupun bersifat mengurangi kekentalan dahak dan menyebabkan kesan subjektif yang positif pada pasien, obat ini tidak dapat memberikan perbaikan yang konsisten terhadap fungsi paru. Mukolitik yang dikenal di Indonesia antara lain: amboxol, bromhexin dan n-asetil sistein.

  • Mengenal Ambroxol

Selain menjadi salah satu obat utama dalam batuk berdahak, Ambroxol juga dapat untuk mengatasi gangguan pernapasan lain akibat produksi dahak yang berlebihan, seperti pada penyakit bronkiektasis, karena obat ini bekerja untuk mengencerkan dahak.

Ambroxol membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan dari tenggorokan saat batuk. Dengan demikian, saluran pernapasan pun lebih terbuka dan terasa lega. Ambroxol tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Obat ini dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak.

Menurut FDA atau badan yang berwenang mengawasi peredaran obat dan makanan di Amerika, Ambroxol digolongkan ke dalam kategori C bagi kehamilan. Artinya, ibu hamil perlu mewaspadai obat ini karena diyakini dapat berisiko tinggi bagi janin. Selain itu, Ambroxol juga terserap ke dalam ASI. Maka dari itu jika seseorang sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter terlebih dahulu.

Hal yang Harus Dihindari Ketika Mengkonsumsi Dexchlorpheniramine

Alergi merupakan respon tubuh terhadap suatu benda pemicu alergi (alergen) yang sebenarnya tidak membahayakan. Reaksi alergi dapat muncul dalam berbagai bentuk, misalnya yang paling umum adalah ruam kulit, gatal-gatal, dan kulit bengkak.

Alergi yang datang secara tiba-tiba membuat seseorang kesulitan beraktivitas. Untuk meredakan gejala alergi, dokter biasanya meresepkan obat antihistamin yang disebut dexchlorpheniramine. Antihistamin bekerja menghambat senyawa histamin yang dilepaskan ketika alergi terjadi. 

Kegunaan dexchlorpheniramine

Dengan memblokir pelepasan histamin, dexchlorpheniramine membantu meredakan gejala alergi. Obat ini juga menghambat asetilkolin yang diproduksi secara alami di dalam tubuh. Dengan dua sifat ini, dexchlorpheniramine juga dapat meredakan demam dan flu biasa. 

Beberapa kondisi yang bisa ditangani dexchlorpheniramine antara lain:

  • Ruam kulit
  • Mata berair
  • Gatal pada mata, hidung, tenggorokan, atau kulit
  • Batuk
  • Pilek
  • Bersin-bersin

Cara penggunaan dexchlorpheniramine dan efek sampingnya

Penggunaan antihistamin terbagi menjadi beberapa kondisi di bawah ini:

  • Setiap hari, untuk membantu mengendalikan gejala alergi harian
  • Hanya jika mengalami gejala
  • Sebelum terpapar alergen, termasuk makanan, hewan peliharaan, atau tumbuhan tertentu

Dexchlorpheniramine tersedia dalam bentuk obat tablet dan sirup. Dexchlorpheniramine sirup biasanya dikonsumsi biasanya setiap 4 hingga 6 jam, dan sediaan tablet diminum dua atau tiga kali sehari sesuai kebutuhan. Kebanyakan pasien alergi mengalami gejala yang paling buruk sekitar pukul 4-6 pagi. 

Ketika Anda mengonsumsi obat tablet, jangan kunyah atau menghancurkannya terlebih dahulu. Dexchlorpheniramine  akan bekerja secara efektif jika langsung ditelan. Jika Anda mengalami sakit perut, dexchlorpheniramine dapat diminum bersama dengan makanan. 

Untuk bentuk sediaan sirup, gunakan alat ukur atau sendok khusus agar konsumsinya sesuai dengan dosis yang disarankan. Dosis akan didasarkan pada kondisi medis, usia, dan respon pasien terhadap pengobatan. 

Meski dapat meredakan batuk dan pilek, penggunaannya belum terbukti aman dan efektif untuk anak di bawah 6 tahun. Dexchlorpheniramine sediaan tablet atau kapsul juga tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 12 tahun. Penggunaannya hanya diperbolehkan berdasarkan anjuran dokter. 

Seperti antihistamin lainnya, dexchlorpheniramine dapat menyebabkan kantuk. Sebelum tidur adalah waktu terbaik mengonsumsi antihistamin karena membantu tidur lebih pulas dan membuat tubuh lebih bugar keesokan harinya. 

Namun mengonsumsi dexchlorpheniramine di siang hari cukup berbahaya apalagi jika aktivitas Anda berkaitan dengan fokus tinggi dan risiko kecelakaan, misalnya mengemudi kendaraan atau mengoperasikan mesin.

Beberapa orang juga dapat alergi terhadap dexchlorpheniramine. Efek samping lain yang bisa terjadi antara lain:

  • Kelelahan
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mulut kering
  • Sulit buang air kecil
  • Kejang
  • Detak jantung tidak teratur
  • Perubahan suasana hati secara tiba-tiba

Pantangan ketika mengonsumsi dexchlorpheniramine

Karena efek sampingnya, orang yang menggunakan dexchlorpheniramine diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya setelah mengonsumsi obat tersebut, misalnya mengoperasikan mesin dan mengemudi. 

Anda juga harus menghindari konsumsi minuman atau makanan beralkohol karena alkohol dapat meningkatkan rasa kantuk dan pusing. Beberapa jenis obat juga dapat menghasilkan interaksi negatif jika dikombinasikan dengan dexchlorpheniramine, antara lain:

  • Obat-obatan anti-kecemasan atau obat tidur seperti alprazolam, diazepam, dan lainnya
  • Obat untuk mengatasi depresi
  • Obat lain dengan efek samping kantuk atau rileks

Jika Anda juga mengonsumsi monoamine oxidase inhibitor (MAOI) seperti isocarboxazid, phenelzine, atau tranylcypromine, penggunaan dexchlorpheniramine harus ditunda selama 14 hari setelah penggunaan terakhir MAOI. 

Beberapa kondisi medis juga tidak disarankan untuk menggunakan dexchlorpheniramine. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat medis tertentu.

Erythromycin

erythromycin

Erythromycin merupakan jenis obat yang dapat mengatasi infeksi bakteri pada tubuh manusia seperti infeksi saluran pernafasan dan infeksi kulit. Merek-merek obat erythromycin yang ada di Indonesia adalah Dothrocyn, Erysanbe, Narlecin, dan Trovilon.

Kegunaan Obat Erythromycin

Obat erythromycin merupakan salah satu obat yang dikategorikan sebagai obat antibiotik makrolida. Obat tersebut bekerja dengan membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhan di dalam tubuh manusia.

Kemasan Obat Erythromycin

Obat erythromycin dapat diperoleh melalui resep dokter karena obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati. Obat tersebut tersedia baik dalam kemasan tablet maupun kapsul dan dapat digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa.

Dosis Obat Erythromycin

Jika Anda ingin menggunakan obat erythromycin, Anda perlu pahami bahwa obat tersebut dapat menimbulkan reaksi yang berbeda bagi setiap orang. Oleh karena itu, berikut adalah dosis yang sebaiknya digunakan jika pasien mengalami kondisi berikut:

  • Infeksi saluran pernafasan dan kulit

Jika pasien mengalami kondisi tersebut, maka dosisnya sebanyak 1 hingga 2 gram setiap hari (khusus pasien dewasa). Jika pasien merupakan anak-anak, maka dosisnya sebanyak 30 hingga 50 mg/kg setiap hari. Jika usia pasien di bawah 2 tahun, maka dosisnya sebanyak 500 mg setiap hari. Jika usia pasien di antara 2 hingga 8 tahun, maka dosisnya sebanyak 1 gram setiap hari.

  • Infeksi berat

Jika pasien mengalami kondisi tersebut, maka dosisnya sebanyak 15 hingga 20 mg/kg setiap hari (khusus pasien dewasa). Jika pasien merupakan anak-anak, maka dosisnya sebanyak 12,5 mg/kg yang dikonsumsi 4 kali setiap hari.

Efek Samping Obat Erythromycin

Sama seperti obat lain, obat erythromycin juga dapat menimbulkan efek samping berupa sakit perut, diare, mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan. Pasien juga bisa mengalami efek samping yang lebih serius (walaupun jarang terjadi) berupa:

  • Artikulasi bicara yang tidak jelas.
  • Gangguan pendengaran.
  • Kelemahan otot.

Jika kondisi pasien memburuk atau pasien mengalami efek samping lain, pasien perlu hubungi dokter supaya kondisinya dapat ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Jika Anda mengalami efek samping karena menggunakan obat erythromycin dan ingin bertemu dokter, pastikan Anda tidak lupa untuk beritahu dokter jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Kehamilan dan menyusui.
  • Penyakit otot.
  • Penyakit ginjal.
  • Kerusakan hati.

Anda sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat erythromycin jika Anda mengalami kondisi medis berikut:

  • Hipersensitivitas terhadap obat antibiotik makrolida lain seperti azitromisin.
  • Menerima astemizole dan primozide.

Interaksi dengan Obat Lain

Selain kondisi, Anda juga perlu pahami bahwa obat erythromycin dapat menimbulkan kondisi lain pada tubuh Anda jika dikonsumsi dengan obat lain. Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter tentang dosis obat yang sebaiknya digunakan. Dokter mungkin akan mengurangi dosis obat erythromycin untuk menjaga kondisi Anda. Berikut adalah obat-obatan yang sebaiknya tidak Anda gunakan:

  • Antikoagulan oral

Jika Anda menggunakan obat tersebut dengan obat erythromycin, maka Anda bisa mengalami peningkatan pendarahan.

  • Cimetidine

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat erythromycin, maka Anda bisa mengalami peningkatan efektivitas eritromisin.

  • Teofilin

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat erythromycin, maka Anda bisa mengalami penurunan efektivitas eritromisin.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda melakukannya, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat erythromycin dapat mengatasi infeksi pada tubuh manusia. Meskipun demikian, obat tersebut dapat menimbulkan efek samping dan tidak dapat digunakan dengan obat-obatan tertentu secara bersamaan. Untuk informasi lebih lanjut tentang obat erythromycin atau infeksi bakteri pada tubuh, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Obat Pantropazole, Kenali Kegunaan dan Efek Sampingnya

pantoprazole

Asam lambung yang meningkat tentu terasa sangat mengganggu dan tidak nyaman. Salah satu obat yang dapat meredakan keluhan dan gejala meningkatkan produksi asam lambung adalah pantoprazole. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk pengobatan GERD, tukak lambung, esofagitis erosif, serta zollinger-ellison.

Cara kerja obat ini adalah dengan mengurangi produksi asam lambung dan dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah agar dinding lambung dan kerongkongan tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.

Cara Mengonsumsi Pantoprazole dengan Benar

Sebelum menggunakan obat ini, pastikan Anda mengikuti anjuran dan aturan pakai yang tersedia di kemasan obat.

Obat pantoprazole dalam bentuk tablet bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Tablet tersebut ditelat secara utuh dengan bantuan air, bukan dihancurkan, dikunyha, atau dibelah karena efektifitas obat akan berkurang.

Penting juga untuk menghindari atau mengurangi makanan dan minuman yang dapat memperburuk gejala asam lambung yang dialami. Makanan atau minuman yang dimaksud adalah makanan pedas, alkohol, minuman panas, kopi, tomat, hingga coklat. Anda juga sebaiknya menghindari rokok untuk sementara waktu.

Pasien yang menderita refluks asam lambung sebaiknya menurunkan berat badan jika obesitas dan konsumsi makanan sehat agar gejala bisa lebih ringan.

Untuk mendapatkan efek yang optimal dan maksimal, pastikan untuk mengonsumsi pantoprazole tablet di waktu dan jam yang sama setiap harinya. Jika Anda lupa, segera konsumsi jika jeda dengan jadwal minum obat berikutnya masih lama. Akan tetapi jika sudah dekat, maka bisa diabaikan saja agar dosis tidak menjadi ganda.

Efek Samping Pantoprazole

Ada beberapa efek samping pantoprazole yang umum terjadi seperti:

  • Adanya perubahan berat badan
  • Mengalami sakit perut dan kentut
  • Mengalami mual, muntah, dan diare
  • Terasa nyeri sendi
  • Pusing, merasa lelah, dan kelelahan
  • Mengalami insomnia alias sulit tidur

Akan tetapi, jika efek samping yang dialami mengarah pada gejala kekurangan magnesium, maka segeralah hubungi dokter. Gejala tersebut adalah:

  • Merasa gelisah
  • Detak jantung cepat atau tidak seperti biasanya
  • Gerakan otot yang menyentak
  • Merasa tersedak atau batuk
  • Mengalami diaren berdarah atau berair
  • Mengalami kram otot, perasaan lemas, atau kelemahan otot
  • Sulit berkonsentrasi, kepala sakit, memiliki masalah memori, kelemahan, merasa goyah, kehilangan nafsu makan, pingsan, halusinasi, kejang, hingga pernapasan dangkal.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang mengonsumsi obat akan mengalami efek samping ini. Ada pula efek samping yang mungkin tidak terdaftar di atas. Maka, jika Anda merasakan efek samping tertentu, segera konsultasikan dengan dokter.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum mengonsumsi obat ini, beritahukan pada dokter terkait riwayat penyakit Anda, terlebih jika mengalami kondisi kanker lambung dan atau dalam masa kehamilan.

Anda juga dilarang mengonsumsi obat ini jika memiliki kondisi medis seperti:

  • Laktasi
  • Dalam penggunaan bersama rilpivirine, nelfinavir, dan atazanavir

Obat ini juga dilarang digunakan bersamaan dengan obat berikut ini karena dapat menimbulkan interaksi, seperti:

  • Jika dikonsumsi dengan warfarin, maka akan terdapat peningkatan perdarahan
  • Jika dikonsumsi dengan digoxin, maka akan terdapat peningkatan efek kardiotoksik
  • Bila dikonsumsi dengan obat diuretik, maka akan terjadi peningkatan risiko hipomagnesemia
  • Jika dikonsumsi bersamaan dengan sukralfat, maka bisa menyebabkan penurunan penyerapan.

Perlu sekali lagi diingat bahwa informasi pada artikel ini bukanlah pengganti konsultasi dengan dokter. Mengonsumsi obat sebaiknya dengan resep dokter. Termasuk penggunaan obat pantoprazole ini.

Antiplatelet, Obat Pengencer Darah untuk Atasi Penggumpalan Darah

Antiplatelet, Obat Pengencer Darah untuk Atasi Penggumpalan Darah

Saat Anda menderita kondisi yang menyebabkan penggumpalan darah, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan pengobatan dengan konsumsi antiplatelet. Antiplatelet merupakan obat pengencer darah yang membantu melancarkan aliran darah Anda dan menghindarkan dari resiko darah yang menggumpal.

Meski disebut sebagai obat pengencer darah, obat ini tidak akan benar-benar membuat tekstur darah Anda menjadi encer. Obat ini bekerja dengan mengatasi gumpalan yang biasanya menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan serangan jantung serta stroke

Manfaat menggunakan obat antiplatelet

Antiplatelet bekerja dengan menghentikan sel-sel dalam darah yang disebut dengan trombosit agar tidak saling menempel dan membentuk gumpalan. Obat ini bisa digunakan dalam dosis rendah maupun dosis tinggi, tergantung kondisi Anda. 

Biasanya, obat jenis ini diresepkan ketika Anda mengalami tanda-tanda penyakit yang membuat Anda beresiko terkena penyakit jantung. Secara khusus, obat ini akan diberikan pada Anda yang mengalami:

  • Penyakit jantung
  • Masalah dalam sirkulasi darah
  • Detak jantung yang abnormal
  • Kelainan jantung bawaan 
  • Penyakit arteri perifer
  • Nyeri dada

Tidak hanya itu, terkadang antiplatelet juga diberikan bagi pasien yang baru saja menjalani operasi tertentu, seperti angioplasti dan operasi bypass jantung atau penggantian katup. 

Obat pengencer darah yang paling umum digunakan adalah aspirin. Aspirin memiliki dosis yang cenderung rendah dan bisa Anda dapatkan dengan bebas di apotek.

Selain itu, warfarin juga menjadi salah satu jenis obat pengencer darah yang cukup umum digunakan. Apabila Anda mengonsumsi warfarin, Anda harus melakukan tes darah rutin untuk membantu dokter dalam mengetahui apakah obat tersebut berada pada tingkat yang tepat bagi tubuh Anda. 

Efek samping dan resiko penggunaan antiplatelet

Setiap jenis obat pasti memiliki efek samping dan resiko penggunaan. Hal ini pun berlaku juga untuk antiplatelet. Beberapa efek samping penggunaan obat pengencer darah bisa menimbulkan efek serius.

Ada beberapa gejala yang menandakan bahwa obat pengencer darah menimbulkan efek samping bagi Anda. Gejala tersebut antara lain: 

  • Perubahan warna urin menjadi merah atau merah muda
  • Pendarahan yang lebih banyak selama periode menstruasi
  • Perubahan warna jari kaki menjadi keunguan
  • Kotoran yang berdarah atau terlihat seperti bubuk kopi
  • Peningkatan memar pada kulit
  • Nyeri dan perubahan suhu tubuh
  • Kehitangan di jari tangan, jari kaki, tangan dan kaki

Karena efek samping ini, setiap orang mungkin memiliki peningkatan resiko untuk mengalami komplikasi saat penggunaanya. Dalam beberapa kasus, efek samping ini bisa berujung pada gangguan pendarahan, diabetes, tekanan darah tinggi, masalah keseimbangan, masalah hati atau ginjal, dan gagal jantung.

Secara khusus, efek samping ini bisa semakin buruk bagi Anda yang menderita asma dan memiliki alergi. Oleh sebab itu, selalu konsultasikan penggunaan antiplatelet dengan dokter Anda. 

Pemakaian antiplatelet untuk wanita hamil dan menyusui

Jika Anda berada di tengah masa kehamilan dan menyusui, sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda mengenai pemakaian antiplatelet. Bila Anda mengonsumsi obat pengencer darah dua minggu menjelang operasi kelahiran, Anda beresiko mengalami masalah pendarahan saat proses persalinan.