Nikotin Menyebabkan Kecanduan, Ini Cara Menghentikannya!

Merokok bagi mereka yang sudah kecanduan berat akan sulit menghentikannya karena adanya nikotin menyebabkan kecanduan,

Orang-orang yang sudah kecanduan ini akan tidak terima dan mengeluarkan argumen-argumen walaupun mereka sebenarnya tahu bahwa merokok itu tidak menyehatkan karena menyebabkan penyakit pada paru-paru, jantung, serta tenggorokan.

Hal ini karena nikotin pada rokok mampu memberikan efek relaksasi yang memengaruhi otak sehingga jika diminta berhenti merokok para perokok berat seperti merasa kesusahan dan akan terus mencari rokok. Apalagi ketika ada asap rokok akan terpengaruh ikut merokok.

Untuk meminta seseorang berhenti merokok bukanlah perkara yang mudah. Biasanya keinginan untuk berhenti merokok datang dari diri sendiri. Berikut ini adalah cara bagi Anda untuk berhenti merokok sekaligus menghilangkan kecanduan nikotin.

Adanya alasan kuat

Untuk bisa menghilangkan nikotin yang menyebabkan kecanduan, Anda tentu punya alasan yang cukup kuat sehingga Anda tidak mau mengembuskan asap rokok lagi.

Alasan itu bisa berkisar pada keinginan Anda untuk hidup sehat atau untuk melindungi keluarga Anda supaya mereka tidak menjadi perokok pasif.

Jangan ke tempat dingin

Alasan mengapa seseorang merokok adalah untuk menghangatkan badan terutama di tempat-tempat yang dingin.

Hal inilah yang membuat seseorang yang sudah berhenti merokok bisa saja merokok lagi karena sedang berada di tempat tersebut.

Karena itu, usahakan jangan pergi ke tempat dingin sebaiknya pergi ke tempat yang memiliki suhu normal dan sejuk.

Pergi beramai-ramai dengan keluarga

Saat Anda ingin bepergian ke luar, sebaiknya jangan bepergian sendiri yang bisa saja menyebabkan Anda kecanduan kembali pada nikotin.

Ada baiknya Anda bepergian bersama keluarga yang mampu memberi motivasi dan semangat untuk berhenti merokok dan akan mencegah Anda kecanduan kembali.

Terapi pengganti nikotin

Berhenti merokok memang dapat menyebabkan kegelisahan, depresi, dan bahkan frustasi. Apalagi jika itu terjadi pada perokok berat dan terjadi secara tiba-tiba.

Untuk langkah awal, Anda bisa melakukan terapi pengganti nikotin dengan mengonsumsi permen nikotin dan tablet isap agar dapat mengurangi kecanduan. Namun pastikan jangan merokok saat terapi ini.

Konsultasi dengan dokter

Ketika Anda ingin berhenti merokok dan melakukan terapi pengganti nikotin, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk bisa diberikan saran.

Dokter tentunya akan juga memberikan obat resep untuk mengurangi kecanduan nikotin serta gejala penarikannya.

Hipnoterapi

Terapi ini biasanya dilakukan supaya orang yang kecanduan merokok dapat menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Terapi biasanya akan dilakukan dengan menghubungkan kebiasaan merokok ke rangsangan yang tidak menyenangkan.

Akupunktur

Metode tusuk jarum atau akupuntur yang sering digunakan sebagai metode pengobatan tradisional juga bisa digunakan untuk mengatasi kecanduan merokok.

Tusuk jarum pada bagian tubuh tertentu ini seperti pada mulut, paru-paru, dan saluran pernapasan setidaknya dapat menurunkan keinginan Anda mengembuskan asap.

Olahraga

Olahraga tidak hanya menghindari dan melindungi tubuh Anda dari berbagai penyakit, tetapi juga dapat mencegah Anda ingin merokok kembali.

Vitamin C

Mengonsumsi vitamin C bukan hanya untuk memberikan kekebalan tubuh, melainkan juga untuk membantu Anda tidak merokok.

Hal ini karena adanya zat antioksidan di dalamnya. Vitamin C ini bisa Anda dapatkan pada buah seperti jeruk dan jeruk nipis.

Kelola stres

Stres adalah kondisi yang membuat kebanyakan orang akan berupaya mengatasinya dengan banyak cara termasuk merokok.

Karena itu, supaya Anda tidak seperti itu sebaiknya kurangi dan kelola stres dengan cara-cara lain yang lebih menyehatkan.

Beberapa cara lain yang bisa Anda gunakan untuk menghentikan nikotin yang menyebabkan kecanduan adalah Anda terus-menerus hindari alkohol dan kafein, buat rumah selalu bersih, konsumsi buah dan sayuran, serta jangan langsung menyerah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *