Jenis Epulis, Penyebab, dan Gejalanya yang Perlu Anda Tahu

Epulis merupakan salah satu jenis tumor pada mulut yang keberadaannya sangat mengganggu. Penyebab timbulnya epulis secara umum berbeda-beda tergantung dengan jenis epulis yang diderita oleh pasien. Mari kenali apa saja jenis, penyebab dan gejala epulis agar anda bisa mencegah munculnya penyakit epulis.

1. Epulis Fibromatosa

Epulis Fibromatosa merupakan salah satu jenis epulis yang paling sering ditemukan dibandingkan dengan jenis epulis yang lainnya. Jenis epulis yang satu ini disebabkan oleh adanya luka atau iritasi pada gusi yang terjadi berulang kali dalam kurun waktu yang lama. Dari iritasi tersebut kemudian memicu pertumbuhan jaringan baru.

Adapun gejala dari jenis Epulis Fibromatosa adalah munculnya benjolan yang berwarna merah muda dan pucat. Benjolan tersebut memiliki tekstur kenyal dan padat, dan bisa ditemukan di antara 2 gigi. Pada beberapa kasus, benjolan tersebut ditemukan dalam bentuk luka sariawan. Terkadang didapati juga benjolan yang bertangkai namun tidak begitu menimbulkan rasa sakit dan tidak mudah untuk berdarah.

2. Epulis Kongenital

Jenis tumor gusi berikutnya adalah Epulis Kongenital. Epulis ini juga dikenal dengan sebutan Congenital Granular Cell Tumor (CGCT). Jenis epulis yang satu ini tidak mudah untuk ditemukan penyebabnya secara pasti. Sebab, epulis jenis ini bisa dikatakan sebagai bawaan sejak lahir. Namun dari segi jaringan penyusunnya sendiri, Epulis Kongenital disebabkan dari adanya benih gigi berupa sel-sel epitel yang ditemukan pada area gusi rahang atas bagian depan.

Gejala dari jenis epulis yang satu ini terkadang bisa dilihat dari kondisi bayi yang sulit untuk bernafas dan sulit untuk menerima asupan makanan. Gejala lainnya adalah ditemukannya benjolan berwarna merah muda yang bertekstur lunak.

3. Epulis Fissuratum           

Penyebab dan gejala epulis jenis ini cukup mudah untuk ditemukan. Jenis Epulis Fissuratum disebabkan akibat pemakaian produk gigi tiruan yang kurang baik sehingga menimbulkan luka dari adanya iritasi gusi akibat gesekan antara gigi palsu dalam kurun waktu yang lama. Dari segi gejala, hampir sama dengan jenis epulis lainnya, yakni dari ditemukannya benjolan berwarna merah muda yang tidak menimbulkan rasa sakit.

4. Epulis Granulomatosa

Kemunculan Epulis Granulomatosa ini bisa disebabkan dari adanya lubang bekas operasi atau lubang bekas pencabutan gigi. Letak epulis granulomatosa ini tepat berada di antara gigi. Jadi jika terdapat kotoran bekas makanan di area tersebut maka bisa menjadi faktor yang memperparah kondisi Epulis Granulomatosa ini.

Sedangkan untuk gejalanya sendiri, epulis jenis ini memiliki benjolan yang bentuknya tidak beraturan. Warna benjolan tersebut adalah merah kebiruan, bentuknya bertangkai, teksturnya lunak dan sangat mudah untuk berdarah.

5. Epulis Gravidarum

Epulis Gravidarum dapat disebabkan oleh adanya aktivitas pembesaran gusi yang secara alami berkembang selama masa kehamilan. Terdapat sebanyak 0.2 s.d. 5 % ibu hamil yang mengalami Epulis Gravidarum selama trimester pertama kehamilannya. Beberapa ibu hamil yang lainnya mengalami Epulis Gravidarum pada trimester kedua kehamilan.

Gejala dari epulis jenis ini berupa tonjolan pada gusi yang memiliki warna tidak menentu. Terkadang tonjolan tersebut berwarna merah muda, namun sering juga ditemui benjolan berwarna merah gelap sampai keunguan. Gejala benjolan epulis tersebut dapat ditemui pada gusi bagian atas.

Itulah beberapa jenis serta gejala epulis yang perlu anda tahu. Jika mengalami salah satu gejala di atas, segera hubungi dokter untuk segera mendapat penanganan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *