Tips Maksimalkan Pertumbuhan Anak dengan Chil Kid Platinum

chil kid platinum

Berbicara perihal tumbuh kembang anak, pasti cukup membuat Anda pusing. Apalagi, jika sudah ada orang yang mulai membandingkan anak Anda dengan anak lainnya. Nah, daripada Anda stres dan membuat anak menjadi semakin depresi karena tekanan di mana-mana, tidak ada salahnya untuk memberikan susu Chil Kid Platinum. Banyak kandungan yang baik untuk menunjang tumbuh kembang anak. Selain itu, ada beberapa tips lain yang bisa Anda coba supaya anak bisa tumbuh sehat dan normal.

1. Konsumsi banyak protein

Protein merupakan salah satu kunci untuk anak tumbuh dengan maksimal dan memiliki dampak besar pada tinggi badannya. Anda bisa menemukan makanan kaya protein di dalam kacang-kacangan, selai kacang, biji-bijian dan lentil, semuanya merupakan sumber protein yang sangat baik. Masukkan beberapa kenari atau almond ke dalam yogurt beserta selai kacang atau mentega almond yang sangat sehat dan mampu membantu mempercepat proses penambah tinggi badan. 

Selain itu, quinoa merupakan biji-bijian yang mengandung tinggi protein nabati dan memiliki rasa enak serta cocok untuk ditambahkan ke banyak hidangan. Biji rami dan buncis semuanya dapat ditambahkan ke hidangan untuk meningkatkan protein dan variasi dalam makanan anak Anda. 

2. Ajak anak olahraga ringan

Tidak perlu mengajak anak olahraga berat, Anda dapat melakukan latihan peregangan sederhana yang dapat berdampak besar pada tinggi badan anak. Anda dapat mengajari anak untuk melakukan beberapa latihan sederhana sejak usia dini supaya tumbuh kembang dan tinggi bacannya lebih maksimal. Peregangan seperti berenang ataupun yoga dapat membantu memanjangkan tulang belakang serta memperbaiki postur anak. 

3. Berikan telur

Telur merupakan makanan yang bergizi dan kaya akan protein. Putih telur mengandung albumin dan 100% protein. Sedangkan telur utuh termasuk kuningnya mampu menambahkan lemak sehat, vitamin B12, dan kalsium. Anda dapat memberikan telur untuk anak dalam aneka resep, seperti telur orak-arik, goreng, panggang dan rebus.

4. Rutin berjemur

Sinar matahari merupakan sumber vitamin D yang alami dan sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Vitamin D mampu membantu pertumbuhan otot dan tulang yang berfungsi meningkatkan tinggi badan anak. Selain itu, vitamin D juga membantu tubuh anak menyerap kalsium dari makanan dan memperkuat tulangnya. 

Jadi tidak ada salahnya, untuk mendorong anak untuk meninggalkan video game-nya dan keluar rumah sejenak untuk berjemur di bawah sinar matahari dan bermain bersama. Jangan lupa untuk memakaikan tabir surya untuk melindungi kulitnya dari sinar UV matahari yang berbahaya. Selain itu, Anda juga bisa memberikan makanan yang kaya vitamin D termasuk, ikan berlemak, makanan laut, jamur, dan kuning telur.

5. Tidur cukup

Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga memerlukan tidur yang cukup. Melewatkan tidur sesekali mungkin tidak akan mempengaruhi pertumbuhan anak dalam jangka panjang. Namun, Anda harus memastikan bahwa anak mendapatkan tidur yang baik selama 8 jam hampir setiap malam, agar tumbuh kembangnya maksimal, menjadi lebih tinggi dan lebih kuat. Hal ini disebabkan karena hormon pertumbuhan pada anak-anak, HGH, dilepaskan hanya saat anak tidur. 

6. Susu formula Chil Kid Platinum

Selain semua makanan di atas, Anda juga harus memberikan anak Susu formula Chil Kid Platinum. Susu mengandung protein, vitamin D, A, B, E, dan kalsium yang tinggi dan baik dikonsumsi anak setiap hari. Susu formula Chil Kid Platinum sangat penting dalam membantu memaksimlakan tumbuh kembang anak. Susu juga tinggi Omega-3 yang merupakan lemak sehat dan sangat penting untuk nutrisi harian anak.

Alergi Terhadap Susu Sapi? Susu Chil Kid Untuk Usia 1 Tahun Jawabannya!

susu chil kid untuk usia 1 tahun

Alergi susu sapi biasanya terjadi pada bayi dan anak-anak. Reaksi alergi ini bisa menimbulkan gejala yang memengaruhi kulit, saluran pencernaan, hingga pernapasan. Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap jenis alergi ini, penting bagi orangtua untuk mengenali ciri-ciri bayi alergi susu sapi. Terlebih bagi mereka yang sudah meminum susu formula. Harus lebih memerhatikan apakah susu formula tersebut aman atau tidak. Susu Chil Kid untuk usia 1 tahun merupakan salah satu susu formula yang aman untuk bagi mereka yang memiliki alergi terhadap susu sapi.

Alergi susu sapi kerap disamakan dengan intoleransi laktosa, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda. Intoleransi laktosa tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh dan terjadi ketika bayi sulit mencerna laktosa atau gula alami pada susu. 

Berikut ciri-ciri bayi alergi susu sapi yang membedakannya dengan intoleransi laktosa.

  • Reaksi alergi pada kulit

Bayi bisa mengalami gatal-gatal, kemerahan pada kulit, ruam, biduran, eksim, atau pembengkakan pada bibir, wajah, dan sekitar mata. Hal ini bisa membuat bayi menjadi lebih rewel dan sering menangis.

  • Reaksi alergi pada pencernaan

Ketika alergi susu sapi menyerang, dapat terjadi pembengkakan pada bibir, lidah, atau langit-langit mulut bayi. Selain itu, bayi juga bisa mengalami mual, muntah, kolik, sakit perut, diare, feses berlendir atau berdarah, dan hilang nafsu makan.

  • Reaksi pada pernapasan

Bayi juga dapat mengalami gatal di area hidung, bersin-bersin, pilek, hidung tersumbat, batuk, mengi, hingga sesak napas.

Ciri-ciri bayi alergi susu sapi tersebut bisa muncul dalam satu jam setelah Si Kecil mengonsumsi susu, atau bahkan setelah berjam-jam maupun berhari-hari. Dalam kasus yang jarang terjadi, bayi dapat mengalami anafilaksis atau reaksi alergi parah yang mengancam jiwa.

Ada beberapa tahapan untuk mengetahui apakah seseorang alergi terhadap susu atau tidak.  Dokter akan mencurigai seorang pasien menderita alergi susu jika terdapat gejala-gejalanya yang diperkuat dengan pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan awal, dokter akan menanyakan tentang gejala yang dirasakan dan catatan harian mengenai daftar makanan yang pernah dikonsumsi. Dokter juga akan bertanya apakah pasien pernah mencoba menghentikan konsumsi susu dari menu makanan yang dikonsumsi, kemudian mengonsumsi kembali untuk melihat reaksi yang dihasilkan tubuh.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Apabila diperlukan, dokter juga akan merekomendasikan tes alergi, seperti

  • Tes darah. Tes ini berguna untuk mengukur jumlah antibodi immunoglobulin E (IgE) yang dihasilkan oleh tubuh.
  • Tes kulit. Dalam tes ini, dokter akan membuat tusukan kecil pada permukaan  kulit pasien. Setelah itu, protein susu dalam jumlah yang kecil akan diletakkan pada area kulit tersebut. Sebuah benjolan yang terasa gatal akan muncul di area kulit yang terpapar protein susu, jika pasien benar memiliki alergi susu.

Baik tes darah maupun tes kulit, meski dilakukan oleh dokter spesialis alergi, tidak selamanya memberikan hasil yang akurat. Oleh sebab itu, dokter dapat merekomendasikan tes lain. Dalam tes tersebut, pasien diminta untuk mengonsumsi beberapa pilihan makanan guna melihat jika terdapat reaksi alergi. 

Jika Anda khawatir bayi terkena alergi susu sapi, jangan ragu untuk membawanya pergi ke dokter. Apabila Si Kecil didiagnosis dengan kondisi tersebut, hindari pemberian susu sapi maupun produk olahan susu sapi pada mereka. 

Selain itu, ibu yang memberi ASI juga tidak boleh mengonsumsi makanan yang mengandung protein susu sapi, seperti keju, yogurt, dan mentega. Apabila Anda khawatir soal gizi bayi, dokter atau ahli gizi akan membantu Anda memastikan bayi tetap mendapat nutrisi yang dibutuhkannya. Anda juga bisa memberikan Susu Chil Kid PHP untuk usia 1 tahun sebagai pelengkap untuk mengatasi. alergi susu.

Susu Enfamil dan Cara Membuat Susu Formula yang Benar

susu enfamil

Susu Enfamil termasuk dalam susu formula untuk bayi yang nutrisinya mendekati nutrisi air susu ibu (ASI). Dalam susu formula ini, terdapat kandungan DHA dan ARA, prebiotik GOS, juga polidekstros. Belum lagi sejumlah vitamin dan mineral penting yang ampuh untuk mendukung perkembangan otak anak, sekaligus pertumbuhan fisik bayi. 

Namun tentunya, beragam manfaat dari susu Enfamil akan sia-sia jika Anda salah dalam membuatnya. Manfaatnya buat sang buah hati pun menjadi tidak maksimal, meskipun Anda sudah memberikan susu formula terbaik yang nutrisinya mendekat ASI ini. 

Supaya tidak terjadi demikian, yuk mulai bijak dalam membuat susu formula yang benar, tidak terkecuali dalam membuat susu Enfamil.  Berikut ini adalah tahapan membuat susu formula yang benar agar manfaat dari susu itu pun bisa keluar optimal untuk si kecil. 

Periksa Tanggal Kedaluwarsa 

Pastikan dahulu susu formula yang hendak disajikan kepada sang buah hati aman dan masih baik digunakan. Anda bisa mengecek tanggal kedaluwarsa pada kemasan susu formula tersebut. Jika memang tanggal kedaluwarsanya sudah lewat, jangan berpikiran untuk mencobakannya kepada si kecil karena akan berbahaya dan manfaatnya tentu tidak ada. Sebaiknya pula, Anda membeli susu formula dengan tanggal kedaluwarsa yang masih lama agar tidak sia-sia. 

Cuci Tangan Terlebih Dahulu 

Tangan adalah pusat penyebaran kuman dan bakteri. Supaya bakteri-bakteri tersebut tidak berpindah ke anak Anda lewat susu yang Anda siapkan, pastikan Anda mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memulai proses membuat susu. Jangan lupa gunakan sabun antibakteri ketika mencuci tangan. Pastikan pula Anda melakukan prosedur cuci tangan sesuai anjuran World Health Organization. 

Masak Air Segar 

Kini saatnya Anda menyiapkan air panas untuk membuat susu Enfamil bagi bayi Anda. Lebih baik Anda menggunakan air segar, kemudian memasaknya hingga matang. Jangan menggunakan air yang sudah direbus sebelumnya karena bisa menghasilkan kandungan kimia mulai daru fluoride, nitrat, sampai arsenik. Khusus untuk arsenik, bahan kimia ini bisa menimbulkan efek keracunan ataupun melemahkan fisik secara perlahan. 

Diamkan Beberapa Waktu 

Apakah setelah air mendidih, Anda bisa langsung mencampurkannya dengan susu formula? Sebaiknya jangan. Lebih bijak jika Anda membiarkan air tersebut sekitar 15 terlebih dahulu hingga suhunya minimal 70 derajat Celsius. Ini merupakan kadar suhu yang tepat untuk melarutkan susu formula, tanpa menghilangkan manfaat vitamin dan mineral yang ada di dalamnya. 

Sterilkan Botol 

Sembari menunggu air mendidih ke suhu yang ideal, kini saatnya Anda menyiapkan botol susu si kecil. Sebaiknya, sterilkan terlebih dahulu botol, dot, hingga tutupnya dengan merebusnya sekitar 5 menit. Anda juga bisa menggunakan kantong sterilisasi untuk mensterilkan botol susu sang buah hati. 

Buat Ukuran Sesuai Instruksi 

Saatnya mencampurkan air panas dengan susu Enfamil. Pastikan Anda mengikut instruksi pabrik mengenai perbandingan jumlah susu dengan air yang ideal. Hati-hati mengukur jumlah air dan susu formula yang Anda tambahkan. Terlalu banyak air dapat menyebabkan susu formula gagal memenuhi kebutuhan nutrisi bayi Anda. Sementara itu, terlalu sedikit air dapat menyebabkan bayi mengalami dehidrasi. 

Kocok Sampai Merata 

Saat mencampurkan susu dan air, pastikan air yang masuk ke dalam botol terlebih dahulu, baru Anda menambahkan susu formula bubuk di atasnya. Baru setelah itu, kocok sampai merata dan pastikan tidak ada bagian susu yang menggumpal. 

Berikan dengan Suhu Tertentu 

Bukan berarti ketika susu selesai dicampur ke air panas maka siap diberikan kepada bayi. Anda mungkin perlu mendiamkannya beberapa saat lagi. Pasalnya, suhu ideal untuk sebuah minuman bisa dikonsumsi bayi adalah 37 derajat Celsius. Supaya lebih cepat pendinginannya, Anda bisa menaruh racikan susu formula tersebut pada wadah air dingin selama 1 menit. 

Kini racikan susu Enfamil siap diberikan kepada anak Anda. Pastikan penggunaan susu Enfamil yang Anda berikan memang sesuai indikasi bahwa ASI tidak mencukupi untuk kebutuhan anak. 

Reference 

https://toko.sehatq.com/produk/enfamil-a-1-usia-0-6-bulan-kaleng-400-g
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/infant-formula/art-20045791
https://parenting.firstcry.com/

https://www.similac.com/baby-feeding/formula-guide/how-to-make-a-bottle.html https://www.nhs.uk/conditions/baby/breastfeeding-and-bottle-feeding/bottle-feeding/making-up-baby-formula/