Inkompatibilitas ABO, Kenali Fakta Pentingnya

Pernah terpikir tidak mengapa dalam transfusi darah, pelabelan sangat penting? Tujuannya agar darah yang diberikan kepada penerima cocok dan tidak menimbulkan pertentangan. Tapi, pernah berpikir lagi tidak, memang apa yang terjadi apabila golongan darah A, B, O, atau AB tidak mendapatkan donor darah yang sesuai golongannya? Sangat besar kemungkinan Anda akan mengalami inkompatibilitas ABO. 

Inkompatibilitas ABO merupakan kondisi ketika tubuh memberikan perlawanan dan penolakan akibat darah yang masuk ke tubuh berbeda dengan golongan darah yang sudah ada di tubuh tersebut. Pasalnya, perbedaan golongan darah tersebut dianggap sebagai bentuk benda asing jahat, sama seperti virus maupun bakteri. Tentu jika sudah begini, sejumlah gejala inkompatibilitas ABO akan Anda temui. 

Namun, berbicara mengenai inkompatibilitas ABO jangan hanya berfokus pada masalah tranfusi darah yang tidak tepat. Fakta-fakta penting terkait kondisi ini jauh lebih urgen untuk Anda pahami. 

Cepat Bereaksi 

Tidak perlu khawatir jika sehabis menerima darah, Anda akan terkena inkompatibilitas ABO atau tidak. Kondisi reaksi tubuh terhadap golongan darah yang berbeda ini biasanya terjadi sangat cepat, hanya hitungan menit dari waktu Anda diberikan transfusi darah. Jadi, jika sudah lewat berhari-hari Anda menerima tranfusi dan tidak menemui gejala inkompatibilitas ABO, percayalah Anda tidak sedang mengalaminya. 

Golongan Darah AB Kebal 

Sebagian besar orang yang menerima golongan darah yang berbeda akan merasakan gejala inkompatibilitas ABO. Namun, orang dengan golongan darah AB cenderung tidak mengalami inkompatibilitas. Pasalnya, orang dengan golongan darah AB tidak akan bereaksi terhadap golongan darah yang lain. Di sisi lain, orang-orang dengan golongan darah A, B, atau O cenderung hampir bisa dipastikan mengalami inkompatibilitas ABO jika mendapat golongan darah yang tidak sesuai. 

Inkompabilitas ABO Ibu ke Anak 

Inkompatibilitas ABO bukan hanya bisa terjadi dari proses transfusi. Sering kejadian bayi yang baru lahir mengalami kondisi inkompabilitas ABO. Hal ini apabila golongan darah si anak berbeda dengan golongan darah sang ibu. 

Gejala Tidak Selalu Hadir 

Pada bayi baru lahir, kemungkinan mengalami inkompabilitas ABO cukup besar, yaitu mencapai 20 persen. Artinya, 1 dari 5 anak yang baru lahir bisa mengalami inkompatibilitas ABO. Namun dari jumlah tersebut, hanya 5 persen anak yang mengalami gejala klinik akibat terkena inkompabilitas ABO. 

Menguning jadi Ciri Khas 

Inkompatibilitas ABO bisa menghadirkan banyak gejala. Namun, kebanyakan gejalanya tidak spesifik. Satu-satunya gejala palong spesifik dari seseorang yang mengalami inkompatibilitas ABO adalah kulit dan mata yang menguning. Ini karena pada kasus inkompatibilitas ABO, ada peningkatan bilirubin yang cukup signifnikan. Bilirubin sendiri merupakan zat yang terbentuk dari penguraian sel darah merah di tubuh Anda. Bilirubin biasanya memberikan warna pada urine dan tinja. Namun jika kadarnya berlebihan,  bilirubin juga akan berpengaruh ke warna kulit maupun mata. 

Risiko Pembekuan Darah 

Jangan remehkan gejala inkompatibilitas ABO. Di mana salah satu gejalanya adalah sakit pada dada dan punggung. Ini sangat mungkin mengarah pada masalah kardiovaskular. Masalahnya, ketidakcocokan golongan darah bisa memancing pembekuan darah di seluruh tubuh sehingga mematikan suplai darah ke jantung maupun organ vital lainnya. 

Picu Gagal Ginjal 

Apakah gejala inkomtabilitas ABO bisa pulih dengan sendirinya? Jawabannya, tidak. Jika terus dibiarkan, gejala akan semakin parah dan bisa menyebabkan gagal ginjal. Ini terjadi karena ketidakcocokan darah yang masuk ke tubuh merusak organ ginjal Anda. 

Antihistamin dan Steroid 

Kebanyakan dokter akan memberikan obat antihistamin maupun obat steroid oral untuk mengatasi gejala inkompatibilitas ABO. Pasalnya, kebanyakan gejala ketidakcocokan golongan darah ini mengarah ke reaksi alergi. Namun pada kondisi tertentu, tim medis juga bisa memberikan penanganan berupa immunoglobulin intravena yang dipandang lebih paten. 

*** 

Mulailah untuk berhati-hati agar Anda tidak menjadi penyebab atau penderita inkompatibilitas ABO. Selalu bertanya dan meminta petugas medis melakukan pengecekan kantong transfusi dapat menjadi pencegahan terbaik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *